3 Langkah Menjadikan Tuhan sebagai Tunggangan Politik

  1. Dibonsai dulu

    Tuhan boleh Maha Besar, tapi untuk mencapai tujuan anda, Dia tidak boleh lebih besar dari Agama. Dengan cuci otak atau cara apapun, anda harus berhasil meyakinkan umat bahwa Tuhan HANYA bisa disembah dan diagungkan lewat cara tertentu berdasarkan agama tertentu. Tentunya tidak asal agama, tapi harus agama yang sesuai dengan penafsiran dan pemahaman dari pihak tertentu.

    Yang saya maksud sebagai “pihak tertentu” ini bisa seorang bertitel nabi atau siapapun. Kalau ternyata nabi sudah terlalu lama mati maka anda bisa kultuskan yang masih hidup. Bisa diri anda sendiri atau segerombolan orang yang ada dalam kendali anda. Jadikan pihak ini sebagai penafsir tunggal yang Paling Benar. Dimana tafsir mereka harus dijadikan satu-satunya pedoman dalam menyembah Tuhan.

    Selanjutnya pihak yang anda tentukan itu bisa disebut sebagai Penguasa Agama. Apapun yang dikatakannya akan dibenarkan dan dipatuhi sepenuh hati oleh umat. Menentang Penguasa Agama berarti blasphemy. Sama saja melecehkan Tuhan. Ciptakan UU khusus blasphemy bila perlu.

  2. Gunakan sebagai alat kontrol sosial

    Agama yang sudah berhasil anda gunakan untuk membonsai Tuhan ini sekarang bisa digunakan sebagai alat kontrol sosial. Tuhan dalam kerangkeng itu akan jadi sumber energi luar bisa bagi fatwa apapun yang dibuat oleh sang penguasa agama. Kenapa? Karena cuci otak yang anda lakukan membuat umat tetap merasa sedang menyembah Tuhan, padahal sebenarnya mereka sedang menyembah agama. Tanpa menyadari bahwa agama itu dikuasai oleh sang Penguasa Agama. Akhirnya apapun titah yang di sabdakan penguasa akan dilaksanakan seperti melaksanakan perintah Tuhan.

    Dengan kekuatan super ini, anda bisa menunggangi umat untuk melakukan apapun. Membakar dan merusak apapun yang anda suka, menyerang dan membungkam setiap musuh yang mengganggu kenyamanan anda. Berkah “Kekuatan Tuhan yang Maha Besar” akan selalu menolong anda dalam melibas dan menyingkirkan semua lawan.

    Jangan lupa untuk memaksakan keseragaman. Mulai dari cara menyembah tuhan, cara berpikir, berpakaian sampai cara bersetubuh, semua harus sesuai dengan cara-cara yang anda suka. Tentunya disampaikan dengan perantara Penguasa Agama. Kalau kata anda pink, ya semua harus pink. Yang tidak mau ngepink silahkan hengkang, membangkang sama saja cari gara-gara dan harus siap jadi korban pemaksaan plus tindak kekerasan. Gerombolan yang seragam sampai ke tingkat cara berpikir tentu lebih mudah dikendalikan.

  3. Jual sebagai dagangan partai

    Setelah keampuhan kuasa anda terbukti, sekarang saatnya melangkah ke permainan yang lebih besar dengan penuh rasa percaya diri.

    Tuhan terbonsai dalam kerangkeng akan jadi sumber Energi Maha Dahsyat yang melesatkan partai anda ke puncak kekuasaan. Para penyembah Tuhan yang berhasil anda tipu untuk menyembah agama (dan tanpa sadar juga menyembah penguasa agama), sekarang tanpa sadar akan ikut menyembah partai anda dan mendukungnya sepenuh jiwa dan raga, melambungkan anda sampai ke puncak kekuasaan!

    Saat berhasil melakukan semuanya, maka itulah saat seluruh jagat raya mengucapkan selamat pada anda. Anda yang Maha Kuasa. Yang mampu menbonsai Tuhan dan menungganginya untuk mencapai kekuasaan yang anda inginkan! Selamat!

Bagaimana, kelihatan sederhana bukan? Mungkin para penguasa wannabe tertarik untuk mencoba? Atau malah sedang?

Sebenarnya sih tidak semudah itu. Anda perlu kesabaran luar biasa. Mencuci otak umat supaya mau menyembah tuhan bonsai dalam kerangkeng agama itu perlu waktu yang tidak sebentar. Menjanjikan vagina bidadari surga yang selalu perawan atau ancaman neraka yang sangat pedih saja tak cukup untuk melakukan cuci otak. Semua harus disertai pembodohan yang sistematis dan berkesinambungan.

Ah, sekian dulu. 3 langkah diatas hanyalah garis besarnya saja. Untuk lebih jelas lagi anda bisa kursus lebih serius, mungkin nanti akan saya adakan seminar atau kursus online dengan tarif beberapa juta Dinar. *becanda*.

Oh iya, kalau mengenai cuci otak, tips trik melakukannya, diagnosa atau malah cara pengobatannya bisa anda tanyakan pada pihak-pihak yang berkompeten. Misalnya seperti Tante Maya, Bang Pyrrho, Mbak Nini (link?), atau yang lain yang mempelajari bidang itu.


Arsip