Di hari Jumat yang berbahagia ini, ijinkan saya berbagi sedikit tips dengan anda, bagaimana caranya agar tetap berkuasa.
Demokrasi
Dalam sebuah negara demokrasi, kebusukan para pemimpin adalah kesalahan rakyat. Kenapa? Karena pemimpin dipilih oleh rakyat, dan hanya rakyat yang gobloknya kelewat-lewat yang rela dipimpin oleh orang-orang busuk. Dalam negara demokrasi, kepemimpinan yang busuk hanya bisa dipertahankan jika kedunguan rakyat tetap terpelihara.
Diktator dan sejenisnya
Dalam negara yang diktatorial, pemimpin yang busuk belum tentu kesalahan rakyat. Sebusuk apapun seorang/sekelompok penguasa, rakyat tak mungkin berbuat banyak. Rakyat hanya bisa pasrah dan mengharap belas kasih Allah.
Memang harus pasrah, karena jika ada yang sok tahu atau keminter, bisa dengan mudah dibungkam dengan tuduhan berlidah jahat atau menghina kebijaksanaan Yang Maha Bijaksana.
Jadi maksud saya begini…
Setidaknya ada dua cara yang bisa dilakukan oleh penguasa busuk untuk mempertahankan kekuasaannya.
Pertama, lakukan pembodohan secara holistik dan berkesinambungan. Pastikan agar rakyat tetap bodoh yang sebodoh-bodohnya. Misalnya dengan menyabotase dunia pendidikan, menerbitkan berbagai peraturan yang membodohkan, dan melakukan pembiaran terhadap para fanatik berwawasan picik yang selalu membakar kebencian dan berusaha memecah belah Indonesia.
Biarkan rakyat sibuk meributkan berbagai hal yang remeh temeh, pastikan mereka tetap bodoh, dan anda tetap akan berkuasa selamanya, bahkan sampai sesudah mati sekalipun.
Kedua, ubah negara anda menjadi negara yang diktatorial. Ini akan membuat usaha anda akan lebih mudah. Karena sepintar apapun rakyat, mereka tetap tak bisa berbuat banyak untuk menghentikan kebusukan anda, apalagi menjatuhkan anda. Kecuali dengan kudeta. Singkirkan setiap orang yang keminter, sok tahu dan sok kritis dengan tuduhan sesat, kafir, atau penghinaan terhadap Yang Maha Kuasa. Anda pun bisa berkuasa selama yang anda suka.
- - - - - - - –
Demikianlah tips Jumat ini. Mohon maaf kalau bahasa dan logika yang digunakan sangat sederhana. Itu tak lain agar lebih mudah dicerna oleh siapa saja, baik oleh Penguasa busuk, Pemimpin yang menghianati kepercayaan rakyat, rakyat jelata yang tak pernah mau bersuara, juga siapa saja yang ikut membaca. Termasuk saya.
Mari kita terus belajar bersama, semoga tidak terjadi kesalahpahaman diantara kita, dan bila ternyata terjadi, semoga kita bisa saling memaafkan, tanpa ada yang harus dipenjara ;)
Update 9 Apr 08, sedikit keterangan tambahan:
Yang saya maksud diktatorial itu adalah segala bentuk pemerintahan yang sifatnya otoriter, termasuk pemerintahan khilafah ala Arab, biasanya pergantian pemerintahan perlu melibatkan pertumpahan darah.
Amiiiin…
jadi khatib imajiner nih ceritanya mas…
sip sip
Kudeta ???
http://mbelgedez.com/2008/01/18/sayah-diktator/
Sepertinya tips di atas udah pernah di pake di Indonesia deh.. :P
atau apa saya de javu yak??
semoga ada pejabat yang ngeblog dan membaca tips-tips ini.
Sering2 mampir di blog kami yah :)
Ndak dipenjara kok, Mas… Cuma di-dor ajah.. :mrgreen:
goblok yg dipaksakan??
Lalu kalau pesan untuk rakyat apa dunk mas?
eh? hati hati kalo khutbah jumat Pak…
sepertinya sebentar lagi bakalan ada yang makan geratis di penjara
:mrgreen:
*teringat form yang lalu*
Lha, pembodohan lewat media massa dan Boks berkabel itu tidak dimasukkan ? :mrgreen:
akh iya, jangan lupa harus punya “pasukan pengaman nasional” juga.
haha, ini satire buat penguasa yah Mas… ya pembodohan emang terus terjadi, gimana enggak sekolah aja semakin mahal, jadi makin dikit deh yang bisa sekolah, dan makin membudaya deh kebodohan ini.
hati2 dimasukin sumur mas..
hihi,
ntr dilaporin roy suryo lohh..
@buang hajat
sekolah itu memang mahal … menjadi pintar itu memang mahal … butuh pengorbanan dan perjuangan … belajar itu tidak ada yang gratis.
jangan salah persepsi bahwa ilmu layak diperjualbelikan. namun hargailah waktu mereka yg sudah tersita karena bersedia menemani anda yg bodoh dan begok itu saat sedang menuntut ilmu. itulah menghargai hidup. bila anda selalu berkeluh kesah bahwa semua itu mahal, maka anda sudah pasti termasuk manusia yg kurang syukur.
mau bukti?
jagad nusantara ini menghasilkan apapun yg diinginkan mulai dari tanah yg luas dan subur, emas, minyak, batubara, timah, ikan dan masih banyak lagi. namun siapa yg menikmati hasilnya ? yg pasti bukan anda. mengapa ? karena kepercayaan untuk mengelola yg sudah diberikan kepada anda tidak dipergunakan sebagaimana mestinya. maka, apakah salah bila orang lain yg diminta untuk mengelola dan menikmati hasilnya ? sisanya ? kalau memang ada sisanya … maka itu buat anda !
hehehe… satu lagi orang bodoh!