saat arak diharamkan…
kita impikan surga dialiri sungai arak yang memabukkan
saat seks diharamkan…
kita impikan surga dihuni vagina-vagina yang selalu perawan
jadi biar saja internet diharamkan…
kita bisa impikan surga yang menyediakan broadband
iman atau kemunafikan
ketakwaan atau pelarian
jangan dipertanyakan kalau ingin jiwamu aman
diamlah…
dengarlah…
yakinilah…
karena kebahagiaan hanya bagi kaum beriman
Hahaha… Ditahan di dunia, di alam selanjutnya baru disediakan (bagi yang beriman) desho desho?
hahahah……iya juga ya?
Mental pedagang emang gitu. Istilah kerennya no pain no gain. :P
Itu namanya agama iming-iming, berbuat baik karena pengen dapat pahala delele..
*meski saya juga masih gitu :oops:
Menyentil & Menggugah sekali guh, jadi ingat puisi 4 batang rokokmu hehehe. mantaffffff bro!
*five thumbs up*
Wah… saya baru dengar kalau internet diharamkan. :mrgreen:
Puisi yang bagus… :D
*acungin jempol*
*tercengang*
bener juga yah
untung masih punya iman :lol:
Bila sajak di atas dinegasikan.
:
saat arak tak penah diharamkan…
kita tak akan pernah impikan surga dialiri sungai arak yang memabukkan
saat seks tak penah diharamkan…
kita tak akan pernah impikan surga dihuni vagina-vagina yang selalu perawan
dsb…
Apakah iya kita selalu mengimpikan apa-apa yang dilarang? Bila iya.
hahaha… Nampaknya kita memang belum dewasa. Selalu mendekati dan bahkan memendam rindu pada apa yang dilarang.
Lhah…
Bukannya kalok dilarang malah dilanggar…???
Siapa bilang Arak di haramkan ?
Siapa bilang Sex pra nikah di haramkan ?
Siapa bilang anak betawi gak bebudaye …
anak betawi ketinggalan jaman …
katenye anak betawi nggak bebudaye …
aduh sialan di si doel anak betawi asli …
kerjaanye sembayang mengaji …
tapi jangan bikindie sakit hati …
idi beri sekali he orang bise mate …
8O
*lapor ke Depkominfo*
anu, pokoknya untuk internet, saya mungkin tetap bakal gelap mata…kakakaka!
prefer to be kaferr kalo gitu caranya!!! kerja afa saia nanti kalo internet diharamkan…ouch!
kebahagian hanya bagi kaum beriman ?
setuju … yaitu mereka yg iman kepada neraka jahanam …
yg selalu merindukan “hangatnya” sentuhan api neraka !
begitu lembut menjilat tubuh …
hangat … sehangat hati mereka yg makin membara …
tak salah tuhan tempatkan di puncak katulistiwa …
wakkkakakakkaaa ..
Hem… Makanya…
(** Kabur **)
Jadi pengen ngebahas soal “sour grape” nih, hehehe…
jadi nggak ada yg namanya ikhlas dalam kehidupan inih :evil:
Jika kemudian………
sungai-sungai di “sono” bukan dari arak
dan vagina-vagina “disono” sudah gak prawan
lalu rupanya gak ada jaringan internet “disono”
apakah kita akan menganggap Tuhan penipu ?
sungguh pikiran ini picik sekali….. :D
Kaya Lagu Om Roma Irama ya Guh?
Tapi puisinya (Ini puisi kan??) mantabs, kicking..!
dan di saat benwit cekak..
kita memimpikan neraka sebagai surga HOTSPOT..
bwakakakak..
lah …
bukannya neraka jahanam emang udah dari sononyo Hot Spot ?
wakkakaakkakakaaa …
Hmmmm… macam lagunya Bung Rhoma saja…
Kenapa semua yang asyik asyik.. itu diharamkan….
*ulami mode on*
makanya Guh…jadilah orang beriman…
biar dapet akses internet geratis dengan kecepatan ultra cepat, apalagi ngenetnya sambil ditemenin sekian ribu virgin itu.
Dan enaknya, ini bakalan berlangsung selama lamanya lho…
jadi ndak papalah, menderita sebentar…
*ulami mode off*
:lol:
Kalau di ’sana’ internet tak ada artinya. Soalnya apa yang kita pikirkan seketika itu ada. Tanpa blokir, tanpa sensor.
Kita main-main di ’sini’ adalah merupakan sarana latihan, sekalian demi sebuah tiket di antara dua: GOLDEN TICKET atau BRONZE TICKET. :P
Internet broadband itu percuma kalau misalnya koneksinya di sana sudah Unlimitit dan Laptop saja bisa sekejap ada. :mrgreen:
@Norie, Mbelgedez, belum dewasa karena memang dibentuk seperti itu pak. Cara melarangnya yang sudah kadaluarsa.
Larangan-larangan dengan penjelasan “POKOKNYA GA BOLEH”, apalagi disertai ancaman menakutkan malah bikin obsesi. Tapi kalau disertai penjelasan yang mencerdaskan, jadi menghindari perbuatan tertentu dilakukan karena kesadaran, sepertinya ga akan jadi mimpi.
Misalnya seorang anak yang dilarang merokok, larangan pakai cara primitif akan membuat si anak penasaran coba-coba merokok diluar rumah, mungkin malah kecanduan. Tapi kalau secara baik-baik ditumbuhkan kesadarannya akan efek rokok bagi kesehatan, dan perlunya dia mensyukuri kesehatan, maka sekalipun si anak dikelilingi sahabat-sahabat yang perokok, dia tetap tidak tergoda untuk merokok.
@Retorika, Ooo… jadi orang bebudaye itu rajin sembayang mengaji dan kalo sakit hati bakal ngeberi orang sampe mate ye? :P Dasar doel.
@Geddoe, jangan lupa lapor ke BIN dan DepDikNas juga.
@Amed, ditunggu sour grape nyah.
@Dobelden, sebenarnya memang semua itu kita lakukan untuk kepentingan diri sendiri. bener kan..?
@Daeng Limpo, jadi gimana menurut sampeyan, gimana caranya biar kita ga picik lagi?
@Broken Hearted manSup, ga apal, emang oma pernah ngomong gitu ya?
@Ulami 49, jadi sebenarnya kita cuma memendam dan menunda pemuasan segala nafsu gila ya?
@Djunaedird, goldenticket untuk memuaskan nafsu-nafsu? Hehehe.
nanya dikit bang
arak yng di surga bikin mabok dan merusak tubuh ngga ?
vagina yang di surga ada kemungkinan menyebarkan pirus hiv ngga ?
internet yang di surga ngeblok pilem pitna ngga ?
Kata-kata yang sangat indah… :shock:
wedew, di surga ada broadband ? that would be nice
Tolong dong dibahas ajaran yang mengenai arak dan vagina yang selalu perawan itu? Apa benar dalam ajaran itu dijanjikan sungai-sungai arak? Konon minuman itu tidak memabukkan seperti khamr yang ada di bumi. Lalu, yang disebutkan sebagai bidadari-bidadari yang selalu perawan yang konon diciptakan dari pahala-pahala itu selalu berarti vagina? Apa iya di surga nanti ahli surga masih butuh seks?
Yang diharamkan oleh agama kan seks bebas, seks yang tidak dilandasi pernikahan. Apa bisa memberi contoh agama yang menghalalkan seks bebas? Kristenkah? Yahudikah? Katolikkah? Hindukah?
Saya selalu heran sama orang yang suka memprotes-protes ajaran agamanya sendiri tetapi tidak mencari agama lain yang sesuai dengan keinginannya. Bukankah agama itu isinya dogma yang kadang harus diterima apa adanya ajarannya?
@Funkshit, ga tau ya, saya belum pernah ke surga. Janjinya juga tidak menyebut secara eksplisit berapa banyak kandungan alkohol disana.
@Kombor, Gimana kalau kang kombor aja yang bahas? Biar lebih mencerahkan :)
Diatas itu memang puisi, dan konon bebas di interpretasikan sesuai pemahaman pembaca.
Sebenarnya itu hanyalah protes akan blokir-blokiran kemarin. Tapi ternyata kang kombor juga bisa membacanya sebagai protes terhadap agama saya sendiri. Kalaupun memang protes, yang protes harus pindah agama? Apa tidak boleh mempertanyakan dogma? Apa tidak boleh mencari makna/esensi yang sebenarnya dari janji-janji muluk tentang surga?
Saya bukan –mungkin belum— orang yang bisa beriman begitu saja tanpa bertanya :) Apakah menurut anda saya harus pindah agama? Enaknya kemana kang? Ada rekomendasi?
Soal kata “pengharaman” dalam puisi diatas, mungkin saya yang salah, harusnya jangan pakai kata “pengharaman”, tapi “dilarang-larang” atau “diatur-atur”. :D Artinya jadi gimana tuh. Hehe, makin parah ya?
kut nimbrung kang Guh, bleh aja seh klo org mnta surga(dg sgl klebihannya)Yg pny jga gak pelit amat koq, wlo utk smpi ksna coz hrs dg syrt trntu sm aja ma progrm comptr kudu matching antr software & hardwarenya iyakan? kl org ributin agm mlu dia gak akan smpi ksna krn yg ptg mnrt sy adlh sbrapa bermanfaat anda2 bg diri & ligkn skitarnya, ingat org yg plg bragama sklipun td bleh sombong/ujub krn akan mrusak nilai(brarti gak ikhlas mbgakan diri pdhl smua itu bs trjd krn mrk diberi ksanggupan n dorongan hati olh yg diatas bkan WOT loh hussy!) prnhkan dlm hdup kt ngrasa blank/ga da idea itu brarti bkan kt yg hbat krn ktpun jga tgu input dr yg pnya hdup, kt gak bs apa2 klo blank no idea paham itu datangnya dr dilihat oleh mata, dibenarkan oleh pikiran, dinikmati dalam hati, diraba oleh jiwa raga, dimengerti artinya & disyukuri, sambil berkata…oh..gitu ya lagian sbrapa besar keimanan sesorg HANYA TUHAN Yg MH TAHU, jgn nilai sgl sesuatu dr kulitnya mulu bhkn mgkn ya klhtnnya bdoh n tdk brgna sbnarnya pnya fungsi trtntu yg bleh jd sgt berperan, BTW, thx a lot Kang Guh dah diskusi neh he…keep posting, cheers n Peace
@Eagle roaming, saya selalu ribut soal agama setiap kali para ahli agama di sekitar saya mulai arogan, sombong, ujabujub dan maksa-maksa. Itu perlu untuk keseimbangan jiwa saya. Kalau cuma sekedar ulama berisik ga tau waktu, nyanyi2 dan ceramah ga penting via corong speker mesjid2 disekitar tempat tidur saya sih saya masih bisa maklum. Sepakat dengan anda, hanya Tuhan Yang Tahu soal iman seseorang, harusnya kita ga usah ikut maksa-maksa dan ikut campur. Kembali kasih :)
Klo mo diskusi lbh dlm tentang hal ini sy sgt terbuka kpd siapapun (Guh dkk) tp sorry tdk utk yg fanatik hanya utk yg berpikiran n bewawasan luas sj yg interest/minatnya belajar tassawuf sgt tinggi kt bs sharing or ktemuan ngobrol2 santai tp berbobot n bermanfaat nambah wawasan(mhon dingat di Quran pun ada ditulis dg tinta merah tepat ditengah2 bukunya, khususnya yg asli tnp terjemahan/latinnya yaitu: Wal Yatal Lathaf=dan menjadi lemah lembutlah kamu)biasanya ada yg menyalah gunakan dibuat jimat/Banten:Angkin/sabuk pelindung dg ayat diatas ditulis berkali2 dlm sabuk kain kafan,tp mhn maaf sy tdk bleh diskusi diforum ini lbh jls lg krn bs disalahtafsirkan olh sebagian org,lbh enak klo bs ktemuan lsg jd gak salah tgkp gt loh bro,keep your heart n mind open so the knowledge would come to you faster than you could imagine, ingat bro trkdg sbagian org anggap ini topik sensitif, But I really admire n appreciate of what you do just please be more wisely for your own good.Thx a lot.Wassalam.Wr.Wb.Syukron Katsiron.Cheers n Peace Bro