<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Guh</title>
	<atom:link href="http://guhpraset.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://guhpraset.wordpress.com</link>
	<description></description>
	<lastBuildDate>Wed, 09 Sep 2009 14:30:34 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<cloud domain='guhpraset.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://www.gravatar.com/blavatar/9a9443819a263a01894f04a32fb4ef25?s=96&#038;d=http://s.wordpress.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>Guh</title>
		<link>http://guhpraset.wordpress.com</link>
	</image>
			<item>
		<title>Melepaskan Candu</title>
		<link>http://guhpraset.wordpress.com/2009/09/09/melepaskan-candu/</link>
		<comments>http://guhpraset.wordpress.com/2009/09/09/melepaskan-candu/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 09 Sep 2009 14:30:34 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Guh</dc:creator>
				<category><![CDATA[kegilaan]]></category>
		<category><![CDATA[candu]]></category>
		<category><![CDATA[terapi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://guhpraset.wordpress.com/?p=1388</guid>
		<description><![CDATA[Salah satu cara melepaskan diri dari kecanduan agama adalah sengaja membatalkan puasa 15 menit sebelum azan. Dari situ bisa dilihat sebesar apa ketakutan kita pada doktrin dosa-pahala, surga-neraka dan angkara tuhan. Akan tampak juga pamrih apa saja yang menyertai puasa kita.
Bagaimana melepaskan diri dari candu internet? Puasa internet.
Bukan berhenti sama sekali, tapi cukup (sangat) membatasi [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=guhpraset.wordpress.com&blog=1165404&post=1388&subd=guhpraset&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Salah satu cara melepaskan diri dari kecanduan agama adalah sengaja membatalkan puasa 15 menit sebelum azan. Dari situ bisa dilihat sebesar apa ketakutan kita pada doktrin dosa-pahala, surga-neraka dan angkara tuhan. Akan tampak juga pamrih apa saja yang menyertai puasa kita.</p>
<p>Bagaimana melepaskan diri dari candu internet? Puasa internet.</p>
<p>Bukan berhenti sama sekali, tapi cukup (sangat) membatasi diri dalam mengaksesnya. Hanya sebatas untuk hal-hal darurat (macam transfer duit). Lihat, sebesar apa ketakutan anda akan hilangnya informasi.. dan eksistensi ;)</p>
<p>Puasa internet sampai lebaran sepertinya menarik. Saya akan mencobanya. Mohon maaf kalau hal ini membuat saya jadi (lebih) tidak responsif pada pesan-pesan anda.</p>
<p>Terimakasih.</p>
 Tagged: candu, terapi <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/guhpraset.wordpress.com/1388/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/guhpraset.wordpress.com/1388/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/guhpraset.wordpress.com/1388/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/guhpraset.wordpress.com/1388/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/guhpraset.wordpress.com/1388/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/guhpraset.wordpress.com/1388/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/guhpraset.wordpress.com/1388/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/guhpraset.wordpress.com/1388/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/guhpraset.wordpress.com/1388/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/guhpraset.wordpress.com/1388/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=guhpraset.wordpress.com&blog=1165404&post=1388&subd=guhpraset&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://guhpraset.wordpress.com/2009/09/09/melepaskan-candu/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>11</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/c7604fc5fbb1fe14c398df51eb601a95?s=96&#38;d=monsterid&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Guh</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Dewan Mesum, CD Kresek sampai Mukjizat Pola Pikir Biner</title>
		<link>http://guhpraset.wordpress.com/2009/09/06/dewan-mesum-cd-kresek-sampai-mukjizat-pola-pikir-biner/</link>
		<comments>http://guhpraset.wordpress.com/2009/09/06/dewan-mesum-cd-kresek-sampai-mukjizat-pola-pikir-biner/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 06 Sep 2009 11:00:46 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Guh</dc:creator>
				<category><![CDATA[bebas]]></category>
		<category><![CDATA[kegilaan]]></category>
		<category><![CDATA[anak haram]]></category>
		<category><![CDATA[doktrin]]></category>
		<category><![CDATA[kekuasaan]]></category>
		<category><![CDATA[kenyamanan]]></category>
		<category><![CDATA[manipulasi]]></category>
		<category><![CDATA[seks]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://guhpraset.wordpress.com/?p=1375</guid>
		<description><![CDATA[Suatu ketika di negeri antah berantah.
Untuk menyambut sebuah bulan yang sangat tidak suci, sebuah Peraturan Dusun (Perdu) yang baru diusulkan oleh beberapa oknum  Dewan Perwakilan Dusun (DPDu). Mereka adalah anggota terhormat yang merasa lebih suci dari yang lain, karena kedekatan dan ketaatan mereka pada Dukun setempat. Tujuan Perdu baru ini adalah untuk mencegah perzinahan (interaksi [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=guhpraset.wordpress.com&blog=1165404&post=1375&subd=guhpraset&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Suatu ketika di negeri antah berantah.</p>
<p>Untuk menyambut sebuah bulan yang sangat tidak suci, sebuah Peraturan Dusun (Perdu) yang baru diusulkan oleh beberapa oknum  Dewan Perwakilan Dusun (DPDu). Mereka adalah anggota terhormat yang merasa lebih suci dari yang lain, karena kedekatan dan ketaatan mereka pada Dukun setempat. Tujuan Perdu baru ini adalah untuk mencegah perzinahan (interaksi seksual yang dilakukan tanpa restu Dukun).</p>
<p>Di dusun ini, seks yang dilakukan tanpa restu Dukun memang dianggap zinah dan sangat amat terlarang. Seks macam itu jelas dilakukan oleh orang-orang yang kadar ketakutannya pada Dukun kurang pekat. Bayi-bayi yang lahir dari aksi mereka, mungkin sekali akan mengikuti kekafiran orang tuanya. Anak-anak mereka akan lebih sulit didoktrin untuk takut dan nurut pada sang maha Dukun. Jika itu dibiarkan, suplai kader baru bisa terganggu. Jika regenerasi terus terganggu, lama-kelamaan sang Dukun bisa kehabisan umat. Ini ancaman mengerikan bagi eksistensi sang Dukun.</p>
<p>Maka itulah, dengan cara apapun, sang Dukun memanipulasi pengikut setianya untuk meregulasi setiap aksi seksual agar hanya melahirkan kader baru yang mudah didoktrin, dalam jumlah sebanyak-banyaknya, kalau perlu dari beberapa rahim. Tentu saja dari rahim-rahim yang dihamili dibawah restu Dukun.</p>
<p><span id="more-1375"></span>Untuk memastikan segalanya dilakukan dibawah restu si maha Dukun, sanksi horor pun  ditimpakan pada setiap pelanggar. Si terhukum akan disiksa, dicambuki layaknya binatang jalang di depan ribuan penonton di alun-alun. Ini untuk memberikan efek psikologis yang sebesar-besarnya pada terhukum maupun penonton, agar tidak ada yang berani mengulang kesalahan yang sama. Selain itu, bayi-bayi yang terlanjur lahir tanpa restu Dukun juga hidupnya harus selalu dipersulit. Pemberian cap haram atas eksistensi si bayi tidak cukup, harus ditambah dengan berbagai penjegalan dan penyulitan dalam setiap tahap birokrasi yang dilalui seumur hidupnya.</p>
<p>Perdu yang diusulkan ini pun sebenarnya sebuah inovasi baru untuk memastikan kelanggengan kuasa Dukun. Perda ini mewajibkan setiap perempuan untuk mengenakan celana dalam dari bahan plastik kresek. Berikut ini adalah penjelasan jenius dari seorang nara sumber yang wajahnya memancarkan cahaya surgawi:</p>
<blockquote><p>Plastik kresek dipilih berdasarkan penelitian bertahun-tahun yang dilakukan oleh para ilmuwan kita yang beriman. Plastik merupakan materi yang kedap air maupun udara. Kekedapan ini  mampu mencegah tersebarnya aroma iblis bernama pheromon, sebuah zat yang konon keluar dari alat kelamin perempuan, mengotori udara dan mempengaruhi limbik para lelaki yang tanpa sadar menghirupnya. Limbik yang terpengaruh pheromon akan membuat lelaki terangsang, jatuh dalam godaan syaitanirojim, terjerumus kedalam perzinahan terkutuk, lalu di akhirat akan disiksa di neraka, disatai dan dibakar dengan keji oleh Tuhan selama 666 tahun dalam panas yang tidak terbayangkan oleh manusia.</p>
<p>Selain sifatnya yang kedap, bunyinya yang kresek-kresek akan memudahkan aparat kita dalam memeriksa apakah seorang perempuan sudah mengenakan celana dalam. Jadi tidak perlu memelorotkan celana atau menyingkap rok setiap perempuan, cukup mendekatkan telinga untuk menyimak apakah ada bunyi kresek-kresek saat mereka bergerak.</p></blockquote>
<p>Saat pertamakali peraturan ini diajukan dalam rapat, banyak dari peserta rapat yang terjungkal dari kursinya karena gagal mengendalikan ledakan tawa. Beberapa malah diangkut ke rumah sakit tanpa sempat membawa draftnya untuk dipelajari bersama suster seksi di bangsal VIP.</p>
<p>Walau awalnya banyak penolakan, namun berkat rahmat Dukun yang sejak dulu telah mengajarkan cara berpikir biner, akhirnya para pengusung perdu cd kresek berhasil memaksa seluruh anggota untuk mengatakan setuju. Mukjizat pola pikir biner ini membuat tak ada satupun anggota dewan yang berani mengatakan tidak. Sederhana saja, perda ini diusulkan untuk mencegah perzinahan, jadi siapapun yang menolak, bahkan abstain sekalipun, akan dianggap mendukung perzinahan. Dan anggota dewan yang mendukung perzinahan tentu pantas dicopot dari jabatannya. Itu artinya akan kehilangan segala kenyamanan dari tunjangan dan gaji yang luar biasa besar. Singkatnya, tak ada satupun yang berani menolak. Daripada kenyamanan pribadinya terancam, lebih baik cari aman dan bersetuju.</p>
<p>Begitulah, sejak disyahkannya perdu itu, setiap wanita di dusun tersebut mematuhi Dukun yang maha kuasa, mengenakan cd kresek kemana-mana. Semua warga semakin yakin akan masuk surga sehingga hidup lumayan berbahagia selama sisa hidupnya. Sedangkan beberapa oknum yang baru menyadari mukjizat dari pola pikir biner semakin kreatif dalam mencipta berbagai perdu lain  yang makin hari isinya semakin ajaib.</p>
<p>- &#8211; - &#8211; - &#8211; - &#8211; -</p>
<p>Begitulah. Mohon maaf kalau masih kurang fiktif, maunya sih bikin cerpen, kok jadinya malah gituan. Terimakasih sudah membaca.</p>
<p>Salam Indonesia.</p>
 Tagged: anak haram, doktrin, kekuasaan, kenyamanan, manipulasi, seks <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/guhpraset.wordpress.com/1375/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/guhpraset.wordpress.com/1375/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/guhpraset.wordpress.com/1375/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/guhpraset.wordpress.com/1375/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/guhpraset.wordpress.com/1375/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/guhpraset.wordpress.com/1375/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/guhpraset.wordpress.com/1375/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/guhpraset.wordpress.com/1375/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/guhpraset.wordpress.com/1375/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/guhpraset.wordpress.com/1375/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=guhpraset.wordpress.com&blog=1165404&post=1375&subd=guhpraset&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://guhpraset.wordpress.com/2009/09/06/dewan-mesum-cd-kresek-sampai-mukjizat-pola-pikir-biner/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>5</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/c7604fc5fbb1fe14c398df51eb601a95?s=96&#38;d=monsterid&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Guh</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Si Seksi Bukan Bagasi</title>
		<link>http://guhpraset.wordpress.com/2009/09/04/si-seksi-bukan-bagasi/</link>
		<comments>http://guhpraset.wordpress.com/2009/09/04/si-seksi-bukan-bagasi/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 04 Sep 2009 11:00:38 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Guh</dc:creator>
				<category><![CDATA[bebas]]></category>
		<category><![CDATA[kegilaan]]></category>
		<category><![CDATA[biker]]></category>
		<category><![CDATA[helm]]></category>
		<category><![CDATA[safety riding]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://guhpraset.wordpress.com/?p=1364</guid>
		<description><![CDATA[
Wahai pejantan nan gagah perkasa,
Dindamu itu bukan sekedar bagasi,
Wujud seksi itu adalah manusia.
Seperti dirimu, diapun layak dihormati.
Wahai betina seksi nan mengundang berahi,
selaput daramu bukan satu-satunya yang berharga,
kepalamu yang konon isinya otak pun pantas dilindungi.
Tak perlu ancaman tilang dari aparat gila,
cinta menyediakan helm ter-aman yang bisa terbeli.
Pria yang punya selera, punya hormat untuk setiap kepala.
- &#8211; [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=guhpraset.wordpress.com&blog=1165404&post=1364&subd=guhpraset&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p><a href="http://guhpraset.files.wordpress.com/2009/09/cintatanpahelm.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-1366" title="cintaTanpaHelm" src="http://guhpraset.files.wordpress.com/2009/09/cintatanpahelm.jpg?w=238&#038;h=300" alt="cintaTanpaHelm" width="238" height="300" /></a></p>
<p style="text-align:center;"><strong>Wahai pejantan nan gagah perkasa,<br />
Dindamu itu bukan sekedar bagasi,<br />
Wujud seksi itu adalah manusia.<br />
Seperti dirimu, diapun layak dihormati.</strong></p>
<p style="text-align:center;"><strong>Wahai betina seksi nan mengundang berahi,<br />
selaput daramu bukan satu-satunya yang berharga,<br />
kepalamu yang konon isinya otak pun pantas dilindungi.</strong></p>
<p style="text-align:center;"><strong>Tak perlu ancaman tilang dari aparat gila,<br />
cinta menyediakan helm ter-aman yang bisa terbeli.</strong></p>
<p style="text-align:center;"><strong>Pria yang punya selera, punya hormat untuk setiap kepala.</strong></p>
<p>- &#8211; - &#8211; - &#8211; - &#8211; -<br />
Agustus 2009</p>
<p>Dari seseorang yang belum menemukan <span style="text-decoration:line-through;">cinta</span> partner untuk seks<br />
Ditulis setelah berjuang menyingkirkan iri dengki keki<br />
Untuk para keparat yang bermesraan di atas motor, tanpa helm.</p>
<hr />
<p>Direvisi 6 September setelah membaca <a title="Dont call again please" href="http://bangaip.org/2009/09/dont-call-again-please/" target="_blank">sebuah pencerahan</a></p>
 Tagged: biker, helm, safety riding <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/guhpraset.wordpress.com/1364/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/guhpraset.wordpress.com/1364/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/guhpraset.wordpress.com/1364/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/guhpraset.wordpress.com/1364/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/guhpraset.wordpress.com/1364/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/guhpraset.wordpress.com/1364/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/guhpraset.wordpress.com/1364/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/guhpraset.wordpress.com/1364/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/guhpraset.wordpress.com/1364/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/guhpraset.wordpress.com/1364/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=guhpraset.wordpress.com&blog=1165404&post=1364&subd=guhpraset&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://guhpraset.wordpress.com/2009/09/04/si-seksi-bukan-bagasi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>20</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/c7604fc5fbb1fe14c398df51eb601a95?s=96&#38;d=monsterid&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Guh</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://guhpraset.files.wordpress.com/2009/09/cintatanpahelm.jpg?w=238" medium="image">
			<media:title type="html">cintaTanpaHelm</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Manfaat konflik Indonesia-Malaysia</title>
		<link>http://guhpraset.wordpress.com/2009/08/28/manfaat-konflik-indonesia-malaysia/</link>
		<comments>http://guhpraset.wordpress.com/2009/08/28/manfaat-konflik-indonesia-malaysia/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 28 Aug 2009 10:00:56 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Guh</dc:creator>
				<category><![CDATA[bebas]]></category>
		<category><![CDATA[kegilaan]]></category>
		<category><![CDATA[indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[malaysia]]></category>
		<category><![CDATA[pembajakan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://guhpraset.wordpress.com/?p=1348</guid>
		<description><![CDATA[Kemarin dulu, kawan yang adalah warga negara Indonesia, menulis banyak hujatan untuk lawannya menggunakan komputer ber-Windows bajakan. Jendela hujat-messenger-nya terbuka diantara jendela MS Office dan Photo Shop cracked (bajakan). Semua dilakukan sambil mendengarkan MP3 yang disalin dari CD beli 10 ribuan rupiah (bajakan). Mungkin, di Malaysia sana, pihak yang sedang dihujat juga melakukan pembelaan diri [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=guhpraset.wordpress.com&blog=1165404&post=1348&subd=guhpraset&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Kemarin dulu, kawan yang adalah warga negara Indonesia, menulis banyak hujatan untuk lawannya menggunakan komputer ber-Windows bajakan. Jendela hujat-messenger-nya terbuka diantara jendela MS Office dan Photo Shop cracked (bajakan). Semua dilakukan sambil mendengarkan MP3 yang disalin dari CD beli 10 ribuan rupiah (bajakan). Mungkin, di Malaysia sana, pihak yang sedang dihujat juga melakukan pembelaan diri dari komputer yang dipenuhi barang bajakan. Sambil mendengarkan senandung artis yang korban pembajakan.</p>
<p>Hebatnya, mereka ini saling hujat karena meributkan &#8220;aksi pembajakan&#8221; yang didukung pemerintah Malaysia :)</p>
<p>Bukan, kali ini saya bukan mau sok suci menghakimi aksi para munafik yang ribut tentang Hak Kekayaan Imajiner. Kali ini justru sedang berusaha melihat manfaat-manfaat yang mungkin lupa disyukuri.<span id="more-1348"></span></p>
<p>Manfaat bagi Indonesia:</p>
<ul>
<li>Konflik dengan negara tetangga ini membakar semangat kebersamaan. Membuat rasa nasionalisme berkobar. Tiba-tiba kita punya musuh bersama, untuk kita maki bersama-sama.</li>
<li>Bagi sebagian yang berpikir, bisa membayangkan rasa tak nyaman yang timbul saat sebuah karya komersil dibajak tanpa ijin untuk tujuan komersil.</li>
<li>Media massa tiba-tiba penuh dengan berita yang itu-itu saja. Para penguasa yang ingin menyembunyikan sesuatu dari ekspos media bisa rileks dan menurunkan tekanan darahnya. Masalah syariat Aceh, freeportnya papua, keinginan natuna untuk merdeka dan entah mana lagi bisa dilupakan sementara.</li>
<li>Jika dibakar lebih lanjut, mungkin bisa dijadikan alasan untuk &#8216;praktek kerja lapangan&#8217; bagi para tentara kita. Sekali-kali perang betulan bisa untuk menguji hasil latihan dan promosi barang-barang pindad.</li>
</ul>
<p>Manfaat untuk Malaysia:</p>
<ul>
<li>Membuka mata generasi muda Malaysia, ternyata bangsanya (terutama generasi tuanya) tak mampu berkreasi lagi hingga terpaksa mengklaim karya tetangga.</li>
<li>Memicu pertanyaan generasi mudanya, ada apa dengan budaya negerinya? Kenapa kreatifitas bangsanya demikian menyedihkan? Apa karena terlalu banyak memikirkan agama? Apa karena terlalu banyak impor budaya arabia? Ups. Maaf.</li>
<li>Andai Indonesia memutuskan menyerang, Malaysia akan diuntungkan. Perang bisa membangkitkan lagi semangat kebersamaan dan persatuan Rakyat Malaysia yang selama ini terus dikoyak-koyak agama dan isu bumi putera.</li>
</ul>
<p>Manfaat untuk saya?</p>
<ul>
<li>Jadi bahan untuk menulis dengan semena-mena, demi menghindari rasa bersalah akibat lama tak update blog.</li>
</ul>
<p>Manfaat untuk anda?</p>
<ul>
<li>Hehe, anda bisa coba memikirkan (dengan liar) apa saja terjadi dibalik semua yang terlihat dan berbagi respon yang inspiratif.</li>
</ul>
<p>-</p>
<p>Salam Indonesia</p>
 Tagged: indonesia, malaysia, pembajakan <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/guhpraset.wordpress.com/1348/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/guhpraset.wordpress.com/1348/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/guhpraset.wordpress.com/1348/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/guhpraset.wordpress.com/1348/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/guhpraset.wordpress.com/1348/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/guhpraset.wordpress.com/1348/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/guhpraset.wordpress.com/1348/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/guhpraset.wordpress.com/1348/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/guhpraset.wordpress.com/1348/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/guhpraset.wordpress.com/1348/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=guhpraset.wordpress.com&blog=1165404&post=1348&subd=guhpraset&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://guhpraset.wordpress.com/2009/08/28/manfaat-konflik-indonesia-malaysia/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>17</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/c7604fc5fbb1fe14c398df51eb601a95?s=96&#38;d=monsterid&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Guh</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Menelan Buntelan Suci</title>
		<link>http://guhpraset.wordpress.com/2009/08/19/menelan-buntelan-suci/</link>
		<comments>http://guhpraset.wordpress.com/2009/08/19/menelan-buntelan-suci/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 19 Aug 2009 05:00:14 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Guh</dc:creator>
				<category><![CDATA[bebas]]></category>
		<category><![CDATA[kegilaan]]></category>
		<category><![CDATA[agama]]></category>
		<category><![CDATA[belenggu]]></category>
		<category><![CDATA[harga mati]]></category>
		<category><![CDATA[ideologi]]></category>
		<category><![CDATA[marketing]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://guhpraset.wordpress.com/?p=1302</guid>
		<description><![CDATA[Suatu hari di sebuah Gerai alat telekomunikasi ragawi:
&#8220;Mbak, kalau saya beli modemnya aja boleh ndak?&#8221; Tanya Mas Ganteng pada Mbak Seksi diseberang meja kaca tembus pandang.
&#8220;Maaf Bapak, tidak bisa. Modem ini bisa diperoleh jika bapak beli paket XXX unlimited&#8221; Jawab Mbak Seksi seraya sibuk merapikan rok mininya yang memang dirancang amat pendek.
Sambil berjuang untuk tidak [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=guhpraset.wordpress.com&blog=1165404&post=1302&subd=guhpraset&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Suatu hari di sebuah Gerai alat telekomunikasi ragawi:</p>
<blockquote><p>&#8220;Mbak, kalau saya beli modemnya aja boleh ndak?&#8221; Tanya Mas Ganteng pada Mbak Seksi diseberang meja kaca tembus pandang.</p>
<p>&#8220;Maaf Bapak, tidak bisa. Modem ini bisa diperoleh jika bapak beli paket XXX unlimited&#8221; Jawab Mbak Seksi seraya sibuk merapikan rok mininya yang memang dirancang amat pendek.</p>
<p>Sambil berjuang untuk tidak menonton aksi <em>upskirt</em>, Mas Ganteng berkata lagi &#8220;Oooh&#8230; kalau saya beli paket XXX unlimitednya saja tanpa modem, gimana?&#8221;</p>
<p>&#8220;Tidak bisa juga, Bapak. Ini sudah paket, kalau ambil XXX unlimited, maka bapak dapat modemnya dengan harga khusus, kala&#8230;.&#8221; Belum sempat mbak seksi melanjutkan, Mas Ganteng memotong &#8220;Kalau saya minta nomor HP anda, supaya nanti malam bisa telpon minta penjelasan lebih lengkap, boleh?&#8221; Si Mas Bertanya dengan suara yang tiba-tiba jadi bariton menenangkan.</p></blockquote>
<p><span id="more-1302"></span>Ok, cukup, cukup&#8230;</p>
<p>Sekarang kita perhatikan latar fragmen diatas: Trik penjualan dengan bundel, atau buntel&#8230;? Aduh maaf, karena saya bukan orang marketing, jadi boleh ignoran+sok tahu dikit soal ini, ya? Ok, apapun itu namanya, intinya adalah menggabung beberapa item sekaligus dalam satu buntelan, biasanya buntelan itu akan diberi label menarik seperti  paket &#8220;Huwemat Bwangedz&#8221;, lalu dijual per-buntel. Pembeli hanya bisa mendapatkannya sebagai satu buntelan utuh, tidak boleh per item.</p>
<p>Satu contoh lagi, sebuah <em>vendor</em> menjual paket berisi selusin Kondom bergerigi, satu Vibrator merk Jannah, Pelumas Derox, 2 batre AAA asli dumping RRC, dan secuil Bangkai Tikus Piti. Mereka namai buntelan itu sebagai &#8220;Paket sBulan sokSuci&#8221;. Anda sebagai pembeli tidak boleh beli vibratornya saja atau kondomnya saja. Walau anda tahu batrenya tak lebih dari sampah merkuri, dan cuilan bangkai tikusnya juga tak berguna, tetap saja anda harus membayar semuanya sebagai &#8220;Paket sBulan sokSuci&#8221;.</p>
<p>Walau tidak selalu, kadang-kadang tujuan pembuntelan macam itu memang untuk menjual barang-barang yang sulit dijual. Produk-produk yang jika berdiri sendiri tak bakal laku, setelah dimasukkan bundel bisa laris manis dipasaran.</p>
<p>. . . _ _ _ . . .</p>
<p>Trik yang sama terbukti bermanfaat dalam memasarkan produk-produk rohani dan sejenisnya.</p>
<p>Misalnya, produk yang ingin dipasarkan adalah pembodohan, terror dan kebencian. Maka siapkan saja sebuntel pasal sebagai berikut:</p>
<ul>
<li>Jangan engkau mencuri, sebagaimana kaum sebelum kamu juga dilarang mencuri</li>
<li>Jangan makan daging manusia, pada hari ini, aku resmikan saran ini sebagai harga mati</li>
<li>Jangan meludah kearah datangnya angin, merugilah orang-orang yang tak menggunakan akalnya</li>
<li>Jangan kau menusuk dari belakang, karena rasanya sakit, sakit minta ampyun</li>
<li>Patuhi rambu-rambu lalu lintas saat ada polisi, sungguh beruntung orang-orang yang berpikir</li>
<li>Dan beberapa ratus pasal lain yang isinya dapat saja berupa anjuran logis sederhana. Yang penting disampaikan secara berbelit dan puitis sedemikian rupa hingga terasa surgawi dan multitafsir.</li>
</ul>
<p>Kemudian sekian ratus pasal itu di buntel dan dilabeli sebagai &#8220;666 Perintah Dewi Pengulum Pedang(DPP)&#8221;, atau &#8220;Kitab Berkhasiat Si Maha Jenggot (SMJ)&#8221;, atau apapun. Yang penting kaitkan paket itu dengan siapapun yang sudah punya branding oke. Sesuatu yang diyakini punya kekuatan luar biasa.</p>
<p>Di pasar, para pembelinya akan menerima buntelan itu sebagai satu kesatuan yang utuh yang tak terpisahkan. Kenapa? Karena buntelan ini sudah dikaitkan erat dengan tokoh hebat yang punya branding luar biasa (DPP/SMJ), yang begitu hebatnya hingga tidak boleh dibantah apalagi diragukan keluarbiasaannya. Pokoknya, buntelan ini tidak boleh dibongkar untuk dikritisi isinya satu-persatu. Apalagi dipreteli dan disaring mana yang baik dan mana yang sampah. Dosa itu. Dosa banget.</p>
<p>Karena yang namanya buntelan (terutama buntelan suci) harus selalu ditelan bulat-bulat, maka terbukalah kesempatan untuk menyelipkan &#8220;inti sari&#8221; dari buntelan itu, yang tak lain adalah produk yang ingin dipasarkan, dalam contoh ini adalah kebencian, pembodohan dan terror.</p>
<p>Tentu perlu diselipkan juga beberapa pasal untuk kepentingan pemasaran (bonus bagi yang merekrut konsumen baru), menyerang kompetitor (cap sesat bagi jidat liyan) maupun untuk memastikan loyalitas pelanggan (eksekusi mati pembelot yang beralih ke produk lain) dan apapun apapun yang dianggap perlu.</p>
<p>Diantara sekian banyak pasal yang menganjurkan kebaikan-kebaikan praktis dan gampang dinalar, sisipan beberapa pasal ajaran keji tentu sulit disadari. Apalagi jika produk pembodohannya sudah dihayati.</p>
<p>Walau suatu ketika ada pembeli menyadari pasal-pasal mencurigakan, itupun tidak jadi masalah. Kan semuanya harus tetap ditelan. Menerima buntelan suci memang harus kaffah. Menolak satu saja dari isi buntelan, maka si penolak dianggap bukan umat yang baik, bukan konsumen yang loyal. Siapapun yang mengkritisi, apalagi menolak satupun pasal, akan didaulat sebagai pendosa yang sudah membangkang terhadap sabda DPP, atau SMJ. Jika para konsumen setia tidak berhasil menyakiti dia di dunia, maka siksa pedih menunggunya di neraka.</p>
<p>. . . _ _ _ . . .</p>
<p>Akhir kata, tulisan saya tutup dengan kesimpulan semena-mena: Buntelan tak hanya meningkatkan daya jual &#8216;produk sampah&#8217; yang susah laku, tapi juga melindungi seluruh isi buntelan dari ancaman pikiran manusia yang sok kritis, liar dan kurang iman.</p>
<p>Sekarang, sadarkah anda apa saja isi dari buntelan yang terakhir anda telan?</p>
<p>Salam Indonesia!</p>
 Tagged: agama, belenggu, harga mati, ideologi, marketing <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/guhpraset.wordpress.com/1302/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/guhpraset.wordpress.com/1302/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/guhpraset.wordpress.com/1302/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/guhpraset.wordpress.com/1302/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/guhpraset.wordpress.com/1302/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/guhpraset.wordpress.com/1302/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/guhpraset.wordpress.com/1302/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/guhpraset.wordpress.com/1302/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/guhpraset.wordpress.com/1302/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/guhpraset.wordpress.com/1302/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=guhpraset.wordpress.com&blog=1165404&post=1302&subd=guhpraset&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://guhpraset.wordpress.com/2009/08/19/menelan-buntelan-suci/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>27</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/c7604fc5fbb1fe14c398df51eb601a95?s=96&#38;d=monsterid&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Guh</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Ulang Tahun, lepas Kompetisi ayo Kooperasi</title>
		<link>http://guhpraset.wordpress.com/2009/08/17/ulang-tahun-lepas-kompetisi-ayo-kooperasi/</link>
		<comments>http://guhpraset.wordpress.com/2009/08/17/ulang-tahun-lepas-kompetisi-ayo-kooperasi/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 17 Aug 2009 05:00:54 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Guh</dc:creator>
				<category><![CDATA[kegilaan]]></category>
		<category><![CDATA[spiritual]]></category>
		<category><![CDATA[gotong royong]]></category>
		<category><![CDATA[indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[kooperasi]]></category>
		<category><![CDATA[koperasi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://guhpraset.wordpress.com/?p=1313</guid>
		<description><![CDATA[Salam, Indonesia,
Selamat ulang tahun yang ke sekian,
semoga semakin dewasa dalam menyikapi perbedaan,
semoga semakin tegas dalam menindak kezaliman,
semoga semakin sadar akan arti kemerdekaan.
Sekedar saran, gimana kalau acara ulang tahunnya diisi dengan lebih banyak lomba bertema kooperasi. Bukan korporasi loh ya. Maksudnya kooperasi itu ya bekerjasama, gotong royong gitu.
Selama ini kan perayaan selalu diisi dengan lomba-lomba kompetitif, [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=guhpraset.wordpress.com&blog=1165404&post=1313&subd=guhpraset&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Salam, Indonesia,</p>
<p>Selamat ulang tahun yang ke sekian,<br />
semoga semakin dewasa dalam menyikapi perbedaan,<br />
semoga semakin tegas dalam menindak kezaliman,<br />
semoga semakin sadar akan arti kemerdekaan.</p>
<p>Sekedar saran, gimana kalau acara ulang tahunnya diisi dengan lebih banyak lomba bertema kooperasi. Bukan korporasi loh ya. Maksudnya kooperasi itu ya bekerjasama, gotong royong gitu.</p>
<p>Selama ini kan perayaan selalu diisi dengan lomba-lomba kompetitif, salah satu efeknya adalah mengajarkan kita saling sikut, saling injak, saling bersaing dengan saudara sendiri demi menjadi yang paling apalah. Memang sudah ada kerjasama, tapi masih fokus demi mengalahkan kelompok lain, demi kebanggaan golongan atau kelompoknya sendiri.</p>
<p>Pada hari-hari biasa sudah saling sikut, masa iya pada hari yang spesial masih harus saling injak?</p>
<p>Semangat kompetitif ini kalau terlalu dipupuk dan mendarah daging, ya wajar kalau membuat anak-anak bangsa, setelah berkuasa jadi terlalu mementingkan dirinya sendiri, kelompoknya sendiri, agamanya sendiri, partainya sendiri. Bukan berkarya demi bangsa, demi dunia, demi kebaikan semesta, tapi malah terjebak untuk kepentingan golongan.</p>
<p>Kooperasi, gotong royong. Sudah waktunya manusia mulai melirik kearah situ. Bisa dimulai melalui perayaan yang semangatnya full gotong royong. Event yang menghargai setiap individu yang terlibat, apapun latar belakangnya, persetan apa agamanya, tak peduli apa partainya, kaya atau miskin, cantik maupun buruk. Tidak ada menang kalah, tidak ada kompetisi, yang ada hanya semangat kerjasama untuk tujuan bersama.</p>
<p>Misalnya&#8230; gimana&#8230;?</p>
<p>Hehe&#8230;</p>
<p>Saya persilahkan anda untuk memikirkannya. Sadarilah, anda sudah nyangkut baca tulisan ini, di blog terlantar yang lama sekali tidak pernah update ini, jelas bukan karena kebetulan semata. Mungkin Tuhan (atau apapun itu) merasa anda bukanlah orang sembarangan, lalu menyeret anda untuk kembali memikirkan ide ini.</p>
<p>Tak harus komentar, dipikirkan saja dulu :)</p>
<p>Salam Indonesia!</p>
 Tagged: gotong royong, indonesia, kooperasi, koperasi <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/guhpraset.wordpress.com/1313/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/guhpraset.wordpress.com/1313/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/guhpraset.wordpress.com/1313/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/guhpraset.wordpress.com/1313/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/guhpraset.wordpress.com/1313/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/guhpraset.wordpress.com/1313/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/guhpraset.wordpress.com/1313/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/guhpraset.wordpress.com/1313/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/guhpraset.wordpress.com/1313/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/guhpraset.wordpress.com/1313/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=guhpraset.wordpress.com&blog=1165404&post=1313&subd=guhpraset&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://guhpraset.wordpress.com/2009/08/17/ulang-tahun-lepas-kompetisi-ayo-kooperasi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>10</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/c7604fc5fbb1fe14c398df51eb601a95?s=96&#38;d=monsterid&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Guh</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Peluang: dibayar dan dikuliahkan keluar negeri hanya untuk ngeblog!</title>
		<link>http://guhpraset.wordpress.com/2009/04/30/peluang-dibayar-dan-dikuliahkan-keluar-negeri-hanya-untuk-ngeblog/</link>
		<comments>http://guhpraset.wordpress.com/2009/04/30/peluang-dibayar-dan-dikuliahkan-keluar-negeri-hanya-untuk-ngeblog/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 30 Apr 2009 11:00:50 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Guh</dc:creator>
				<category><![CDATA[kegilaan]]></category>
		<category><![CDATA[bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[kuliah gratis]]></category>
		<category><![CDATA[ngeblog dibayar]]></category>
		<category><![CDATA[peluang]]></category>
		<category><![CDATA[pemberitahuan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://guhpraset.wordpress.com/?p=1289</guid>
		<description><![CDATA[Sejak menyadari bahwa semua klaim agama tentang akhirat itu sama saja kebenarannya, saya jadi malas menulis. Bukan hanya kehilangan bahan kontroversi,  perang suci antara orang-orang yamg memperjuangkan keyakinannya (akan apa yang diyakininya bakal terjadi dalam alam setelah kematian) juga tidak menarik lagi.
Buat saya sekarang, terserah saja meyakini apapun, sekonyol dan segila apapun, asal tidak dipaksakan, [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=guhpraset.wordpress.com&blog=1165404&post=1289&subd=guhpraset&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Sejak menyadari bahwa semua klaim agama tentang akhirat itu sama saja kebenarannya, saya jadi malas menulis. Bukan hanya kehilangan bahan kontroversi,  perang suci antara orang-orang yamg memperjuangkan keyakinannya (akan apa yang diyakininya bakal terjadi dalam alam setelah kematian) juga tidak menarik lagi.</p>
<p>Buat saya sekarang, terserah saja meyakini apapun, sekonyol dan segila apapun, asal tidak dipaksakan, saya tak lagi merasa terganggu. Sebenarnya dari dulu juga begitu, tapi dulu saya masih suka jahil dengan mengkritisi keyakinan-keyakinan yang tampak konyol. Sekarang saya bisa menghormati semuanya, karena mereka semua, kita semua, sama saja benarnya.</p>
<p>Blog ini pun kehilangan bahan bakar&#8230; hehe.. hingga suatu ketika saya membaca tulisan <a title="Tuhan tidak sama dengan KELAMIN" href="http://mbelgedez.com/2009/04/24/tuhan-ndak-sama-dengan-kelamin/" target="_blank">Mbelgedez</a> tentang kelamin yang katanya tidak sama dengan tuhan.</p>
<p>Saya memahami tulisan itu sebagai kampanye terselubung, anjuran agar kita tidak pusing meributkan hal-hal yang cuma ada dalam pikiran. Maksud saya, hal-hal seperti keselamatan di akhirat itu dan cara-cara untuk mendapatkannya tak usahlah diributkan. Wong semua klaim juga sama aja kebenarannya. Juga tak usah usil dan menghakimi apa yang diyakini orang lain.</p>
<p>Trus dimana peluangnya???</p>
<p><span id="more-1289"></span></p>
<p>Sabar&#8230; Peluang itu terselip diantara puluhan komentar yang ada disana. Seorang teman beliau menyiratkan dalam komentarnya, bahwa tersedia dana yang besar sebagai honor untuk membuat tulisan-tulisan &#8216;begituan&#8217;. Bahkan bisa dibayari kuliah keluar negeri segala!! Mau, mau, mau?</p>
<p>Sengaja saya tidak ngelink langsung ke komentar tersebut, karena diam-diam saya menunggu jawabannya, juga  ingin jadi yang pertama mendapatkannya *serakah bin rakus enabled*.</p>
<p>Bayangkan, dengan bikin tulisan yang mempromosikan sikap saling menghormati, kita bakal dibayar dan mungkin dikuliahkan keluar negeri&#8230; *iler netes-netes*.</p>
<p>Lantas apa Guh?</p>
<p>Ya saya jadi pengen menulis begituan. Sambil menyebarkan damai, siapa tahu dapet duwit. Hwuihihihi.</p>
<p>Beidewei&#8230; sambil berbagi peluang diatas, sekalian memberi tahu pada para pembaca dan blogwalker yang budiman, sementara ini saya akan lebih sering nulis di blog satunya, di <a href="http://guhpraset.co.cc">guhpraset.co.cc</a>. Sebenarnya sama-sama gratisan, baik domain maupun hostnya. Hanya saja disana bisa sedikit lebih bebas berekspresi dan bereksperimen dalam pasang plugins dan penampilan. Dan boleh pasang iklan juga (walau belum tertarik). Tentunya dengan sedikit kelemahan, seperti tidak mendapat traffic dari BOTD, juga <strong>tidak</strong> bisa lagi menikmati beberapa <a href="http://en.wordpress.com/features/" target="_blank">layanan</a> mas Matt yang nikmat itu.</p>
<p>Namun karena server yang saya tumpangi punya kualitas yang kurang meyakinkan, akan ada saat-saat dimana anda beruntung hingga tidak bisa mengaksesnya, hehe. Tapi jangan gelisah bila hal seperti itu terjadi, jika mau, anda tetap bisa mencemari pikiran melalui RSS, baik <a href="http://feeds2.feedburner.com/Guhprasetcocc">full</a> maupun <a href="http://feeds2.feedburner.com/Guhprasetcocc?format=xml">partial</a>. Sebenarnya saya lebih suka partial, karena anda harus berkunjung <span style="text-decoration:line-through;">dan menambah page hit saya</span> untuk bisa mbaca. Atau, bisa juga <a href="http://feedburner.google.com/fb/a/mailverify?uri=Guhprasetcocc">daftarkan email anda</a> untuk mendapatkan tulisan terbaru, agar selamanya anda bisa ikut baca tanpa perlu berkunjung lagi.</p>
<p>Ah, sekian dulu, jika ADHD saya tak kambuh, disana saya akan berusaha menulis untuk mendapatkan honor gede dan kuliah gratis seperti yang dibahas diatas.</p>
 Tagged: bisnis, kuliah gratis, ngeblog dibayar, peluang, pemberitahuan <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/guhpraset.wordpress.com/1289/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/guhpraset.wordpress.com/1289/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/guhpraset.wordpress.com/1289/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/guhpraset.wordpress.com/1289/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/guhpraset.wordpress.com/1289/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/guhpraset.wordpress.com/1289/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/guhpraset.wordpress.com/1289/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/guhpraset.wordpress.com/1289/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/guhpraset.wordpress.com/1289/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/guhpraset.wordpress.com/1289/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=guhpraset.wordpress.com&blog=1165404&post=1289&subd=guhpraset&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://guhpraset.wordpress.com/2009/04/30/peluang-dibayar-dan-dikuliahkan-keluar-negeri-hanya-untuk-ngeblog/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>10</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/c7604fc5fbb1fe14c398df51eb601a95?s=96&#38;d=monsterid&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Guh</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Merasa Tercerahkan #1</title>
		<link>http://guhpraset.wordpress.com/2009/04/16/merasa-tercerahkan-1/</link>
		<comments>http://guhpraset.wordpress.com/2009/04/16/merasa-tercerahkan-1/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 15 Apr 2009 23:00:31 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Guh</dc:creator>
				<category><![CDATA[kegilaan]]></category>
		<category><![CDATA[spiritual]]></category>
		<category><![CDATA[agama]]></category>
		<category><![CDATA[ajaran]]></category>
		<category><![CDATA[ego]]></category>
		<category><![CDATA[kebenaran]]></category>
		<category><![CDATA[kebencian]]></category>
		<category><![CDATA[pencerahan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://guhpraset.wordpress.com/?p=1278</guid>
		<description><![CDATA[Kenapa saya jadi malas menulis?
Ada beberapa jawaban yang bisa dijadikan pembenaran
Pertama, karena saya kehabisan waktu (terimakasih pada manajemen waktu yang buruk)
Kedua, karena saya tercerahkan.
Ketiga, karena saya memang aslinya malas.
Dalam tulisan ini, saya memilih jalan tengah, pembenaran kedua. Karena keren. Ngaku &#8220;tercerahkan&#8221; itu rasanya keren keren gimanaaa gitu&#8230;
Jadi inilah asal muasal segala kemalasan ini&#8230;

Sejak membaca sedikit [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=guhpraset.wordpress.com&blog=1165404&post=1278&subd=guhpraset&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Kenapa saya jadi malas menulis?</p>
<p>Ada beberapa jawaban yang bisa dijadikan pembenaran<br />
Pertama, karena saya kehabisan waktu (terimakasih pada manajemen waktu yang buruk)<br />
Kedua, karena saya tercerahkan.<br />
Ketiga, karena saya memang aslinya malas.</p>
<p>Dalam tulisan ini, saya memilih jalan tengah, pembenaran kedua. Karena keren. Ngaku &#8220;tercerahkan&#8221; itu rasanya keren keren gimanaaa gitu&#8230;</p>
<p>Jadi inilah asal muasal segala kemalasan ini&#8230;</p>
<p><span id="more-1278"></span></p>
<p>Sejak membaca <a href="http://guhpraset.co.cc/2009/03/25/rahasia-terlarang-tentang-kematian-kehidupan/" target="_blank">sedikit rahasia terlarang</a>, saya jadi benar-benar berpikir kembali. Terutama tentang ide bahwa &#8217;setiap orang berhak membual apapun tentang apa yang tidak bisa dibuktikan. Dalam hal ini, tentang akhirat dan tuhan. Dua hal yang jadi kekuatan utama dari hampir setiap agama.</p>
<p>Silakan baca dulu kalau belum, pendek kok. Sebentar lagi link itu mungkin expired karena domainnya membasi. Bakal rugi kalau tak anda klik sekarang. Maksudnya saya yang rugi. Hehe.</p>
<p>Sudah?</p>
<p>Nah, kita hangatkan lagi.</p>
<p>Intinya tulisan itu, berdasarkan pemahaman saya. begini:</p>
<p>Saya bisa katakan pada anak gadis anda seperti ini : &#8220;Adik manis yang seksi, nanti setelah mati, ada telaga penuh siksa yang akan menyiksa kamu jika kamu tidak menuruti apa yang saya katakan, dan ada surga yang bisa kamu nikmati jika kamu jadi anak baik dan mau menuruti segala keinginan saya, <span style="text-decoration:line-through;">terutama untuk mengangkang</span>.&#8221;</p>
<p>Dan, saya juga bisa ajarkan pada anak perawan anda bahwa &#8220;Tuhan yang maha bening itu biru, sukanya putih butek, dan benci jika kamu metalik.&#8221;</p>
<p>Saya bebas ajarkan apapun, seabsurd apapun, sekontradiktif apapun. Pun jika saya cukup cerdas, saya akan sisipkan beberapa hal untuk menimbulkan kesan logis, adil dan bijak.</p>
<p>Anak gadis anda itu tidak akan pernah bisa membuktikan benar atau salahnya pernyataan apapun yang saya buat tentang akhirat. Kecuali dia MATI dulu, melihat akhirat dan membuktikannya sendiri. Saat itu tentu sudah sangat terlambat. Daripada hidup tanpa pegangan, maka bocah seksi itu saya beri saran bijak: &#8220;Percaya saja lah, nothing to loose kok. Manut saja sama saya. Kalau nanti ternyata yang saya bilang benar, kamu akan selamat dari pedihnya api neraka.&#8221;</p>
<p>Sebenarnya setiap orang punya hak mengarang yang sama. Tapi untungnya kreatifitas orang berbeda-beda. Karena kebetulan anak gadis anda itu tidak hanya vaginanya saja yang masih perawan, tapi pikirannya juga, maka saya rayu dia dengan keseksian saya yang kharismatik. Keperawanan otaknya saya perkosa berulangkali, saya hujami dengan doktrin, dan dalam gelinjang imannya, saya buat semakin basah dengan semburan ajaran. Tentunya dengan konten yang saya yakini akan menguntungkan seluruh umat manusia, dimulai dari menguntungkan ego saya.</p>
<p>Setiap orang yang meragukan cerita saya, dengan mudah saya todong dengan pernyataan : &#8220;Kalau kamu tidak percaya pada kemahabenaran saya, coba saja mati dan buktikan sendiri. Berani hah? Hah? HAH? Nah, tidak berani kan? Kamu takut kan? Itu lah&#8230; Tuhan Yang Maha Benar memang selalu menyelipkan rasa gentar pada setiap orang yang sesat, yang tidak punya pegangan, yang tidak berpegang pada buhul yang kuat! Seluruh kulit mereka akan bergetar karena takut!! Keringat dingin mengucur!! Degup jantung berantakan! Makanya, jangan berani-berani meragukan kebenaran saya yang sejati banget inih!! Akulah sang hyang tukang penyelamat, kamu jangan berani macem-macem!&#8221;</p>
<p>Errr&#8230; Barusan itu hanya untuk menjelaskan lho. Cukup Jelas kan?</p>
<p>Yang bisa berbuat seperti itu bukan hanya saya. Tapi setiap orang bisa mengarang, meyakini dan menceritakan ceritanya pada siapapun disekitarnya. Awalnya memang sesederhana itu.</p>
<p>Saat ego, keinginan berkuasa ikut serta dalam permainan, maka semuanya menjadi sedikit lebih rumit. Orang mulai mengarang cerita dengan kadar menakut-nakuti yang lebih intens, dengan tujuan utama membuat orang &#8220;bersujud&#8221;, &#8220;takluk&#8221; dan  &#8220;manut-semanut-manutnya&#8221; pada tuntutan cerita. Beberapa yang lebih ceria memaksimalkan konten &#8220;janji muluk&#8221;. Sedangkan para moderat dan kompilator ulung yang datang belakangan menggabungkan keduanya untuk mengendalikan manusia. Semuanya berebut umat.</p>
<p>Ego pula yang membuat para pengarang cerita (atau plagiator kreatif) dan peyakinnya merasa cerita mereka lebih baik dari cerita yang lain. Yakin Paling benar. Paling agung dan mulia. Yang lain hanya ecek-ecek, kelas monyet, berasal dari tingkat peradaban yang lebih jahiliyah. Keributan sering terjadi, karena siapa pula yang rela kalau keyakinannya dianggap ecek-ecek atau produk bullshit jahiliyah?</p>
<p>Para Politisi yang kebetulan jadi Penguasa ikut membuatnya jadi benar-benar rumit. Hayalan tentang tuhan dan sesuatu setelah kematian digunakan untuk memperalat manusia. Untuk membuat titah yang mengatur hidup manusia. Sering kali mereka memperlakukan manusia sebagai hewan tak berakal atau lebih rendah dari itu. Yang bisa dikendalikan dengan hanya dengan ancaman-ancaman dan janji-janji muluk yang adanya hanya dalam pikiran..Ancaman dan harapan yang kebenarannya hanya bisa dibuktikan oleh orang yang mati, atau dimatikan.</p>
<p>Menggunakan tuhan dan akhirat sebagai alat bertitah memang cara yang praktis. Misal, saat kita bersabda agar rakyat membuang sampah plastik pada tempatnya, kita tak perlu repot menjabarkan latar belakang titah itu. Cukup ancam dengan api neraka bagi pembangkang, janjikan surga bagi penurut, maka mayoritas akan manut. Ini juga efektif ketika digunakan untuk membuat manusia mau melakukan hal-hal yang absurd, seperti misalnya agar meneriaki atau meledek sesuatu yang mereka yakini sendiri sebagai tuhan.</p>
<p>Apakah dengan ini saya sedang meledek agama, tuhan, dan umatnya sekaligus? Tentu saja tidak. Sama sekali tidak.</p>
<p>Saya justru sedang tercerahkan, ternyata semuanya itu sama-sama benar. Maksud saya, semua klaim tentang akhirat, segala cerita surga dan neraka di alam sana itu ternyata semuanya benar. Tidak mungkin salah. Seatheis apapun, seskeptis apapun anda, anda tak akan pernah bisa membuktikannya salah. Kecuali anda sudah sampai disana, melihatnya sendiri. Setelah membuktikannya pun, anda hampir tidak mungkin kembali untuk berkoar-koar. Kalaupun kembali, anda akan kesulitan untuk membuktikannya. Setiap orang tetap bebas membuat, memilih dan meyakini cerita yang disukai.</p>
<p>Dengan meyakini sesuatu, kita akan merasa punya pegangan. Silakan sebut itu fiksi ilusif. Tapi dalam hati anda pasti akui bahwa  kita  perlu banget yang namanya pengangan, sesuatu yang bisa menenangkan/menyenangkan kita. Sesuatu yang bisa kita yakini sebagai &#8220;kebenaran sejati&#8221;, yang bisa melindungi kita dari kegelisahan akan &#8220;ketidaktahuan&#8221; dan &#8220;ketidakpastian&#8221;. Kita semua perlu pegangan. Seringkali kita juga suka dipegang-pegang :)</p>
<p>Sampai disini, apakah anda setuju bahwa semua &#8216;kebenaran&#8217; itu sama benar? Jika tidak, apakah anda dapat membuktikan adanya kesalahan dari satupun klaim-klaim tentang akhirat dan tuhan?</p>
<p>Mari melenceng sebentar. Sedikit tentang kebiasaan kita melecehkan keyakinan orang. Tahukah anda darimana kebiasaan itu berasal? Ingatlah, saat kita kecil dulu, baik kecil secara umur maupun  jiwa, sebagian besar dari kita dicekoki dengan ajaran-ajaran relijius yang mengklaim dirinya sebagai si paling benar, dan yang lain pasti salah, kita yang paling agung dan mulia, yang lain hina nista. Itu semua tertanam dalam di otak kita. Kita selalu ingin jadi nomor satu. Kita ingin mendominasi, mengalahkan, menyingkirkan apapun yang tidak sesuai dengan agama kita. Ajaran ini terbawa terus sampai sekarang.</p>
<p>Mirip sekali apa kata sebuah iklan pasta gigi, ajarkan anak anda sejak kecil untuk merasa paling benar sendiri, membenci dan melecehkan yang lain, maka sepanjang hidupnya dia akan terus mengingat dan melakukan apa yang anda ajarkan. Membenci. Melecehkan. Merasa paling benar.</p>
<p>Ajaran untuk melecehkan yang lain sambil merasa paling benar sendiri ini, tanpa kita sadari, terus kita bawa dan amalkan sampai sekarang. Kita yang beriman, maupun yang atheis, seringkali terus menunaikan kebiasaan yang sama, merasa paling benar sendiri. Kadang, ada yang sudah mengaku atheis, agnostik, aini, aitu sampai asupun kelakuannya tetap saja seperti orang taat beragama, agama yang terus merasa paling benar sendiri sambil melecehkan dan menganggap sesat semua yang lain. Walau mungkin ada juga yang mengaku beragama, tapi entah lupa atau kurang imannya, dia tidak sedikitpun merasa lebih suci atau lebih benar dari yang lain.</p>
<p>Ok, sekarang waktunya kembali ke topik&#8230; Mengapa pencerahan ini membuat saya jadi malas menulis.</p>
<p>Selama ini, saya hampir selalu menulis bermodalkan friksi. Pertentangan. Keheranan. Kesoktahuan. Kesombongan. Terkait agama.</p>
<p>Tapi sekarang saya (sedang) tersadar, jadi memahami, ternyata semuanya benar. Ternyata tidak hanya pemuka agama (yang bisanya hanya meneruskan cerita-cerita dari seniornya untuk menguasai manusia), tapi juga *duh, maafkan saya* guru-guru spiritual sampai anda dan saya pun bisa mengarang cerita apapun tentang tuhan dan akhirat, beserta segala aturan terkait hal itu, dengan tingkat kebenaran yang setara. Bahkan sebagai orang bebas, kita bisa lebih kreatif dan mungkin malah lebih meyakinkan daripada orang-orang yang memilih terpenjara oleh institusi yang kolot, kaku dan mewarisi terlalu banyak aturan baku.</p>
<p>Kalau semuanya benar. Lalu kenapa harus saling melecehkan?</p>
<p>Kehilangan hal-hal yang saya anggap tidak &#8220;sebenar saya&#8221; membuat saya tak punya bahan untuk menulis. Membuat saya malas. Memberi saya alasan untuk menelantarkan blog ini.</p>
<p>Jika semuanya benar, kenapa susah sekali untuk saling menghormati?</p>
<p>Kita ingin kebenaran kita dihargai, kenapa tak mau menghargai kebenaran orang lain?</p>
<p>Kok masih ingin memaksakan kebenaran kita pada orang lain yang juga punya kebenarannya sendiri?</p>
<p>Bingung. Makin bingung, makin males nulis.</p>
<p>Males nulis, kok sampai sepanjang ini Guh?</p>
<p>Yak, sudah malam. sekian dulu.</p>
<p>Semoga kita semakin bisa merayakan kehidupan.</p>
 Tagged: agama, ajaran, ego, kebenaran, kebencian, pencerahan <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/guhpraset.wordpress.com/1278/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/guhpraset.wordpress.com/1278/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/guhpraset.wordpress.com/1278/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/guhpraset.wordpress.com/1278/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/guhpraset.wordpress.com/1278/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/guhpraset.wordpress.com/1278/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/guhpraset.wordpress.com/1278/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/guhpraset.wordpress.com/1278/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/guhpraset.wordpress.com/1278/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/guhpraset.wordpress.com/1278/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=guhpraset.wordpress.com&blog=1165404&post=1278&subd=guhpraset&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://guhpraset.wordpress.com/2009/04/16/merasa-tercerahkan-1/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>38</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/c7604fc5fbb1fe14c398df51eb601a95?s=96&#38;d=monsterid&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Guh</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Centang Watch</title>
		<link>http://guhpraset.wordpress.com/2009/04/11/centang-watch/</link>
		<comments>http://guhpraset.wordpress.com/2009/04/11/centang-watch/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 10 Apr 2009 17:53:17 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Guh</dc:creator>
				<category><![CDATA[teknologi]]></category>
		<category><![CDATA[2009]]></category>
		<category><![CDATA[centang]]></category>
		<category><![CDATA[conteng]]></category>
		<category><![CDATA[contreng]]></category>
		<category><![CDATA[pemilu]]></category>
		<category><![CDATA[politik]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://guhpraset.wordpress.com/?p=1276</guid>
		<description><![CDATA[
Semoga belum terlalu terlambat majang banner ituh :P Gimanapun, Politikana.com itu situs yang bagus banget.
 Tagged: 2009, centang, conteng, contreng, pemilu, politik      <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=guhpraset.wordpress.com&blog=1165404&post=1276&subd=guhpraset&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p><a href="http://politikana.com/contrengwatch.html"><img src="http://politikana.com/images/contrengwatch/contrengwatch-rectangle.gif" alt="contrengwatch" border="0" /></a></p>
<p>Semoga belum terlalu terlambat majang banner ituh :P Gimanapun, Politikana.com itu situs yang bagus banget.</p>
 Tagged: 2009, centang, conteng, contreng, pemilu, politik <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/guhpraset.wordpress.com/1276/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/guhpraset.wordpress.com/1276/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/guhpraset.wordpress.com/1276/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/guhpraset.wordpress.com/1276/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/guhpraset.wordpress.com/1276/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/guhpraset.wordpress.com/1276/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/guhpraset.wordpress.com/1276/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/guhpraset.wordpress.com/1276/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/guhpraset.wordpress.com/1276/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/guhpraset.wordpress.com/1276/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=guhpraset.wordpress.com&blog=1165404&post=1276&subd=guhpraset&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://guhpraset.wordpress.com/2009/04/11/centang-watch/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>21</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/c7604fc5fbb1fe14c398df51eb601a95?s=96&#38;d=monsterid&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Guh</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://politikana.com/images/contrengwatch/contrengwatch-rectangle.gif" medium="image">
			<media:title type="html">contrengwatch</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Kebohongankah?</title>
		<link>http://guhpraset.wordpress.com/2009/04/08/kebohongankah/</link>
		<comments>http://guhpraset.wordpress.com/2009/04/08/kebohongankah/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 08 Apr 2009 16:39:28 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Guh</dc:creator>
				<category><![CDATA[kegilaan]]></category>
		<category><![CDATA[spiritual]]></category>
		<category><![CDATA[bohong]]></category>
		<category><![CDATA[kesaksian]]></category>
		<category><![CDATA[tuhan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://guhpraset.wordpress.com/?p=1273</guid>
		<description><![CDATA[Jika saya bersaksi bahwa sesuatu adalah Tuhan, padahal saya tidak menyaksikan sendiri, tidak tahu pasti, hanya mengira-ngira saja berdasarkan katanya orang lain&#8230; Menurut anda, apakah saya sedang berbohong?
 Tagged: bohong, kesaksian, tuhan      <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=guhpraset.wordpress.com&blog=1165404&post=1273&subd=guhpraset&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Jika saya bersaksi bahwa sesuatu adalah Tuhan, padahal saya tidak menyaksikan sendiri, tidak tahu pasti, hanya mengira-ngira saja berdasarkan katanya orang lain&#8230; Menurut anda, apakah saya sedang berbohong?</p>
 Tagged: bohong, kesaksian, tuhan <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/guhpraset.wordpress.com/1273/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/guhpraset.wordpress.com/1273/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/guhpraset.wordpress.com/1273/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/guhpraset.wordpress.com/1273/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/guhpraset.wordpress.com/1273/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/guhpraset.wordpress.com/1273/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/guhpraset.wordpress.com/1273/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/guhpraset.wordpress.com/1273/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/guhpraset.wordpress.com/1273/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/guhpraset.wordpress.com/1273/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=guhpraset.wordpress.com&blog=1165404&post=1273&subd=guhpraset&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://guhpraset.wordpress.com/2009/04/08/kebohongankah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>27</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/c7604fc5fbb1fe14c398df51eb601a95?s=96&#38;d=monsterid&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Guh</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Sok Spiritual keBangetan Deh Kamyu</title>
		<link>http://guhpraset.wordpress.com/2009/03/31/sok-spiritual-banget-deh-kamyu/</link>
		<comments>http://guhpraset.wordpress.com/2009/03/31/sok-spiritual-banget-deh-kamyu/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 30 Mar 2009 23:00:49 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Guh</dc:creator>
				<category><![CDATA[kegilaan]]></category>
		<category><![CDATA[spiritual]]></category>
		<category><![CDATA[belenggu]]></category>
		<category><![CDATA[cinta]]></category>
		<category><![CDATA[ego]]></category>
		<category><![CDATA[perpisahan]]></category>
		<category><![CDATA[renung]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://guhpraset.wordpress.com/?p=1253</guid>
		<description><![CDATA[Kawan seorang teman yang ngakunya blogger itu kalau bicara soal kematian lagaknya naujubilargh. Seolah-olah dirinya sudah siap. Sudah berani menghadapinya. Rela pisah dengan dunia. Ringan melepas semua yang indah.
Ternyata&#8230;
Baru ditinggalkan sebuah cinta saja, kena depresi gila. Kewarasannya berantakan kemana-mana.
Hapus ini-itu, sangkal sini-sana, tapi pedihnya terpahat semakin nista.
Setiap malam dicekam rindu. Kangen pelukan yang telah berlalu.
Tidurnya [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=guhpraset.wordpress.com&blog=1165404&post=1253&subd=guhpraset&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Kawan seorang teman yang ngakunya blogger itu kalau bicara soal kematian lagaknya <em>naujubilargh</em>. Seolah-olah <a href="http://guhpraset.wordpress.com">dirinya</a> sudah siap. Sudah berani menghadapinya. Rela pisah dengan dunia. Ringan melepas semua yang indah.</p>
<p>Ternyata&#8230;</p>
<p>Baru ditinggalkan sebuah cinta saja, kena depresi gila. Kewarasannya berantakan kemana-mana.</p>
<p>Hapus ini-itu, sangkal sini-sana, tapi pedihnya terpahat semakin nista.</p>
<p>Setiap malam dicekam rindu. Kangen pelukan yang telah berlalu.</p>
<p>Tidurnya nelangsa, ngilernya pun dari mata.</p>
<p>Bah</p>
<p>Dilepas dari satu belenggu saja meronta tak rela.</p>
<p>Gimana pula pisah dari dunia?</p>
<p>Dasar palsu!</p>
 Tagged: belenggu, cinta, ego, perpisahan, renung <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/guhpraset.wordpress.com/1253/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/guhpraset.wordpress.com/1253/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/guhpraset.wordpress.com/1253/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/guhpraset.wordpress.com/1253/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/guhpraset.wordpress.com/1253/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/guhpraset.wordpress.com/1253/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/guhpraset.wordpress.com/1253/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/guhpraset.wordpress.com/1253/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/guhpraset.wordpress.com/1253/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/guhpraset.wordpress.com/1253/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=guhpraset.wordpress.com&blog=1165404&post=1253&subd=guhpraset&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://guhpraset.wordpress.com/2009/03/31/sok-spiritual-banget-deh-kamyu/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>33</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/c7604fc5fbb1fe14c398df51eb601a95?s=96&#38;d=monsterid&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Guh</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Alasan yang baik untuk putus baik-baik</title>
		<link>http://guhpraset.wordpress.com/2009/03/30/alasan-yang-baik-untuk-putus-baik-baik/</link>
		<comments>http://guhpraset.wordpress.com/2009/03/30/alasan-yang-baik-untuk-putus-baik-baik/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 29 Mar 2009 23:00:52 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Guh</dc:creator>
				<category><![CDATA[kegilaan]]></category>
		<category><![CDATA[belenggu]]></category>
		<category><![CDATA[cinta]]></category>
		<category><![CDATA[ego]]></category>
		<category><![CDATA[nafsu]]></category>
		<category><![CDATA[sakit hati]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://guhpraset.wordpress.com/?p=1251</guid>
		<description><![CDATA[
Menemukan pasangan yang lebih baik
Memilih yang lebih lebih beragama
Ketemu orang yang lebih dekat dengan tuhan
Mendapatkan pasangan baru yang alat kelaminnya lebih memuaskan
Menemukan yang lebih kaya
Menemukan yang lebih giat bekerja dan menjanjikan
Menemukan yang lebih pintar
Bosan
Tidak ada kemajuan
Harus menghentikan hubungan yang ternyata tak bisa diharapkan
Kamu ternyata tidak berharga
Kamu ternyata hanya buang-buang waktu saya
Kamu ternyata tak pantas dicintai
Apalagi?

 [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=guhpraset.wordpress.com&blog=1165404&post=1251&subd=guhpraset&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><ul>
<li>Menemukan pasangan yang lebih baik</li>
<li>Memilih yang lebih lebih beragama</li>
<li>Ketemu orang yang lebih dekat dengan tuhan</li>
<li>Mendapatkan pasangan baru yang alat kelaminnya lebih memuaskan</li>
<li>Menemukan yang lebih kaya</li>
<li>Menemukan yang lebih giat bekerja dan menjanjikan</li>
<li>Menemukan yang lebih pintar</li>
<li>Bosan</li>
<li>Tidak ada kemajuan</li>
<li>Harus menghentikan hubungan yang ternyata tak bisa diharapkan</li>
<li>Kamu ternyata tidak berharga</li>
<li>Kamu ternyata hanya buang-buang waktu saya</li>
<li>Kamu ternyata tak pantas dicintai</li>
<li>Apalagi?</li>
</ul>
 Tagged: belenggu, cinta, ego, nafsu, sakit hati <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/guhpraset.wordpress.com/1251/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/guhpraset.wordpress.com/1251/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/guhpraset.wordpress.com/1251/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/guhpraset.wordpress.com/1251/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/guhpraset.wordpress.com/1251/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/guhpraset.wordpress.com/1251/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/guhpraset.wordpress.com/1251/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/guhpraset.wordpress.com/1251/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/guhpraset.wordpress.com/1251/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/guhpraset.wordpress.com/1251/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=guhpraset.wordpress.com&blog=1165404&post=1251&subd=guhpraset&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://guhpraset.wordpress.com/2009/03/30/alasan-yang-baik-untuk-putus-baik-baik/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>24</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/c7604fc5fbb1fe14c398df51eb601a95?s=96&#38;d=monsterid&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Guh</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Setelah Earth Hour, lalu apa?</title>
		<link>http://guhpraset.wordpress.com/2009/03/28/setelah-earth-hour-lalu-apa/</link>
		<comments>http://guhpraset.wordpress.com/2009/03/28/setelah-earth-hour-lalu-apa/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 28 Mar 2009 16:39:50 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Guh</dc:creator>
				<category><![CDATA[teknologi]]></category>
		<category><![CDATA[bbm]]></category>
		<category><![CDATA[earth hour]]></category>
		<category><![CDATA[energi]]></category>
		<category><![CDATA[hidrogen]]></category>
		<category><![CDATA[listrik]]></category>
		<category><![CDATA[sel matahari]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://guhpraset.wordpress.com/?p=1245</guid>
		<description><![CDATA[
Memproduksi sel matahari secara massal, agar harganya terjangkau. Kalau bisa setiap atap dan jendela rumah/perkantoran dilapis bahan ini. Setidaknya siang hari kita tak perlu minta listrik pada PLN.
Serius mengembangkan pembangkit listrik bertenaga hidrogen. Beberapa operator seluler sudah menggunakannya untuk sebagian BTS mereka. Jika ternyata hidrogen bisa dipisahkan dari air dengan sedikit listrik, maka listrik itu [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=guhpraset.wordpress.com&blog=1165404&post=1245&subd=guhpraset&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><ul>
<li>Memproduksi sel matahari secara massal, agar harganya terjangkau. Kalau bisa setiap atap dan jendela rumah/perkantoran dilapis bahan ini. Setidaknya siang hari kita tak perlu minta listrik pada PLN.</li>
<li>Serius mengembangkan pembangkit listrik bertenaga hidrogen. Beberapa operator seluler sudah menggunakannya untuk sebagian BTS mereka. Jika ternyata hidrogen bisa dipisahkan dari air dengan sedikit listrik, maka listrik itu bisa didapat dari sel matahari. Siang hari kita bisa membuat hidrogen, menyimpannya dalam tabung-tabung, untuk digunakan setiap malam atau saat matahari kurang cerah.</li>
<li>Memilih Pemimpin yang mau serius memperjuangkan energi alternatif, tapi tidak melulu lari ke nuklir ;)</li>
<li>Serius menyediakan jalur sepeda untuk para &#8216;biker to work&#8217;, termasuk parkir dan kamar mandi umum biar kantor ga bau keringet. hehe</li>
<li>Pakai kendaraan ber cc kecil saja, walau mampu bayar bensinnya kita alihkan saja dana tersebut untuk hal yang lebih earth friendly</li>
<li>Sebelum tidur matikan komputer semuanya, jangan hanya monitor. Tak perlu download hal-hal yang tidak berguna, seperti porno,  dakwah kebencian, maupun game-game bajakan. Waktu yang jadi luang karena absennya hal-hal tersebut bisa digunakan untuk belajar atau bereksperimen terkait energi alternatif.</li>
<li>Mengajak para pendakwah agama, agar memprovokasi umatnya untuk berlomba-lomba mencipta inovasi dan mengembangkan teknologi terkait energi alternatif. Adakan sayembara, agama yang umatnya berhasil menemukan teknologi aplikatif untuk energi alternatif, mendapatkan hadiah berupa label &#8220;agama canggih yang ajarannya masih relevan, mencerdaskan umat dan bersahabat dengan bumi&#8221; :D</li>
</ul>
<p>Menurut <strong>ANDA</strong>, sebaiknya apa lagi yang harus dilakukan?</p>
<hr /><span style="color:#999999;"><em>* Posting ini dibuat setelah membaca pertanyaan <a href="http://tiyangsae.wordpress.com/" target="_blank">Jazzadict</a> dalam <a href="http://www.plurk.com/p/lik10" target="_blank">plurknya</a>.</em></span></p>
 Tagged: bbm, earth hour, energi, hidrogen, listrik, sel matahari <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/guhpraset.wordpress.com/1245/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/guhpraset.wordpress.com/1245/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/guhpraset.wordpress.com/1245/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/guhpraset.wordpress.com/1245/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/guhpraset.wordpress.com/1245/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/guhpraset.wordpress.com/1245/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/guhpraset.wordpress.com/1245/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/guhpraset.wordpress.com/1245/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/guhpraset.wordpress.com/1245/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/guhpraset.wordpress.com/1245/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=guhpraset.wordpress.com&blog=1165404&post=1245&subd=guhpraset&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://guhpraset.wordpress.com/2009/03/28/setelah-earth-hour-lalu-apa/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>24</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/c7604fc5fbb1fe14c398df51eb601a95?s=96&#38;d=monsterid&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Guh</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>guhpraset.wordpress.com Reloaded</title>
		<link>http://guhpraset.wordpress.com/2009/03/28/guhprasetwordpresscom-reloaded/</link>
		<comments>http://guhpraset.wordpress.com/2009/03/28/guhprasetwordpresscom-reloaded/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 28 Mar 2009 12:51:06 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Guh</dc:creator>
				<category><![CDATA[kegilaan]]></category>
		<category><![CDATA[teknologi]]></category>
		<category><![CDATA[kategori]]></category>
		<category><![CDATA[pemberitahuan]]></category>
		<category><![CDATA[tags]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://guhpraset.wordpress.com/?p=1227</guid>
		<description><![CDATA[Ternyata semua ada harganya. Termasuk untuk mendapatkan kebebasan.
Untuk ngeblog bebas ternyata harus mbayar. Harus berkorban uang, waktu, dan kenyamanan. Harus mau repot memperpanjang yang segala sesuatu yang ternyata kurang panjang. Dan saya tidak tertarik melakukannya. Mungkin belum.
Saya batalkan rencana mulia untuk membuat blog yang lebih dewasa dengan domain co.cc.
Lagipula, sejak adanya blog itu saya malah [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=guhpraset.wordpress.com&blog=1165404&post=1227&subd=guhpraset&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Ternyata semua ada harganya. Termasuk untuk mendapatkan kebebasan.</p>
<p>Untuk ngeblog bebas ternyata <a href="http://guhpraset.co.cc/2009/03/28/cocc-tak-segratis-yang-saya-kira/" target="_blank">harus <em>mbayar</em></a>. Harus berkorban uang, waktu, dan kenyamanan. Harus mau repot memperpanjang yang segala sesuatu yang ternyata kurang panjang. Dan saya tidak tertarik melakukannya. Mungkin belum.</p>
<p>Saya batalkan <a href="http://guhpraset.wordpress.com/2009/03/18/anu-ceritanya-saya-bikin-blog-baru/" target="_blank">rencana</a> mulia untuk membuat blog yang lebih dewasa dengan domain co.cc.</p>
<p>Lagipula, sejak adanya blog itu saya malah jadi sibuk dengan otak-atik plugin maupun theme. Sibuk bersolek sampai semakin malas menulis. Lebih baik sementara ini kembali ke pelukan wordpress.com saja.</p>
<p>Untuk itu, rasanya perlu beres-beres sedikit&#8230;</p>
<ul>
<li>Merapikan tags&#8230;. sudah.</li>
<li>Merapikan kategori&#8230;. masih bingung antara tags dan kategori.</li>
<li>Perlu merapikan hati kata <a href="http://bloggerbercerita.blogspot.com/" target="_blank">Kimi</a>. Bah, apa pula hubungannya.</li>
<li>Mengganti beberapa profil di FB, Plurk, Twitter dll yang susah payah saya arahkan ke co.cc.. sudah.</li>
<li>Profil wordpress.com hampir lupa&#8230; sudah.</li>
<li>Trus?</li>
</ul>
 Tagged: kategori, pemberitahuan, tags <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/guhpraset.wordpress.com/1227/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/guhpraset.wordpress.com/1227/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/guhpraset.wordpress.com/1227/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/guhpraset.wordpress.com/1227/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/guhpraset.wordpress.com/1227/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/guhpraset.wordpress.com/1227/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/guhpraset.wordpress.com/1227/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/guhpraset.wordpress.com/1227/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/guhpraset.wordpress.com/1227/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/guhpraset.wordpress.com/1227/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=guhpraset.wordpress.com&blog=1165404&post=1227&subd=guhpraset&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://guhpraset.wordpress.com/2009/03/28/guhprasetwordpresscom-reloaded/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>12</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/c7604fc5fbb1fe14c398df51eb601a95?s=96&#38;d=monsterid&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Guh</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>9 Jurus Ampuh Membungkam Aidid Safar</title>
		<link>http://guhpraset.wordpress.com/2009/03/19/9-jurus-ampuh-membungkam-aidid-safar/</link>
		<comments>http://guhpraset.wordpress.com/2009/03/19/9-jurus-ampuh-membungkam-aidid-safar/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 19 Mar 2009 08:00:20 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Guh</dc:creator>
				<category><![CDATA[kegilaan]]></category>
		<category><![CDATA[spiritual]]></category>
		<category><![CDATA[agama]]></category>
		<category><![CDATA[aidid safar]]></category>
		<category><![CDATA[buku]]></category>
		<category><![CDATA[islam]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://guhpraset.wordpress.com/?p=1162</guid>
		<description><![CDATA[Anda tahu Aidid Safar? Dia adalah penulis buku Mental Bondage In The Name Of God. Sebuah buku yang mengajukan beberapa sudut pandang yang &#8220;beda&#8221; dalam memahami Islam dengan berpedoman pada Al Quran.
Saya baru membaca PDFnya (dengan sekilas). Menurut saya, walaupun dia menawarkan pemahaman Islam yang lebih damai, yang tanpa terror maupun pemaksaan, tapi efek samping [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=guhpraset.wordpress.com&blog=1165404&post=1162&subd=guhpraset&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Anda tahu Aidid Safar? Dia adalah penulis buku <a href="http://www.amazon.com/Mental-Bondage-Name-Aidid-Safar/dp/1412065410" target="_blank">Mental Bondage In The Name Of God</a>. Sebuah buku yang mengajukan beberapa sudut pandang yang &#8220;beda&#8221; dalam memahami Islam dengan berpedoman pada Al Quran.</p>
<p>Saya baru membaca <a href="http://www.aididsafar.com/pdf/Mental%20Bondage.pdf" target="_blank">PDF</a>nya (dengan sekilas). Menurut saya, walaupun dia menawarkan pemahaman Islam yang lebih damai, yang tanpa terror maupun pemaksaan, tapi efek samping wacana yang ditawarkan sangatlah merugikan para Ulama, terutama yang menuhankan Hadist. Wacana tentang posisi Hadist terhadap Quran, juga tentang &#8217;sepenting apa sih posisi ulama&#8217; dalam memahami pesan-pesan dalam Quran sampai siapa yang harusnya punya otoritas dalam memaksakannya pada manusia dibahas dengan bersandar pada ayat-ayat Qur&#8217;an.</p>
<p>Tidak hanya Ulama Islam sedunia, bahkan Kerajaan Saud pun dapat ikut dirugikan. Penjelasan Aidid tentang Ka&#8217;bah dan ibadah Haji mungkin saja membuat pembacanya tergerak untuk berhenti membuang uang demi naik haji berulang kali, mungkin jadi hanya sekali saja, atau malah memilih tidak pernah berangkat sama sekali.</p>
<p>Gara-gara internet, wacana-wacana sesat macam itu semakin hari jadi semakin mudah kita akses. Terlalu mudah hingga jadi ancaman bagi keimanan kita. Karena itulah, dengan sedikit bantuan Google yang Lumayan Maha Tahu, saya coba kumpulkan beberapa jurus untuk melindungi Agama, Iman dan Tuhan anda dari hasutan Aidid dan orang-orang sejenisnya.</p>
<ol>
<li>Katakan bahwa semua yang Aidid sampaikan adalah sampah dan yakinilah pernyataan anda sendiri sebagai kebenaran sejati.</li>
<li>Katakan bahwa dia sebenarnya tidak mengerti Bahasa Arab sedikitpun, kerjanya dia hanya membual saja</li>
<li>Yakini bahwa dia bukan orang Arab, karena itulah dia tidak berhak untuk memahami Qur&#8217;an dengan cara baru yang tidak sesuai ajaran Arab.</li>
<li>Jika anda tidak bisa membaca bahasa inggris, bersyukurlah. Jangan belajar bahasa itu. Banyak tulisan yang merusak iman ditulis dalam bahasa Inggris. Jangan biarkan anak anda belajar bahasa Inggris, ajarkan bahasa Arab saja, itupun sebisa mungkin hanya sebatas menyanyikannya, jangan sampai dia tertarik cari tahu apa artinya.</li>
<li>Yakinilah bahwa keyakinan dan pemahaman anda saat ini sudah yang paling benar, tidak mungkin dan tidak akan ada yang lebih benar lagi, karena pemahaman anda sudah yang paling benar sedunia akhirat.</li>
<li>Yakinilah bahwa dia adalah agen kafirisasi yang ditugaskan oleh agama lain untuk merusak Iman. Atau jika Aidid tampak mengkritisi semua agama, maka tuduh lah dia sebagai agen atheis yang dilaknati Tuhan.</li>
<li>Bahasa Arab adalah bahasa yang paling hebat sedunia akhirat. Kadang sebuah kata bisa memiliki banyak makna. Saat Aidid (atau siapapun) menawarkan pemaknaan yang berbeda dari ajaran yang kita terima selama ini, maka yakinilah bahwa dia itu bukan siapa-siapa. Yang berhak memilih makna mana yang diwakili oleh setiap kata hanyalah para Ulama Arab di jaman dahulu. Bukan siapapun di jaman sekarang, apalagi Aidid yang pikirannya ga jelas itu.</li>
<li>Jangan sekali-kali menggunakan akal apalagi menuhankan akal. Kalaupun terpaksa menggunakan, gunakan hanya untuk membela keyakinan anda. Hanya untuk membuat pembenaran. Bagaimanapun, Aidid hanya akal-akalan saja untuk membual dengan mengatasnamakan Quran.</li>
<li>Demi membela agama, baik ad-hominem, fitnah bahkan sampai pembunuhan sekeji apapun telah sering kita halalkan. Tak sepantasnya anda malah ragu dalam hal sepenting ini. Jangan biarkan setan menyelipkan keraguan di hati anda.</li>
</ol>
<p>Tentu saja masih banyak jurus lain yang bisa diusulkan. Silakan berbagi cara yang menurut anda lebih jitu.</p>
<p>Sekarang saya ucapkan selamat. Anda yang sudah membaca posting ini boleh bersyukur. Jika suatu saat nanti menemukan saya (atau orang lain) membahas isi buku tersebut, anda sudah lebih aman karena telah mengetahui caranya menjaga iman.  Jurus-jurus ampuh tersebut juga akan melindungi anda dari wacana-wacana sesat lainnya. Sekali lagi, selamat!</p>
 Tagged: agama, aidid safar, buku, islam <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/guhpraset.wordpress.com/1162/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/guhpraset.wordpress.com/1162/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/guhpraset.wordpress.com/1162/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/guhpraset.wordpress.com/1162/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/guhpraset.wordpress.com/1162/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/guhpraset.wordpress.com/1162/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/guhpraset.wordpress.com/1162/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/guhpraset.wordpress.com/1162/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/guhpraset.wordpress.com/1162/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/guhpraset.wordpress.com/1162/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=guhpraset.wordpress.com&blog=1165404&post=1162&subd=guhpraset&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://guhpraset.wordpress.com/2009/03/19/9-jurus-ampuh-membungkam-aidid-safar/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>54</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/c7604fc5fbb1fe14c398df51eb601a95?s=96&#38;d=monsterid&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Guh</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>