<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Guh</title>
	<atom:link href="http://guhpraset.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://guhpraset.wordpress.com</link>
	<description></description>
	<lastBuildDate>Fri, 27 Jan 2012 04:16:53 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='guhpraset.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://1.gravatar.com/blavatar/9a9443819a263a01894f04a32fb4ef25?s=96&#038;d=http%3A%2F%2Fs2.wp.com%2Fi%2Fbuttonw-com.png</url>
		<title>Guh</title>
		<link>http://guhpraset.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://guhpraset.wordpress.com/osd.xml" title="Guh" />
	<atom:link rel='hub' href='http://guhpraset.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Dukung Penertiban Rumah Ibadah</title>
		<link>http://guhpraset.wordpress.com/2012/01/16/dukung-penertiban-rumah-ibadah/</link>
		<comments>http://guhpraset.wordpress.com/2012/01/16/dukung-penertiban-rumah-ibadah/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 16 Jan 2012 05:01:23 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Guh</dc:creator>
				<category><![CDATA[Bebas]]></category>
		<category><![CDATA[Pikiran]]></category>
		<category><![CDATA[agama]]></category>
		<category><![CDATA[kekuatan doa]]></category>
		<category><![CDATA[polusi suara]]></category>
		<category><![CDATA[riya]]></category>
		<category><![CDATA[sound meter]]></category>
		<category><![CDATA[tuhan]]></category>
		<category><![CDATA[yasmin]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://guhpraset.wordpress.com/?p=2290</guid>
		<description><![CDATA[Masih ingat kasus GKI Yasmin? Itu lho Gereja yang dilarang oleh Diani Budiarto sang hyang walikota Bogor. Sampai kemarin juga masih bermasalah. Sepertinya memang akan dibiarkan berlarut-larut karena Bapak chubby nan tak tegas dari Cikeas tidak tampak bakal melakukan sesuatu yang keras. Mungkin beliau mencontoh prilaku Tuhan yang gemar membiarkan konflik, tidak pernah turun menengahi, [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=guhpraset.wordpress.com&amp;blog=1165404&amp;post=2290&amp;subd=guhpraset&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Masih ingat kasus GKI Yasmin? Itu lho Gereja yang dilarang oleh <a href="http://nasional.kompas.com/read/2011/06/25/02484076/Wali.Kota.Bogor.Akui.Nikahi.Gadis.19.Tahun" target="_blank">Diani Budiarto</a> sang hyang walikota Bogor.</p>
<p>Sampai kemarin juga masih bermasalah. Sepertinya memang akan dibiarkan berlarut-larut karena Bapak <a href="http://www.urbandictionary.com/define.php?term=chubby">chubby</a> nan tak tegas dari Cikeas tidak tampak bakal melakukan sesuatu yang keras. Mungkin beliau mencontoh prilaku Tuhan yang gemar membiarkan konflik, tidak pernah turun menengahi, terutama ketika semua pihak yang bertikai sama-sama mengatasnamakan namaNya.</p>
<p>Dan konflik sejenis pasti akan terus berulang selama aturannya tidak jelas.</p>
<p>Menurut saya, <strong>harus segera dibuat peraturan yang tegas</strong> dan jelas serta keras untuk menertibkan rumah-rumah ibadah. Tidak terbatas pada gereja, tapi juga terhadap masjid dan rumah-rumah ibadah dari agama dan sekte apapun. Terhaadp semuanya tanpa pandang bulu.</p>
<p>Harus diatur jarak yang aman dari pemukiman/peradaban, terutama soal berapa besar gangguan yang boleh ditimpakan pada lingkungan sekitar.</p>
<p>Misalnya urusan parkir, mungkin punglinya menyenangkan tukang parkir liar, tapi separah apa kemacetan yang dihasilkan? Harus diatur supaya tidak jadi ajang pamer mobil mewah yang diparkir sampai ketengah jalan.</p>
<p>Juga masalah polusi suara. Sebagian besar umat mungkin yakin bahwa semakin keras kita berdoa maka bakal semakin didengar Tuhan. Tapi kegiatan doa harus diatur agar tidak mengganggu ketenangan atau bahkan merusak kesehatan organ pendengaran warga sekitar.</p>
<div id="attachment_2297" class="wp-caption aligncenter" style="width: 310px"><a href="http://guhpraset.files.wordpress.com/2012/01/indonesia-islamic-defenders-front-fpi-2011-09-03.jpg"><img class="size-medium wp-image-2297" title="Dengarkan aku Lah!" src="http://guhpraset.files.wordpress.com/2012/01/indonesia-islamic-defenders-front-fpi-2011-09-03.jpg?w=300&#038;h=200" alt="" width="300" height="200" /></a><p class="wp-caption-text">Dengarkan doaku, Lah!!!</p></div>
<p>Khusus untuk polusi suara dari rumah ibadah, saya termasuk salah satu korbannya. Kebetulan dibeberapa tempat dimana saya numpang tidur selalu dekat rumah ibadah yang jamaahnya rajin sekali berdoa pakai pengeras suara yang disetel sekeras-kerasnya.</p>
<p>Dari jarak kira-kira setengah kilo meter lebih, menggunakan aplikasi <a href="https://market.android.com/details?id=kr.sira.sound" target="_blank">Sound Meter</a>, saya coba ukur berapa desibel polusi suara yang dipancarkan. Ternyata radiasi yang diterima masih lebih dari 70dB. Seorang ibu bahkan dapat berdoa dengan kekuatan lebih dari 80dB nonstop selama lebih dari satu menit. Dan biasanya, acara doa berlangsung lebih dari 2 (dua) jam!!! Betapa sangat amat tidak nyaman di telinga. Bayangkan jika di sekitar rumah ibadah ada warga yang  sakit gigi atau kanker darah dan sangat butuh beristirahat.</p>
<p>Jika punya akses ke gadget ber-Android, cobalah Anda install aplikasi yang dibutuhkan, lalu ukur berapa kekuatan doa yang dipancarkan rumah ibadah sekitar Anda. Semoga nanti bisa kita jadikan masukkan untuk Pak Dian yang sedang bersemangat menertibkan rumah-rumah ibadah. Jika perlu, kita ajukan juga datanya ke DPR plus media mainstream agar dapat segera ditindaklanjuti dan dipublikasi secara nasional.</p>
<p>Yuk, mari kita dukung penertiban rumah-rumah ibadah yang mengganggu kenyamanan dan kesehatan umat manusia.</p>
<p><strong>Link terkait:</strong></p>
<ul>
<li><a title="Sound Meter, tersedia gratis di Android Market" href="https://market.android.com/details?id=kr.sira.sound" target="_blank">Download aplikasi sound meter</a> dari Android market (silakan coba juga app yang lain, mungkin ada yang lebih baik). Atau gunakan alat khusus kalau ada.</li>
<li><a title="Doa kami sekuat ini, doa kalian gimana?" href="http://youtu.be/y1FPzT8l9Ag" target="_blank">Klip video bukti kekuatan doa ibu-ibu pengajian</a> (youtube)</li>
</ul>
<p>- &#8211; - &#8211; - &#8211; -</p>
<p>Btw, gambar ilustrasi dicomot dari <a href="http://weaselzippers.us/2012/01/03/indonesia-bumper-sticker-advocating-friendly-islam-sends-muslim-hard-liners-into-a-frenzy-attack-church/">Weasel Zippers</a></p>
<br />Filed under: <a href='http://guhpraset.wordpress.com/category/bebas/'>Bebas</a>, <a href='http://guhpraset.wordpress.com/category/pikiran/'>Pikiran</a> Tagged: <a href='http://guhpraset.wordpress.com/tag/agama/'>agama</a>, <a href='http://guhpraset.wordpress.com/tag/kekuatan-doa/'>kekuatan doa</a>, <a href='http://guhpraset.wordpress.com/tag/polusi-suara/'>polusi suara</a>, <a href='http://guhpraset.wordpress.com/tag/riya/'>riya</a>, <a href='http://guhpraset.wordpress.com/tag/sound-meter/'>sound meter</a>, <a href='http://guhpraset.wordpress.com/tag/tuhan/'>tuhan</a>, <a href='http://guhpraset.wordpress.com/tag/yasmin/'>yasmin</a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/guhpraset.wordpress.com/2290/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/guhpraset.wordpress.com/2290/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/guhpraset.wordpress.com/2290/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/guhpraset.wordpress.com/2290/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/guhpraset.wordpress.com/2290/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/guhpraset.wordpress.com/2290/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/guhpraset.wordpress.com/2290/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/guhpraset.wordpress.com/2290/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/guhpraset.wordpress.com/2290/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/guhpraset.wordpress.com/2290/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/guhpraset.wordpress.com/2290/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/guhpraset.wordpress.com/2290/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/guhpraset.wordpress.com/2290/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/guhpraset.wordpress.com/2290/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=guhpraset.wordpress.com&amp;blog=1165404&amp;post=2290&amp;subd=guhpraset&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://guhpraset.wordpress.com/2012/01/16/dukung-penertiban-rumah-ibadah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>20</slash:comments>
	
		<media:content url="" medium="image">
			<media:title type="html">Guh</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://guhpraset.files.wordpress.com/2012/01/indonesia-islamic-defenders-front-fpi-2011-09-03.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">Dengarkan aku Lah!</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Menuju DPD yang Eksis dan Bermanfaat</title>
		<link>http://guhpraset.wordpress.com/2011/12/31/menuju-dpd-yang-eksis-dan-bermanfaat/</link>
		<comments>http://guhpraset.wordpress.com/2011/12/31/menuju-dpd-yang-eksis-dan-bermanfaat/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 31 Dec 2011 03:00:11 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Guh</dc:creator>
				<category><![CDATA[Pikiran]]></category>
		<category><![CDATA[dpd]]></category>
		<category><![CDATA[indonesia]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://guhpraset.wordpress.com/?p=2255</guid>
		<description><![CDATA[Seandainya saya menjadi anggota DPD RI, pertama-tama saya akan malu. Karena sebagaimana kita lihat di lapangan, banyak yang tak tahu DPD itu apa dan untuk apa. Sangat amat tidak eksis di hati rakyat. Bagi sebagian dari yang tahu, DPD hanyalah simpul aneh birokrasi yang menghabiskan uang rakyat tanpa punya manfaat  jelas. Hanya magabut. Makan gaji [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=guhpraset.wordpress.com&amp;blog=1165404&amp;post=2255&amp;subd=guhpraset&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Seandainya saya menjadi anggota DPD RI, pertama-tama saya akan malu. Karena sebagaimana kita lihat di lapangan, banyak yang tak tahu DPD itu apa dan untuk apa. Sangat amat tidak eksis di hati rakyat.</p>
<p>Bagi sebagian dari yang tahu, DPD hanyalah simpul aneh birokrasi yang menghabiskan uang rakyat tanpa punya manfaat  jelas. Hanya magabut. Makan gaji buta. Bahkan lomba &#8220;<a href="http://lomba.dpd.go.id/"><strong>Andai Saya Menjadi Anggota DPD RI</strong></a>&#8221; juga dituduh sekedar ritual menghabiskan sisa anggaran akhir tahun, sebagaimana yang biasa terjadi di berbagai departemen negara ini.</p>
<p>Tentu tak semua salah DPD. Yang menganggap magabut mungkin belum tahu bahwa  keterbatasan dan ketidakjelasan dari <a href="http://dpd.go.id/profil/fungsi-tugas-wewenang/">fungsi, tugas dan wewenang</a> memang dapat dijadikan pembenaran untuk magabut. Magabut sambil menunggu &#8220;orang pusat&#8221; yang kerjanya luar biasa lambat.</p>
<p>Padahal, DPD itu perwakilan yang (harusnya) paling dekat dengan rakyat.</p>
<p>Sekarang, dengan segala keterbatasan dan ketidakjelasan yang ada, apa yang dapat dilakukan agar manfaat dan eksistensi DPD dapat lebih dirasakan rakyat?</p>
<p>Caranya dengan mengajak semua anggota DPD untuk <span style="text-decoration:underline;">dengan segala cara</span> segera mewujudkan beberapa poin berikut ini:</p>
<ol>
<li>Hubungkan setiap desa dengan internet, tentunya dengan kecepatan yang sesuai perkembangan zaman. Yang wajib terhubung pertama kali adalah kantor desa dan sekolah-sekolah. Sediakan wifi dan fasilitasi warga yang belum mampu terhubung dengan hardware sendiri.</li>
<li>Latih setiap aparat desa hingga efektif menggunakan internet terutama untuk menyampaikan perkembangan terkini pada &#8216;kita&#8217;. Berhasil sampai poin ini saja akan membuat DPD selalu awas akan perkembangan terkini dari tiap pelosok yang diwakili. DPD segera tahu apa yang harus diperbaiki, dikembangkan, dipromosikan, dipasarkan. Semuanya tanpa boros keliling secara fisik.</li>
<li>Pandu dan fasilitasi warga untuk memanfaatkan internet dalam menemukan informasi-informasi yang dapat meningkatkan usahanya, lingkungannya dan kualitas hidupnya. Misalnya, hubungkan petani secara online, selain dengan sesamanya juga dengan pakar-pakar pertanian, sumber bibit, penjual pupuk dan pestisida termurah terbaik, hingga ke informasi pemasaran. Itu akan menekan biaya tanam, membebaskan dari ketergantungan pada tengkulak yang zalim, meningkatkan kualitas panen, memudahkan pemasaran dan akhirnya meningkatkan kualitas hidup mereka.</li>
<li>Buka portal untuk mendengar aspirasi rakyat (sekaligus untuk kontrol atas kinerja aparat di lapangan). Pastikan nasib suara rakyat yang masuk lebih baik dari yang selama ini ternistakan di <a href="http://www.presidenri.go.id/index.php/layanan/sms/index.html">SMS9449</a>. Libatkan pakar yang ahli dalam bidang &#8220;customer care&#8221;. Publikasikan juga hasil kerja DPD disitu secara buka-bukaan. Poin 4 ini terpenting karena akan membedakan nasib kita dari negara macam USA dimana internet lebih merata tapi korup dan budegnya pemerintahan tetap luar biasa.</li>
</ol>
<p>Terwujudnya 4 poin diatas akan membuat DPD mampu mendengar dan merespon aspirasi rakyat dengan lebih cepat.</p>
<p>Lebih dekat dengan rakyat, DPD akan jadi lebih eksis dan lebih bermanfaat.</p>
<p>Oh, untuk menekan biaya secara luar biasa dan menjauhkan calo, konsultasi dan libatkan orang-orang seperti <a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Onno_W._Purbo">Onno Purbo</a>. Biaya yang harusnya milyaran untuk setiap menara komunikasi dapat ditekan hingga puluhan juta saja. Turunnya nilai rupiah tentu tidak  disukai oleh oknum-oknum yang biasa mendapat sekian persen dari total transaksi. Tapi sekali-sekali, semua bekerja serius untuk rakyat kan bakal terlihat bagus :)</p>
<p>Sekian, terima kasih.</p>
<br />Filed under: <a href='http://guhpraset.wordpress.com/category/pikiran/'>Pikiran</a> Tagged: <a href='http://guhpraset.wordpress.com/tag/dpd/'>dpd</a>, <a href='http://guhpraset.wordpress.com/tag/indonesia/'>indonesia</a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/guhpraset.wordpress.com/2255/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/guhpraset.wordpress.com/2255/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/guhpraset.wordpress.com/2255/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/guhpraset.wordpress.com/2255/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/guhpraset.wordpress.com/2255/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/guhpraset.wordpress.com/2255/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/guhpraset.wordpress.com/2255/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/guhpraset.wordpress.com/2255/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/guhpraset.wordpress.com/2255/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/guhpraset.wordpress.com/2255/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/guhpraset.wordpress.com/2255/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/guhpraset.wordpress.com/2255/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/guhpraset.wordpress.com/2255/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/guhpraset.wordpress.com/2255/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=guhpraset.wordpress.com&amp;blog=1165404&amp;post=2255&amp;subd=guhpraset&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://guhpraset.wordpress.com/2011/12/31/menuju-dpd-yang-eksis-dan-bermanfaat/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="" medium="image">
			<media:title type="html">Guh</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Indahnya Keberagamaan</title>
		<link>http://guhpraset.wordpress.com/2011/12/23/indahnya-keberagamaan/</link>
		<comments>http://guhpraset.wordpress.com/2011/12/23/indahnya-keberagamaan/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 23 Dec 2011 07:34:49 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Guh</dc:creator>
				<category><![CDATA[Pikiran]]></category>
		<category><![CDATA[agama]]></category>
		<category><![CDATA[kebhinekaan]]></category>
		<category><![CDATA[tuhan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://guhpraset.wordpress.com/?p=2247</guid>
		<description><![CDATA[Rencananya, jika natal nanti Jemaat Gereja Kristen Indonesia (GKI) Yasmin menggelar puji-pujian untuk Tuhan, maka sekitar 2000-3000 massa Keluarga Muslim Bogor (KMB) sudah siap untuk bergabung dan ikut menggelar puja-puji bagi Tuhan di depan bangunan gereja. Indah sekali bukan? Walau beda agama, beda doktrinasi, beda cara, sering bertengkar, tapi akhirnya sudi menggelar puji-pujian bersama di [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=guhpraset.wordpress.com&amp;blog=1165404&amp;post=2247&amp;subd=guhpraset&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div id="attachment_2248" class="wp-caption alignright" style="width: 149px"><a href="http://guhpraset.files.wordpress.com/2011/12/ultimatumkmbtogki.png"><img class="size-thumbnail wp-image-2248" title="UltimatumKMBtoGKI" src="http://guhpraset.files.wordpress.com/2011/12/ultimatumkmbtogki.png?w=139&#038;h=150" alt="" width="139" height="150" /></a><p class="wp-caption-text">Klik gambar untuk memperbesar</p></div>
<p><a href="http://www.republika.co.id/berita/nasional/umum/11/12/19/lwfp86-keluarga-muslim-bogor-ultimatum-jemaat-gereja-yasmin" target="_blank">Rencananya</a>, jika natal nanti Jemaat Gereja Kristen Indonesia (GKI) Yasmin menggelar puji-pujian untuk Tuhan, maka sekitar 2000-3000 massa Keluarga Muslim Bogor (KMB) sudah siap untuk bergabung dan ikut menggelar puja-puji bagi Tuhan di depan bangunan gereja.</p>
<p>Indah sekali bukan? Walau beda agama, beda doktrinasi, beda cara, sering bertengkar, tapi akhirnya sudi menggelar puji-pujian bersama di lokasi yang sangat berdekatan. *terharubiru*</p>
<p>Malam itu pasti akan banyak yang terharu karena fenomena kebersamaan yang sangat tidak biasa. DAN pasti banyak yang bakal terperangah karena agama mulai berubah, yang tadinya cuma pupuk fanatisme, alat pemicu konflik, dan senjata pengalih perhatian mainan penguasa&#8230; ternyata mulai berubah menjadi alat pemersatu rakyat !</p>
<p>Keren.</p>
<p>Tuhan pasti juga akan bergembira ria karena bergelimang pujian dari ribuan manusia yang berkumpul  di sana :))</p>
<p style="text-align:center;"><strong>Selamat Natal, </strong><br />
<strong>Selamat Tahun Baru,</strong><br />
<strong>Semoga kedamaian&#8230;<br />
dan akal sehat selalu mewarnai setiap langkah kita</strong>.</p>
<p style="text-align:center;">
<br />Filed under: <a href='http://guhpraset.wordpress.com/category/pikiran/'>Pikiran</a> Tagged: <a href='http://guhpraset.wordpress.com/tag/agama/'>agama</a>, <a href='http://guhpraset.wordpress.com/tag/kebhinekaan/'>kebhinekaan</a>, <a href='http://guhpraset.wordpress.com/tag/tuhan/'>tuhan</a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/guhpraset.wordpress.com/2247/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/guhpraset.wordpress.com/2247/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/guhpraset.wordpress.com/2247/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/guhpraset.wordpress.com/2247/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/guhpraset.wordpress.com/2247/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/guhpraset.wordpress.com/2247/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/guhpraset.wordpress.com/2247/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/guhpraset.wordpress.com/2247/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/guhpraset.wordpress.com/2247/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/guhpraset.wordpress.com/2247/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/guhpraset.wordpress.com/2247/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/guhpraset.wordpress.com/2247/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/guhpraset.wordpress.com/2247/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/guhpraset.wordpress.com/2247/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=guhpraset.wordpress.com&amp;blog=1165404&amp;post=2247&amp;subd=guhpraset&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://guhpraset.wordpress.com/2011/12/23/indahnya-keberagamaan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>15</slash:comments>
	
		<media:content url="" medium="image">
			<media:title type="html">Guh</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://guhpraset.files.wordpress.com/2011/12/ultimatumkmbtogki.png?w=139" medium="image">
			<media:title type="html">UltimatumKMBtoGKI</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Diskriminasi HIV Don Bosco dari berbagai sudut</title>
		<link>http://guhpraset.wordpress.com/2011/12/02/diskriminasi-hiv-don-bosco-dari-berbagai-sudut/</link>
		<comments>http://guhpraset.wordpress.com/2011/12/02/diskriminasi-hiv-don-bosco-dari-berbagai-sudut/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 02 Dec 2011 08:30:15 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Guh</dc:creator>
				<category><![CDATA[Pikiran]]></category>
		<category><![CDATA[anak]]></category>
		<category><![CDATA[diskriminasi]]></category>
		<category><![CDATA[HIV]]></category>
		<category><![CDATA[pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[zombie]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://guhpraset.wordpress.com/?p=2215</guid>
		<description><![CDATA[Immi batal sekolah di Don Bosco karena Ayahnya mengidap AIDS/HIV positif. Dilihat dari pihak keluarga Immi, ini jelas diskriminasi. Yang HIV positif kan hanya Ayah, kenapa Immi yang sehat dan bebas HIV tidak boleh sekolah di situ? Ini SMS pemecatan yang diberitakan Detik: Yth Bpk/Ibu orangtua Zipporah Imogen Divine. Setelah rapat dengan Team dan Koord [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=guhpraset.wordpress.com&amp;blog=1165404&amp;post=2215&amp;subd=guhpraset&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:left;">Immi batal sekolah di Don Bosco karena Ayahnya mengidap AIDS/HIV positif.</p>
<p style="text-align:left;">Dilihat dari pihak keluarga Immi, ini jelas diskriminasi. Yang HIV positif kan hanya Ayah, kenapa Immi yang sehat dan bebas HIV tidak boleh sekolah di situ?</p>
<p style="text-align:left;">Ini SMS pemecatan yang diberitakan <a href="http://www.detiknews.com/read/2011/12/01/164956/1780400/10/inilah-sms-pemecatan-dari-sd-don-bosco-kelapa-gading-untuk-immi" target="_blank">Detik</a>:</p>
<blockquote><p>Yth Bpk/Ibu orangtua Zipporah Imogen Divine. Setelah rapat dengan Team dan Koord Penerimaan Siswa Baru yayasan kami dengan berat hati memutuskan bahwa kami <strong>membatalkan keputusan menerima Imi</strong> sebagai calon siswa SDDon Bosco 1 Kelapa Gading. Hal ini <strong>disebabkan beberapa calon orangtua siswa lain menolak keberadaan Imi</strong>. Mohon maaf dan pengertiannya. Hartanto SD DB 1.</p></blockquote>
<p style="text-align:left;">Immi sudah diterima sebagai siswa, sudah siap-siap jadi murid di sekolah yang sepertinya keren. Tapi karena ada beberapa calon orang tua siswa lain menolak, dia pun batal diterima di sekolah impian.</p>
<p style="text-align:left;">Sebagai orang empatik, saya jelas prihatin&#8230;</p>
<p style="text-align:left;">Tapi saya juga lumayan rasional, karena itu saya juga mencoba melihat (dan menduga-duga) bagaimana jika kasus ini dilihat dari sudut-sudut yang lain.</p>
<p style="text-align:left;">Pertama, mencoba memahami pikiran orang tua murid yang menolak Immi.</p>
<p style="text-align:left;">Mungkinkah mereka khawatir anaknya ketularan HIV? Kira-kira apa sih pembenaran penolakan itu?</p>
<p style="text-align:left;">Kemungkinannya kecil sekali jika anak usia SD bakal ngeseks sembarangan dengan sesamanya. Kemungkinan yang lebih besar mungkin justru dari resiko si anak jadi korban <a href="https://en.wikipedia.org/wiki/Catholic_sex_abuse_cases" target="_blank">pelecehan seksual</a> bertema agama. Tapi kasus macam itu pelakunya pasti orang yang lebih tua dan lebih ngerti agama, bukan anak seumuran.</p>
<p style="text-align:left;"><a href="http://guhpraset.files.wordpress.com/2011/12/zombie_school_girl.jpg"><img class="alignright  wp-image-2226" style="margin-left:3px;" title="Zombie_School_Girl" src="http://guhpraset.files.wordpress.com/2011/12/zombie_school_girl.jpg?w=200&#038;h=142" alt="" width="200" height="142" /></a><em>Oke, kemungkinan tertular lewat aktivitas seks memang kecil. Tapi kan<a href="https://en.wikipedia.org/wiki/HIV#Blood_products" target="_blank"> HIV juga menular melalui kontak darah</a>!! Siapa tahu suatu hari ada wabah zombie, lalu Ayah yang sudah jadi zombie menggigit Immi, lalu Immi yang kemudian berubah jadi zombie tetap berangkat sekolah dan menggigit semua guru dan teman-temannya&#8230; Darah-darah berceceran dan muncrat kemana-mana&#8230; Tuh, bisa ketularan HIV juga kan?</em></p>
<p style="text-align:left;">Aih&#8230; Alasan gila nan paranoid itu tentu saja bikinan saya  sendiri. Tapi ketakutan memang bisa dimengerti kok.</p>
<p style="text-align:left;">Namanya orang tua pasti selalu khawatir dengan keselamatan anak-anaknya. Pasti ingin melindungi anaknya dari segala ancaman, mulai dari penyakit hingga api neraka. Bahkan kalau perlu akan melakukan kekerasan dan mengorbankan pihak lain, sebagaimana yang beberapa orang tua lakukan terhadap Immi. Kalau ketakutan sudah terlalu pekat, pasti sulit bikin keputusan menggunakan akal sehat.</p>
<p style="text-align:left;">Kedua, sekarang lihat coba dari sudut pandang bisnis.</p>
<p style="text-align:left;">Andaikan saya pedagang yang punya pelanggan cuma sekian ratus. Lalu sebagian konsumen bersepakat untuk memaksa saya berhenti menjual pada seseorang, sebutlah namanya X. Menurut Anda, apa pilihan saya?</p>
<p style="text-align:left;">Jika saya membela hak X, sekelompok konsumen pemaksa tadi mungkin akan berhenti jadi pelanggan saya dan beralih ke pedagang lain. Lebih parah, mungkin menyebarkan kebenciannya dan memprovokasi konsumen lain untuk beramai-ramai meninggalkan dagangan saya. Bisnis saya terganggu. Dapur saya terganggu. Kelangsungan hidup saya terancam.</p>
<p style="text-align:left;">Demi kelestarian hidup saya, pasti saya cenderung untuk patuh. Daripada bisnis terancam lebih baik mengorbankan si X.</p>
<p style="text-align:left;">Segitu tanpa sedikitpun membahas alasan ketidaksukaan pada X lho!</p>
<p style="text-align:left;">Dan mungkin memang tak perlu alasan. Karena alasan se-rasional atau se-absurd apapun, ancaman yang ditimbulkan terhadap kelangsungan bisnis saya sudah sangat jelas. Dan itu akan jadi pertimbangan utama saya dalam membuat keputusan.</p>
<p style="text-align:left;">Wajar sih. Lembaga apapun dimanapun, pasti cenderung bikin keputusan yang berpihak pada kelestarian diri. Lembaga agama, sampai negara sekalipun selalu berusaha menjaga kelestarian dirinya. Dengan segala cara.</p>
<p style="text-align:left;">Mungkin saja pihak yayasan juga merasa seperti itu. Mungkin tak ada gunanya menjelaskan bahwa Immi sehat dan kecil sekali kemungkinannya bakal menularkan HIV pada anak lain. Mungkin malah sudah berusaha menjelaskan, tapi apa daya, orang tua siswa lain sudah terlanjur <span style="text-decoration:underline;">dikuasai ketakutan</span> hingga tidak mampu lagi menerima penjelasan rasional. Akhirnya mengorbankan Immi jadi satu-satunya pilihan demi keselamatan sebanyak mungkin pihak.</p>
<p style="text-align:left;">Ketiga dan terakhir deh, sudah mulai terlalu panjang nih.</p>
<p style="text-align:left;">Ini bagian yang paling saya suka. Dari sudut pandang saya sendiri. Setelah sok adil dan merasa sudah melihat dari beberapa sisi lain, sekarang waktunya bikin opini subyektif yang penuh penghakiman&#8230;</p>
<p style="text-align:left;">Menurut saya Immi sekeluarga tak perlu terlalu kecewa. Toh sekolah yang menolak Immi sepertinya tidak bagus-bagus amat. Paling tidak menurut penilaian saya begitu.</p>
<p style="text-align:left;">Bisa dicek di situs resminya. Halaman <a href="http://sd1.sekolahdonbosco.org/beranda-sekolah/kurikulum/agama">kurikulum agama</a> jauh lebih diperhatikan daripada kurikulum ilmu pengetahuan yang lain. Halaman agama diisi penuh penjelasan, sedangkan halaman ilmu pengetahuan lain, terutama <a href="http://sd1.sekolahdonbosco.org/beranda-sekolah/kurikulum/ilmu-pengetahuan-alam">IPA</a> dibiarkan kosong. Jika situs tersebut memang mewakili sekolah, sepertinya terlalu berat pada pelajaran agama. Setidaknya hingga jam 13 WIB, 2 Desember 2011 masih terlihat seperti itu.</p>
<p style="text-align:left;">Tentu tidak adil menilai sebuah sekolah hanya dari situs resminya. Tapi tetap saja, pengunjung kurang berpendidikan macam saya bakal tergoda bertanya, bagaimana sikap lulusan SD tersebut terhadap sains? Bagaimana pula opininya terhadap teori evolusi? Hehe.</p>
<p style="text-align:left;">Sedikit soal agama dan anak-anak. Setahu saya sih, <a title="doktrinasi macam itu abusive, dan abuse itu ndak bagus :)" href="https://en.wikipedia.org/wiki/Religious_abuse#Against_children">doktrinasi agama</a> tidak baik jika dilakukan terhadap anak-anak di bawah umur. Penggunaan terror dan <span style="text-decoration:underline;">ketakutan</span> untuk menguasai dan mengendalikan manusia itu klasik banget, sudah saatnya mulai kita tinggalkan&#8230; Kecuali kalau tujuan kita memang ingin membonsai dan memperbudak. <del></del></p>
<p style="text-align:left;">Sudah lah, kembali pada masalah Immi.</p>
<p style="text-align:left;">Soal Ayah akan <a href="http://www.thejakartapost.com/news/2011/12/02/injustices-shadow-world-aids-day.html" target="_blank">menuntut</a>, atau berbagai pemberitaan atau pemelintiran oleh media, atau <a title="DPR sesalkan diskriminasi penderita HIV" href="http://www.detiknews.com/read/2011/12/02/051538/1780688/10/dpr-sesalkan-sikap-diskriminasi-terhadap-keluarga-penderita-hiv" target="_blank">DPR</a> yang semoga serius dengan sikapnya, biarlah semuanya bergulir. Yang penting jangan lupa untuk segera cari sekolah pengganti.</p>
<p style="text-align:left;">Buat Immi, kalau bisa cari sekolah tuh yang siswa-siswanya punya orang tua keren, berpikiran terbuka dan tidak diperbudak oleh ketakutan.</p>
<p style="text-align:left;">Awas lho, anak-anak biasanya cederung mengikuti apapun contoh orang tuanya. Kalau orang tuanya pada baik, empatik, rasional dan apresiatif, mungkin sekali teman-teman kamu juga sifatnya baik hati, sekalipun bukan dari kalangan berduit. Sebaliknya, jika orang tuanya fanatik, kejam, tega atau sakit jiwa seperti dalam sinetron&#8230;? Hiiy, seraaam. Biar kaya raya, halus mulus seputih keramik tetep aja amit-amit, alamat buruk buat kesehatan jiwa dan pikiran. Jangan sampai terjebak dalam pergaulan dengan anak-anak seperti itu.</p>
<p style="text-align:left;">Ups&#8230; Barusan itu juga sebuah penghakiman tidak fair terhadap anak berdasarkan sifat orang tua lho&#8230; hehe. Sebenarnya hampir sama saja kok. Sebagaimana orang tua HIV belum tentu anaknya HIV,  maka orang tua bersifat jahat, belum pasti juga anaknya bakal mewarisi semua sifat jahatnya. Atau contoh lain: Emaknya matre tukang kawin cere temi <em>harte</em>, belum tentu putrinya yang jelita tumbuh jadi seorang matre yang gampang ganti cowo demi <em>harte</em>&#8230; *sumpah ini bukan curcol*. Tapi ya tetep sih, soal prilaku, pandangan hidup, religiusitas, yang namanya anak biasanya mengikuti contoh orang tua. Biasanya lho.</p>
<p style="text-align:left;">Yang penting jangan terlalu mudah menghakimi dan menggeneralisir, karena bisa saja saat kita dalam kondisi dan latar belakang yang sama, kita akan membuat keputusan yang sama persis dengan orang-orang yang saat ini keputusannya kita benci.</p>
<p style="text-align:left;">Ok deh. Untuk Immi dan semua Anak Manusia, juga semua Orang Tua, saya ucapkan selamat mencari dan mengusahakan lingkungan yang sehat untuk belajar.</p>
<p style="text-align:left;">- &#8211; -</p>
<p style="text-align:left;">Oh, gambar diambil tanpa ijin dari <a href="http://midnightartburn.blogspot.com/2010/10/zombie-school-girl.html" target="_blank">swishypunkgirl</a>.</p>
<p style="text-align:left;"><strong>Update, link penting:</strong></p>
<ul>
<li>Twitter Ayah Immi: <a href="https://twitter.com/#!/fajarjasmin">@fajarjasmin</a></li>
<li>Penjelasan beberapa <a href="http://www.aidsindonesia.or.id/dasar-hiv-aids/mitos">mitos menakutkan soal HIV</a></li>
<li>Sekolah yang dimaksud: <a href="http://sd1.sekolahdonbosco.org">SD Don Bosco I</a></li>
<li>Masalah akhirnya <a title="Don Bosco rectifies ‘ill-informed decision’ on HIV, apologizes" href="http://www.thejakartapost.com/news/2011/12/06/don-bosco-rectifies-ill-informed-decision-hiv-apologizes.html">selesai dengan baik</a>, Pihak DB mengakui kesalahpahaman kemarin disebabkan pihak DB kurang memahami soal HIV. Setelah akhirnya mengerti, Immi pun bisa bersekolah di situ. Don Bosco bahkan berencana mengadakan seminar HIV untuk meningkatkan kesadaran para guru dan orang tua. Baguslah, ternyata label <a href="https://en.wikipedia.org/wiki/John_Bosco">Don Bosco</a> itu bukan cuma asal tempel :)</li>
</ul>
<br />Filed under: <a href='http://guhpraset.wordpress.com/category/pikiran/'>Pikiran</a> Tagged: <a href='http://guhpraset.wordpress.com/tag/anak/'>anak</a>, <a href='http://guhpraset.wordpress.com/tag/diskriminasi/'>diskriminasi</a>, <a href='http://guhpraset.wordpress.com/tag/hiv/'>HIV</a>, <a href='http://guhpraset.wordpress.com/tag/pendidikan/'>pendidikan</a>, <a href='http://guhpraset.wordpress.com/tag/zombie/'>zombie</a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/guhpraset.wordpress.com/2215/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/guhpraset.wordpress.com/2215/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/guhpraset.wordpress.com/2215/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/guhpraset.wordpress.com/2215/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/guhpraset.wordpress.com/2215/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/guhpraset.wordpress.com/2215/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/guhpraset.wordpress.com/2215/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/guhpraset.wordpress.com/2215/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/guhpraset.wordpress.com/2215/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/guhpraset.wordpress.com/2215/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/guhpraset.wordpress.com/2215/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/guhpraset.wordpress.com/2215/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/guhpraset.wordpress.com/2215/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/guhpraset.wordpress.com/2215/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=guhpraset.wordpress.com&amp;blog=1165404&amp;post=2215&amp;subd=guhpraset&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://guhpraset.wordpress.com/2011/12/02/diskriminasi-hiv-don-bosco-dari-berbagai-sudut/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>42</slash:comments>
	
		<media:content url="" medium="image">
			<media:title type="html">Guh</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://guhpraset.files.wordpress.com/2011/12/zombie_school_girl.jpg?w=150" medium="image">
			<media:title type="html">Zombie_School_Girl</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Ciri-ciri Rumah Sakit Maut</title>
		<link>http://guhpraset.wordpress.com/2011/11/22/ciri-ciri-rumah-sakit-maut/</link>
		<comments>http://guhpraset.wordpress.com/2011/11/22/ciri-ciri-rumah-sakit-maut/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 22 Nov 2011 14:00:32 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Guh</dc:creator>
				<category><![CDATA[Pikiran]]></category>
		<category><![CDATA[etika kedokteran]]></category>
		<category><![CDATA[etika rumah sakit]]></category>
		<category><![CDATA[farmasi]]></category>
		<category><![CDATA[kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[masyarakat]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://guhpraset.wordpress.com/?p=2189</guid>
		<description><![CDATA[Berikut adalah hal-hal yang perlu diwaspadai, mungkin saja Rumah Sakit Anda termasuk yang mematikan: Koordinasi yang buruk dan staf yang asal njeplak. Misal, pasien sudah disuruh puasa, katanya mau dibedah sore nanti. Setelah berlapar-haus dalam gelisah hingga petang, akhirnya bertanya kenapa belum dibedah juga. Satu staf bilang dokternya masih membedah pasien lain. Staf lain bilang si [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=guhpraset.wordpress.com&amp;blog=1165404&amp;post=2189&amp;subd=guhpraset&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://guhpraset.files.wordpress.com/2011/11/thishospitalsucks.jpg" target="_blank"><img class=" wp-image-2197 alignright" style="margin-left:3px;" title="ThisHospitalSucks" src="http://guhpraset.files.wordpress.com/2011/11/thishospitalsucks.jpg?w=251&#038;h=176" alt="" width="251" height="176" /></a>Berikut adalah hal-hal yang perlu diwaspadai, mungkin saja Rumah Sakit Anda termasuk yang mematikan:</p>
<p><strong>Koordinasi yang buruk</strong> dan staf yang asal njeplak. Misal, pasien sudah disuruh puasa, katanya mau dibedah sore nanti. Setelah berlapar-haus dalam gelisah hingga petang, akhirnya bertanya kenapa belum dibedah juga. Satu staf bilang dokternya masih membedah pasien lain. Staf lain bilang si dokter sedang naik haji. Akhirnya datang staf senior menyuruh makan saja, karena dokternya sedang seminar dan baru akan datang beberapa hari lagi. Tanpa rasa bersalah, tanpa minta maaf.</p>
<p><strong>Administrasi</strong> keuangan yang tidak beres. Misalnya, saat diminta rekap berapa dan untuk apa saja biaya yang dikeluarkan pasien, pihak administrasi perlu waktu berhari-hari. Saat akhirnya berhasil dicetak pun jumlahnya tidak sesuai.</p>
<p><strong>Gemar Mempersulit Hidup Orang Lain</strong>. Kadang pasien yang sudah berhasil keluar hidup-hidup, masih perlu tanda tangan dokter atau cap dari pihak rumah sakit untuk urusan asuransi. Nah, untuk mendapatkan hal sesederhana itu saja perlu waktu berhari-hari.  Orang-orang ini mungkin tadinya bercita-cita<del> jadi Polisi bagian administrasi atau Birokrat pemda agar bisa</del> membaktikan diri secara full time dalam menyusahkan orang yang sedang susah, tapi karena sudah tak ada lowongan, akhirnya mereka menjangkiti rumah sakit.</p>
<p><strong>Menyewa Dokter Pemburu Bonus </strong>yang pikirannya berada dibawah hipnotis sales/marketing Pabrik Obat. Dokter-dokter ini secara otomatis selalu meresepkan obat-obat paten (bukan generik) yang harganya jauuuh lebih mahal tanpa memperingatkan pasien. Padahal apa susahnya memberi penjelasan ke pasien bahwa: &#8220;<em>Obat generik memang murah, tapi dosisnya payah, keampuhannya diragukan, nanti bukannya sembuh malah membusuk dan mati pelan dalam penderitaan, makanya kita HARUS pakai obat paten MERK YANG INI, walau mahal tapi lebih ampuh. Anda cepat sembuh, saya dapat bonus.</em>&#8221; Dokter begituan mungkin juga bernafsu untuk meresepkan obat-obat yang sebenarnya tidak diperlukan oleh pasien. Sangat berbahaya bagi jiwa, tubuh dan kantong Anda.</p>
<p><strong>Kenyamanan Ruang Rawat Inap</strong> yang mengerikan, seolah dirancang untuk menghambat kesembuhan. Misalnya kasur yang sudah kempes banget di tengah tidak diganti walau sudah diminta. Akibatnya pasien yang terlalu lama berbaring di situ akan mendapatkan bonus cedera/kelainan baru di punggungnya.</p>
<p>Atau posisi lampu yang dirancang sedemikian rupa agar menyakitkan mata pasien. Kapanpun pasien membuka mata, cahaya lampu super terang yang tak boleh dimatikan akan langsung menusuk ke mata seolah sengaja supaya pasien kena glaukoma.</p>
<p>Atau mengijinkan terlalu banyak pengunjung berisik. Misalnya ibu-ibu numpang arisan dan anak-anak kesetanan yang gemar berteriak/menangis dibiarkan masuk dan berlama-lama. Ini sepele banget, tapi efektif mencegah pasien beristirahat, juga dapat meningkatkan stress.</p>
<p>Atau <em>remote</em> AC yang sulit ditemukan, karena satu rumah sakit cuma ada satu. Bahkan setelah seluruh penghuni kamar sepakat bahwa AC terlalu dingin/panas, tak seorangpun bisa mengubah setelan suhu karena harus menunggu perawat berpetualang mencarinya ke ruangan-ruangan lain.</p>
<p>Atau menyediakan TV yang isinya hanya sinetron, diletakkan di posisi luar biasa tinggi hingga sulit dimatikan.  Seperti AC, remotenya juga entah dimana. Tak perlu dijelaskan betapa buruk efek sinetron pada pikiran manusia. Bagi yang sehat saja merusak, apalagi untuk yang terbaring sakit. Maut.</p>
<p><strong>Ikut campur soal agama </strong>berkedok bimbingan spiritual. Ini dilakukan pihak rumah sakit dengan mendatangkan pendakwah agama sesuai KTP pasien. Orang-orang menyebalkan akan datang tak diundang dan membacot terlalu banyak soal Tuhan. Dengan sok tahu dan tanpa bukti, mereka akan menuduh Tuhan bertanggung jawab atas segala derita yang dialami pasien, lalu mendakwahi pasien dengan nasihat-nasihat religius yang kurang ajar dan menyesatkan. Pasien datang untuk memperbaiki fisik, tapi pikirannya malah diracuni dan ditakut-takuti dengan dakwah agama. Semoga saja biayanya tidak dibebankan pada pasien.</p>
<p>Semoga Anda tidak pernah berurusan dengan Rumah Sakit seperti itu. Jika ternyata pernah, silakan berbagi, agar lebih banyak warga bisa lebih berhati-hati.</p>
<p>Waspadalah.</p>
<p><em>Peringatan Penulis: Tulisan ini bukanlah sebuah curcol atas layanan rumah sakit yang pernah dikunjungi. Hanya sebagai renungan dan pembelajaran saja bagi siapapun yang masih bisa merenung dan mengambil pelajaran.</em></p>
<p>Gambar dari <a href="http://thenerdynurse.com/2011/08/anti-cancer-virus-destroys-cancer-creates-zombies.html" target="_blank">NerdyNurse</a>.</p>
<br />Filed under: <a href='http://guhpraset.wordpress.com/category/pikiran/'>Pikiran</a> Tagged: <a href='http://guhpraset.wordpress.com/tag/etika-kedokteran/'>etika kedokteran</a>, <a href='http://guhpraset.wordpress.com/tag/etika-rumah-sakit/'>etika rumah sakit</a>, <a href='http://guhpraset.wordpress.com/tag/farmasi/'>farmasi</a>, <a href='http://guhpraset.wordpress.com/tag/kesehatan/'>kesehatan</a>, <a href='http://guhpraset.wordpress.com/tag/masyarakat/'>masyarakat</a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/guhpraset.wordpress.com/2189/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/guhpraset.wordpress.com/2189/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/guhpraset.wordpress.com/2189/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/guhpraset.wordpress.com/2189/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/guhpraset.wordpress.com/2189/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/guhpraset.wordpress.com/2189/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/guhpraset.wordpress.com/2189/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/guhpraset.wordpress.com/2189/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/guhpraset.wordpress.com/2189/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/guhpraset.wordpress.com/2189/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/guhpraset.wordpress.com/2189/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/guhpraset.wordpress.com/2189/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/guhpraset.wordpress.com/2189/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/guhpraset.wordpress.com/2189/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=guhpraset.wordpress.com&amp;blog=1165404&amp;post=2189&amp;subd=guhpraset&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://guhpraset.wordpress.com/2011/11/22/ciri-ciri-rumah-sakit-maut/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>11</slash:comments>
	
		<media:content url="" medium="image">
			<media:title type="html">Guh</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://guhpraset.files.wordpress.com/2011/11/thishospitalsucks.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">ThisHospitalSucks</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Tes ngeblog lewat wordpress for android</title>
		<link>http://guhpraset.wordpress.com/2011/09/17/tes-ngeblog-lewat-wordpress-for-android/</link>
		<comments>http://guhpraset.wordpress.com/2011/09/17/tes-ngeblog-lewat-wordpress-for-android/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 17 Sep 2011 07:46:03 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Guh</dc:creator>
				<category><![CDATA[Percobaan]]></category>
		<category><![CDATA[Android]]></category>
		<category><![CDATA[review]]></category>
		<category><![CDATA[wordpress]]></category>

		<guid isPermaLink="false">https://guhpraset.wordpress.com/2011/09/17/tes-ngeblog-lewat-wordpress-for-android/</guid>
		<description><![CDATA[Kemampuan format teks, tebal, miring, garis bawah sampai tulisan coret juga bisa. Tautan? Itu juga mudah dibuat. Membuat kutipan: Write new posts, edit content, and manage comments on your WordPress blog. WordPress for Android is an Open Source app that empowers you to write new posts, edit content, view stats, and manage comments with built-in [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=guhpraset.wordpress.com&amp;blog=1165404&amp;post=2184&amp;subd=guhpraset&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://guhpraset.files.wordpress.com/2011/09/wpid-2011-08-16-08-14-49-11.jpg"><img style="display:block;margin-right:auto;margin-left:auto;" alt="image" src="http://guhpraset.files.wordpress.com/2011/09/wpid-2011-08-16-08-14-49-1.jpg?w=500" /></a></p>
<p>Kemampuan format teks, <strong>tebal</strong>, <em>miring</em>, <u>garis bawah</u> sampai <strike>tulisan coret</strike> juga bisa.</p>
<p><a href="https://market.android.com/details?id=org.wordpress.android&amp;feature=search_result">Tautan</a>? Itu juga mudah dibuat.</p>
<p>Membuat kutipan:</p>
<p>Write new posts, edit content, and manage comments on your WordPress blog.</p>
<blockquote><p>WordPress for Android is an Open Source app that empowers you to write new posts, edit content, view stats, and manage comments with built-in notifications</p>
</blockquote>
<p>Semua fungsi yang tampak diatas dapat dibuat dengan mudah, cukup colak-colek tombol yang sudah disediakan. Tak perlu pusing dengan kode html.</p>
<p>Upload gambar, setel tag, kategori, sampai waktu terbit juga bisa di atur!</p>
<p>Kekurangan hanya tak bisa mengatur posisi gambar saja, hanya bisa pilih, mau di atas atau bawah tulisan.</p>
<p>Mantap, tinggal cari koneksi mobile yang layak nih.</p>
<br />Filed under: <a href='http://guhpraset.wordpress.com/category/percobaan/'>Percobaan</a> Tagged: <a href='http://guhpraset.wordpress.com/tag/android/'>Android</a>, <a href='http://guhpraset.wordpress.com/tag/review/'>review</a>, <a href='http://guhpraset.wordpress.com/tag/wordpress/'>wordpress</a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/guhpraset.wordpress.com/2184/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/guhpraset.wordpress.com/2184/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/guhpraset.wordpress.com/2184/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/guhpraset.wordpress.com/2184/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/guhpraset.wordpress.com/2184/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/guhpraset.wordpress.com/2184/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/guhpraset.wordpress.com/2184/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/guhpraset.wordpress.com/2184/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/guhpraset.wordpress.com/2184/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/guhpraset.wordpress.com/2184/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/guhpraset.wordpress.com/2184/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/guhpraset.wordpress.com/2184/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/guhpraset.wordpress.com/2184/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/guhpraset.wordpress.com/2184/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=guhpraset.wordpress.com&amp;blog=1165404&amp;post=2184&amp;subd=guhpraset&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://guhpraset.wordpress.com/2011/09/17/tes-ngeblog-lewat-wordpress-for-android/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>8</slash:comments>
	
		<media:content url="" medium="image">
			<media:title type="html">Guh</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://guhpraset.files.wordpress.com/2011/09/wpid-2011-08-16-08-14-49-1.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">image</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Surat untuk Abu Bakar, Pemberitahuan Pindah</title>
		<link>http://guhpraset.wordpress.com/2011/06/20/surat-untuk-abu-bakar-pemberitahuan-pindah/</link>
		<comments>http://guhpraset.wordpress.com/2011/06/20/surat-untuk-abu-bakar-pemberitahuan-pindah/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 20 Jun 2011 05:00:19 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Guh</dc:creator>
				<category><![CDATA[Bebas]]></category>
		<category><![CDATA[abu bakar bashir]]></category>
		<category><![CDATA[agama]]></category>
		<category><![CDATA[blogger]]></category>
		<category><![CDATA[blogspot]]></category>
		<category><![CDATA[google]]></category>
		<category><![CDATA[islam]]></category>
		<category><![CDATA[terror]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://guhpraset.wordpress.com/?p=2167</guid>
		<description><![CDATA[Saya rasa kita perlu membuat surat tokoh-tokoh pemimpin umat (terutama yang hampir expired) agar mau menulis dan berbagi ilmunya dengan masyarakat. Jadi ilmu mereka tidak hilang dibawa mati. Karena itulah barusan saya sudah menulis surat untuk Abu Bakar Bashir agar menjadikan kegiatan menulis sebagai bagian dari pengisi waktunya dalam penjara. Satu lagi, ternyata kebiasaan saya [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=guhpraset.wordpress.com&amp;blog=1165404&amp;post=2167&amp;subd=guhpraset&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Saya rasa kita perlu membuat surat tokoh-tokoh pemimpin umat (terutama yang hampir expired) agar mau menulis dan berbagi ilmunya dengan masyarakat. Jadi ilmu mereka tidak hilang dibawa mati. Karena itulah barusan saya sudah menulis <a href="http://guhpraset.blogspot.com/2011/06/surat-untuk-master-abu-bakar-bashir.html">surat untuk Abu Bakar Bashir</a> agar menjadikan kegiatan menulis sebagai bagian dari pengisi waktunya dalam penjara.</p>
<p>Satu lagi, ternyata kebiasaan saya mencoba-coba dan berpindah diantara layanan gratisan belum juga hilang. Jadi dengan posting ini saya memberitahukan keputusan saya untuk mencoba lagi coret-coret di blogspot-nya blogger.com, layanan gratisan dari Google.</p>
<p>Alasannya? Karena sekarang mereka tampil lebih keren. Lebih mudah gonta-ganti template sepuasnya secara jauuuh lebih mudah karena sekarang ada template designer. Plus bisa juga dipasangi kotak komentar yang nyambung ke Facebook. Tak kalah lagi dari &#8220;threaded comment&#8221; milik wordpress.com, bahkan sedikit lebih baik.</p>
<p>Jangan kuatir, mata Anda tak akan sakit tertusuk iklan, karena blogspot saya tidak dijejali iklan layanan masyarakat (maupun pembodohan masyarakat) sebagaimana umumnya laman-laman di blogspot.</p>
<p>Jika ada umur panjang, silakan mampir di tempat baru saya,<br />
Alamat URL: <a href="http://guhpraset.blogspot.com/">guhpraset.blogspot.com</a><br />
Alamat RSS: <a href="http://feeds.feedburner.com/blogspotguh">feeds.feedburner.com/blogspotguh</a></p>
<p>Terimakasih banyak sudah memperhatikan :)</p>
<br />Filed under: <a href='http://guhpraset.wordpress.com/category/bebas/'>Bebas</a> Tagged: <a href='http://guhpraset.wordpress.com/tag/abu-bakar-bashir/'>abu bakar bashir</a>, <a href='http://guhpraset.wordpress.com/tag/agama/'>agama</a>, <a href='http://guhpraset.wordpress.com/tag/blogger/'>blogger</a>, <a href='http://guhpraset.wordpress.com/tag/blogspot/'>blogspot</a>, <a href='http://guhpraset.wordpress.com/tag/google/'>google</a>, <a href='http://guhpraset.wordpress.com/tag/islam/'>islam</a>, <a href='http://guhpraset.wordpress.com/tag/terror/'>terror</a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/guhpraset.wordpress.com/2167/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/guhpraset.wordpress.com/2167/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/guhpraset.wordpress.com/2167/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/guhpraset.wordpress.com/2167/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/guhpraset.wordpress.com/2167/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/guhpraset.wordpress.com/2167/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/guhpraset.wordpress.com/2167/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/guhpraset.wordpress.com/2167/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/guhpraset.wordpress.com/2167/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/guhpraset.wordpress.com/2167/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/guhpraset.wordpress.com/2167/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/guhpraset.wordpress.com/2167/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/guhpraset.wordpress.com/2167/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/guhpraset.wordpress.com/2167/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=guhpraset.wordpress.com&amp;blog=1165404&amp;post=2167&amp;subd=guhpraset&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://guhpraset.wordpress.com/2011/06/20/surat-untuk-abu-bakar-pemberitahuan-pindah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>8</slash:comments>
	
		<media:content url="" medium="image">
			<media:title type="html">Guh</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Aku Ikut Sangkaan Hambaku Lho</title>
		<link>http://guhpraset.wordpress.com/2011/05/13/aku-sesuai-sangkaan-hamba-ku/</link>
		<comments>http://guhpraset.wordpress.com/2011/05/13/aku-sesuai-sangkaan-hamba-ku/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 13 May 2011 12:00:25 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Guh</dc:creator>
				<category><![CDATA[Pikiran]]></category>
		<category><![CDATA[ketuhanan]]></category>
		<category><![CDATA[prasangka]]></category>
		<category><![CDATA[tips]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://guhpraset.wordpress.com/?p=2058</guid>
		<description><![CDATA[Suatu pagi di Jumat yang suci sekali, saya dibangunkan sebuah sms berisi keluhan: &#8220;Gilak, jam segini ibu-ibu kok udah berisik di ***** ?!&#8221; Dikirim oleh seorang teman yang mungkin tinggal dekat rumah ibadah. Tak saya balas, malah langsung tidur lagi sambil menggerutu, &#8220;Sial, pagi-pagi sudah dapat komplen salah alamat. Harusnya keluhan itu disampaikan ke langsung [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=guhpraset.wordpress.com&amp;blog=1165404&amp;post=2058&amp;subd=guhpraset&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Suatu pagi di Jumat yang suci sekali, saya dibangunkan sebuah sms berisi keluhan: &#8220;Gilak, jam segini ibu-ibu kok udah berisik di ***** ?!&#8221; Dikirim oleh seorang teman yang mungkin tinggal dekat rumah ibadah.</p>
<p>Tak saya balas, malah langsung tidur lagi sambil menggerutu, &#8220;Sial, pagi-pagi sudah dapat komplen salah alamat. Harusnya keluhan itu disampaikan ke langsung ke Tuhan!&#8221;</p>
<p>Beberapa puluh menit kemudian saya terbangun dengan pikiran gelisah, &#8220;Jangan-jangan, si salah kirim sudah tahu bahwa sebenarnya saya mampu bicara langsung pada Tuhan???&#8221;</p>
<p>Haha, ga penting. Karena sekarang saatnya kita mengaji.</p>
<p>Kali ini kita akan mengaji tentang sebuah pernyataan yang konon dikatakan Tuhan untuk menjelaskan prilaku-Nya, yaitu&#8230;</p>
<blockquote><p>&#8220;Aku Sesuai Sangkaan Hamba Ku&#8221;</p></blockquote>
<p>Itu adalah pernyataan ajaib yang sangat ilmiah. Kebenarannya dapat dibuktikan dengan eksperimen. Dapat diuji ulang dimanapun Anda berada, kapan saja.</p>
<p>Misal, Anda sembuh dari penyakit parah yang menahun, Anda cukup menyangka bahwa itu mukjizat dan kemurahan Tuhan, jawaban dari doa-doa Anda. Dan tiba-tiba jadilah seperti itu, Tuhan ternyata sudah menyembuhkan anda!</p>
<p>Atau jika yang terjadi sebaliknya, sudah berdoa dengan bermacam gaya, tapi nestapa bukan sirna malah makin sengsara. Maka Anda dapat berprasangka bahwa Tuhan sedang menguji kekuatan hambanya. Maka terjadilah. Ternyata Tuhan sedang memberi Anda cobaan! Anda akan merasa spesial karena diperhatikan dan disayang Tuhan. Derita juga terasa jadi lebih ringan, andapun jadi lebih tabah.</p>
<p>Nah, sekarang silakan buktikan lewat eksperimen sendiri. Prasangka-prasangka yang nyaman akan menenangkan. Prasangka yang tidak nyaman, akan menggelisahkan.</p>
<p>Gimana? Keren kan? Maha Besar banget memang Tuhan itu.</p>
<p>Namun, pemahaman diatas itu baru untuk konsumsi orang kebanyakan. Baru pemahaman kelas umat. Selanjutnya akan kita coba pahami kalimat yang sama, tapi lewat kacamata yang lebih langka, kacamata yang digunakan segelintir pemimpin tertinggi agama dan para dalang dari sudut tergelap (atau tercerah).</p>
<p>Di kalangan umat, kekuatan prasangka hanya dimanfaatkan sebatas untuk menjelaskan prilaku Tuhan yang misterius. Namun di kalangan pemimpin, kuasa prasangka dieksploitasi sedemikian rupa hingga dapat digunakan untuk mengendalikan Tuhan, memanipulasi takdir, dan menciptakan berbagai kenyataan yang mereka inginkan.</p>
<p>Penjelasannya lumayan sederhana, tapi akan sulit dicerna dan dapat menimbulkan kegelisahan jika Anda sudah terlalu nyaman dengan pemahaman versi umat.</p>
<p>Gini&#8230;</p>
<p>Umat yang taat akan selalu patuh pada kemauan Tuhan yang dia sembah.<br />
Tuhan Yang Maha Kuasa akan mengikuti <span style="text-decoration:underline;">sangkaan</span> manusia yang menyembahnya.</p>
<p>Perhatikan, kuncinya terletak pada <em>sangkaan</em>: <span style="text-decoration:underline;">Prasangka manusia</span>.</p>
<p>Jika dengan suatu trik Anda dapat menumbuhkan prasangka dalam benak seorang Ayah (yang beriman kuat) hingga menyangka Tuhan sangat ingin agar si Ayah menyembelih anaknya, maka si Ayah pasti akan berusaha menyembelih anaknya.</p>
<p>Kita juga dapat membuat manusia rela mati meledakkan bom bunuh diri jika kita mampu membuat dia menyangka bahwa Tuhan menyukai hal macam itu. Atau, jika kita ingin menghajar sekte-sekte yang kita benci, kita dapat menebarkan prasangka bahwa Tuhan menganggap sekte-sekte itu adalah sesat dan wajib dibantai.</p>
<p>Sangat tidak penting untuk memperdebatkan apakah suatu bom bunuh diri sukses meledak akibat takdir Tuhan (yang sedang dibawah pengaruh prasangka) atau akibat kegilaan penjihad yang menyangka Tuhan mengharapkan itu terjadi.</p>
<p>Yang penting adalah bagaimana caranya untuk sukses menumbuhkan prasangka di benak umat demi mencapai kenyataan yang kita mau.</p>
<p>Salah satu syarat utama untuk menumbuhkan dan menularkan prasangka adalah pencitraan yang baik. Pencitraan dapat dicapai lewat banyak cara, misalnya:</p>
<ul>
<li>Menjadi pemuka agama yang diakui. Syukur kalau bisa dilegitimasi dan dibackup juga oleh negara. Jika negara saja mengakui kedekatan saya dengan Tuhan, kamu mau apa?</li>
<li>Menjadi calo surga, semacam perantara antara manusia dengan Tuhan. Sebagai guru atau pembimbing spiritual. Self proclaimed pun tak apa. Yang penting kita terkesan lebih dekat dengan Tuhan dibanding orang biasa, jadi omongan kita bakal lebih dipercaya.</li>
<li>Menggunakan kostum-kostum religius. Perhatikan saja dr OZ yang diputar ulang ditipi-tipi, bayangkan jika dia pakai jas biasa atau malah sarungan dan pakai topi FPI, pasti shownya tak semeyakinkan dibanding mengenakan kostum bedah. Salah kostum bisa-bisa dia dianggap dukun atau tukang obat alternatif.</li>
<li>Menggunakan makeup yang mendukung. Misalnya menghitamkan dahi. Selain membuat awam terkagum-kagum pada ke-dahsyat-an sujud kita, hitamnya jidat juga mendorong orang agar lebih percaya pada kita.</li>
</ul>
<p>Dan pencitraan saja jelas tidak cukup. Anda masih perlu berbagai skill komunikasi, skill menukil ayat suci, sampai membuat dan memaksimalkan network, dll, dll. Untuk lebih jelas, sering-seringlah menyimak para pendakwah agama, terutama yang garis keras, yang provokatif dan yang dekat dengan politik. Perhatikan betapa lihainya mereka mempengaruhi umat..</p>
<p>Jika sukses menguasai menguasai dan mengaplikasikan seni berprasangka terhadap Tuhan, maka keberhasilan yang anda raih tak akan terbatas dalam bidang keagamaan saja. Beberapa bidang lain yang pasti Anda nikmati:</p>
<ul>
<li>Politik: Anda memiliki senjata ampuh untuk mengumpulkan massa pendukung bagi partai Anda (akan jauh lebih mudah jika partai Anda juga berjualan agama/Tuhan).</li>
<li>Seks: Anda akan mampu membuat wanita rela dipoligami, dikawin siri atau diapa-apakan selama sejalan dengan keinginan Tuhan (tentunya Tuhan yang sudah sesuai dengan prasangka yang anda ciptakan).</li>
<li>Ekonomi: Anda bisa membuat buruh-buruh lebih disiplin dan jujur dalam bekerja. Dengan menciptakan prasangka yang sesuai, Anda juga dapat membuat mereka rela bekerja dengan bayaran minim tapi tetap sabar dan penuh semangat.</li>
</ul>
<p>Demikianlah pengajian kali ini. Silakan Anda renungkan, kritisi dan dalami lebih lanjut. Semoga dengan meningkatnya keimanan, kita dapat meraih harta, tahta, wanita dan kemenangan di segala bidang, dunia maupun akhirat.</p>
<br />Filed under: <a href='http://guhpraset.wordpress.com/category/pikiran/'>Pikiran</a> Tagged: <a href='http://guhpraset.wordpress.com/tag/ketuhanan/'>ketuhanan</a>, <a href='http://guhpraset.wordpress.com/tag/prasangka/'>prasangka</a>, <a href='http://guhpraset.wordpress.com/tag/tips/'>tips</a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/guhpraset.wordpress.com/2058/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/guhpraset.wordpress.com/2058/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/guhpraset.wordpress.com/2058/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/guhpraset.wordpress.com/2058/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/guhpraset.wordpress.com/2058/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/guhpraset.wordpress.com/2058/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/guhpraset.wordpress.com/2058/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/guhpraset.wordpress.com/2058/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/guhpraset.wordpress.com/2058/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/guhpraset.wordpress.com/2058/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/guhpraset.wordpress.com/2058/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/guhpraset.wordpress.com/2058/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/guhpraset.wordpress.com/2058/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/guhpraset.wordpress.com/2058/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=guhpraset.wordpress.com&amp;blog=1165404&amp;post=2058&amp;subd=guhpraset&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://guhpraset.wordpress.com/2011/05/13/aku-sesuai-sangkaan-hamba-ku/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>11</slash:comments>
	
		<media:content url="" medium="image">
			<media:title type="html">Guh</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Berlindung Dari Gangguan Situs Sampah Yang Terkutuk</title>
		<link>http://guhpraset.wordpress.com/2011/05/10/blokir-situs-sampah-terkutuk/</link>
		<comments>http://guhpraset.wordpress.com/2011/05/10/blokir-situs-sampah-terkutuk/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 10 May 2011 05:30:46 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Guh</dc:creator>
				<category><![CDATA[Percobaan]]></category>
		<category><![CDATA[agc]]></category>
		<category><![CDATA[blocklist]]></category>
		<category><![CDATA[google search]]></category>
		<category><![CDATA[report]]></category>
		<category><![CDATA[seo]]></category>
		<category><![CDATA[situs sampah]]></category>
		<category><![CDATA[spam]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://guhpraset.wordpress.com/?p=2038</guid>
		<description><![CDATA[Hingga beberapa saat yang lalu, saya masih maklum akan hadirnya situs-situs sampah di halaman pertama pencarian google. Pembenaran yang saya pakai &#8220;Yah, namanya juga orang deperate cari duit, maklum lah, lagian saya juga bisa memilah kok.&#8221; Namun suatu hari Ibu yang sendirian belajar internet tiba-tiba berteriak memaki, &#8220;Ini internet kenapa ya, udah di klik kok [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=guhpraset.wordpress.com&amp;blog=1165404&amp;post=2038&amp;subd=guhpraset&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Hingga beberapa saat yang lalu, saya masih maklum akan hadirnya situs-situs sampah di halaman pertama pencarian google. Pembenaran yang saya pakai &#8220;Yah, namanya juga orang deperate cari duit, maklum lah, lagian saya juga bisa memilah kok.&#8221;</p>
<p>Namun suatu hari Ibu yang sendirian belajar internet tiba-tiba berteriak memaki, &#8220;Ini internet kenapa ya, udah di klik kok cuma bolak-balik disini-sini aja!?&#8221; Lalu hari lain seorang saudari mengeluh, &#8220;Ini situs kok sering banget keluar di halaman pertama google, padahal isinya cuma kata-kata berantakan&#8221;.</p>
<p>Dan saya pun tercerahkan.</p>
<p>Situs-situs sampah yang sepertinya AGC (<em>Auto Generated Content</em>) itu ternyata tidak hanya menipu google, tapi juga membuat orang-orang lugu dan pemula internet terzalimi. Si pembuat situs mencari uang dengan memanipulasi algoritma google agar sampah mereka tampil sebagai hasil pencarian teratas, dan akhirnya membuat para pencari tersesat dan klak-klik tanpa hasil dalam situs sampah mereka.</p>
<p>Kejahatan akan merajalela jika orang-orang baik memilih diam. Jadi apa yang bisa dilakukan sebagai perlawanan?</p>
<p><strong>Pertama</strong>, kenalkan para pemula dengan situs sampah, bagaimana ciri-cirinya dan beritahu apa yang bisa dilakukan.</p>
<p><strong><a href="http://www.google.com/chrome/intl/id/more/index.html"><img class="alignleft size-thumbnail wp-image-2040" title="Apa itu Google Chrome?" src="http://guhpraset.files.wordpress.com/2011/05/google_chrome_icon.png?w=150&#038;h=150" alt="" width="150" height="150" /></a>Langkah kedua</strong>, mempersenjatai pengguna agar dapat melindungi diri dari gangguan berulang.  Ini dapat dilakukan dengan mengganti browser mereka dengan <a title="Kenapa Google Chrome?" href="http://www.google.com/chrome/intl/id/more/index.html" target="_blank">Google Chrome</a> dan tambahkan ekstensi Personal Blocklist.</p>
<p><a href="https://chrome.google.com/webstore/detail/nolijncfnkgaikbjbdaogikpmpbdcdef"><img class="size-full wp-image-2043 alignright" title="Personal Blocklist bersihkan hasil pencarian" src="http://guhpraset.files.wordpress.com/2011/05/personal_blocklist.png?w=500" alt=""   /></a>Setelah memasang <a title="Informasi tentang Personal Block List" href="https://chrome.google.com/webstore/detail/nolijncfnkgaikbjbdaogikpmpbdcdef" target="_blank">Personal Blocklist</a>, di kanan atas layar akan tampil gambar telapak tangan seperti tampak di kanan paragraf ini. Setiap kali kita dibawa ke situs sampah, kita tekan saja tombol tersebut. Akan muncul pop up, lalu klik &#8220;block current host: &#8230;&#8221; Setelah itu, situs sampah tersebut tak akan keluar lagi di hasil pencarian kita. Cukup dengan dua klik, selamanya bebas dari situs sampah.</p>
<p><a href="https://chrome.google.com/webstore/detail/efinmbicabejjhjafeidhfbojhnfiepj"><img class="alignright" title="Lapor Google dengan Webspam Report" src="http://guhpraset.files.wordpress.com/2011/05/google_webspam_report.png?w=32&#038;h=32" alt="" width="32" height="32" /></a>Jika Anda belum puas, dapat tambah lagi <a title="Halaman Google Webspam Report" href="https://chrome.google.com/webstore/detail/efinmbicabejjhjafeidhfbojhnfiepj" target="_blank">Google Webspam Report</a>. Gunanya persis seperti namanya: melaporkan sampah-sampah yang mengotori hasil pencarian Google. Prosedurnya sedikit lebih repot, harus dalam keadaan login di google dan sedikit menjelaskan alasan pelaporan. Tapi juga sedikit lebih puaaas, apalagi kalau situs yang dilaporkan akhirnya lenyap dari halaman pertama &gt;:D</p>
<p>Demikian.</p>
<p>Silakan menambahkan.</p>
<hr />
<p><strong>Tautan yang mungkin berguna:</strong></p>
<ul>
<li><a href="http://www.google.com/chrome/eula.html?standalone=1" target="_blank">Download Google Chrome Standalone</a> untuk instalasi secara offline, berguna untuk Anda yang fakir benwit.</li>
<li>Pasang <a href="https://chrome.google.com/webstore/detail/nolijncfnkgaikbjbdaogikpmpbdcdef" target="_blank">Personal Blocklist</a></li>
<li>Pasang <a href="https://chrome.google.com/webstore/detail/efinmbicabejjhjafeidhfbojhnfiepj" target="_blank">Google Webspam Report</a></li>
</ul>
<div><span style="font-size:small;"><span class="Apple-style-span" style="line-height:24px;"><br />
</span></span></div>
<br />Filed under: <a href='http://guhpraset.wordpress.com/category/percobaan/'>Percobaan</a> Tagged: <a href='http://guhpraset.wordpress.com/tag/agc/'>agc</a>, <a href='http://guhpraset.wordpress.com/tag/blocklist/'>blocklist</a>, <a href='http://guhpraset.wordpress.com/tag/google-search/'>google search</a>, <a href='http://guhpraset.wordpress.com/tag/report/'>report</a>, <a href='http://guhpraset.wordpress.com/tag/seo/'>seo</a>, <a href='http://guhpraset.wordpress.com/tag/situs-sampah/'>situs sampah</a>, <a href='http://guhpraset.wordpress.com/tag/spam/'>spam</a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/guhpraset.wordpress.com/2038/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/guhpraset.wordpress.com/2038/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/guhpraset.wordpress.com/2038/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/guhpraset.wordpress.com/2038/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/guhpraset.wordpress.com/2038/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/guhpraset.wordpress.com/2038/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/guhpraset.wordpress.com/2038/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/guhpraset.wordpress.com/2038/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/guhpraset.wordpress.com/2038/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/guhpraset.wordpress.com/2038/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/guhpraset.wordpress.com/2038/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/guhpraset.wordpress.com/2038/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/guhpraset.wordpress.com/2038/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/guhpraset.wordpress.com/2038/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=guhpraset.wordpress.com&amp;blog=1165404&amp;post=2038&amp;subd=guhpraset&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://guhpraset.wordpress.com/2011/05/10/blokir-situs-sampah-terkutuk/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
	
		<media:content url="" medium="image">
			<media:title type="html">Guh</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://guhpraset.files.wordpress.com/2011/05/google_chrome_icon.png?w=150" medium="image">
			<media:title type="html">Apa itu Google Chrome?</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://guhpraset.files.wordpress.com/2011/05/personal_blocklist.png" medium="image">
			<media:title type="html">Personal Blocklist bersihkan hasil pencarian</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://guhpraset.files.wordpress.com/2011/05/google_webspam_report.png" medium="image">
			<media:title type="html">Lapor Google dengan Webspam Report</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Mukjizat Pepaya</title>
		<link>http://guhpraset.wordpress.com/2011/05/05/mukjizat-pepaya/</link>
		<comments>http://guhpraset.wordpress.com/2011/05/05/mukjizat-pepaya/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 05 May 2011 04:30:42 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Guh</dc:creator>
				<category><![CDATA[Percobaan]]></category>
		<category><![CDATA[detox]]></category>
		<category><![CDATA[kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[pepaya]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://guhpraset.wordpress.com/?p=2032</guid>
		<description><![CDATA[Bangun pagi tadi saya langsung minum jus pepaya, diblender bersama perasan setengah butir jeruk nipis. Sekitar jam sembilan saya buang air besar. Besar sekali sampai wc penuh dan susah disiram. Tapi rasanya lancar sekali. Rasanya semua kotoran dari dalam diri ikut keluar. Segala racun, sisa-sisa pencernaan, dendam kesumat hingga segala sakit hati ikut terbuang. Saya [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=guhpraset.wordpress.com&amp;blog=1165404&amp;post=2032&amp;subd=guhpraset&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Bangun pagi tadi saya langsung minum jus pepaya, diblender bersama perasan setengah butir jeruk nipis. Sekitar jam sembilan saya buang air besar. Besar sekali sampai wc penuh dan susah disiram.</p>
<p>Tapi rasanya lancar sekali. Rasanya semua kotoran dari dalam diri ikut keluar. Segala racun, sisa-sisa pencernaan, dendam kesumat hingga segala sakit hati ikut terbuang. Saya merasa tersucikan! Begitu suci sampai tergerak meng-update blog ini :)</p>
<p>Weits, saya tidak sedang lebay. Saya tidak pernah lebay. Buktikan sendiri kalau tak percaya. Nanti pulang kerja mampirlah cari pepaya, sekalian blendernya kalau belum punya. Coba sendiri dan nikmati mukjizatnya.</p>
<br />Filed under: <a href='http://guhpraset.wordpress.com/category/percobaan/'>Percobaan</a> Tagged: <a href='http://guhpraset.wordpress.com/tag/detox/'>detox</a>, <a href='http://guhpraset.wordpress.com/tag/kesehatan/'>kesehatan</a>, <a href='http://guhpraset.wordpress.com/tag/pepaya/'>pepaya</a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/guhpraset.wordpress.com/2032/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/guhpraset.wordpress.com/2032/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/guhpraset.wordpress.com/2032/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/guhpraset.wordpress.com/2032/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/guhpraset.wordpress.com/2032/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/guhpraset.wordpress.com/2032/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/guhpraset.wordpress.com/2032/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/guhpraset.wordpress.com/2032/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/guhpraset.wordpress.com/2032/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/guhpraset.wordpress.com/2032/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/guhpraset.wordpress.com/2032/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/guhpraset.wordpress.com/2032/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/guhpraset.wordpress.com/2032/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/guhpraset.wordpress.com/2032/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=guhpraset.wordpress.com&amp;blog=1165404&amp;post=2032&amp;subd=guhpraset&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://guhpraset.wordpress.com/2011/05/05/mukjizat-pepaya/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="" medium="image">
			<media:title type="html">Guh</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Memang Bukan Dosa Besar</title>
		<link>http://guhpraset.wordpress.com/2011/04/13/porno-bukan-dosa-besar/</link>
		<comments>http://guhpraset.wordpress.com/2011/04/13/porno-bukan-dosa-besar/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 13 Apr 2011 06:17:47 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Guh</dc:creator>
				<category><![CDATA[Pikiran]]></category>
		<category><![CDATA[dosa]]></category>
		<category><![CDATA[DPR]]></category>
		<category><![CDATA[kerakyatan]]></category>
		<category><![CDATA[kontrol]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://guhpraset.wordpress.com/?p=2017</guid>
		<description><![CDATA[Saya sangat sependapat dengan Pak Tifatul yang bilang bahwa membuka porno bukanlah dosa besar. Tentu saja alasan kami berbeda. Pak Tif berpendapat gitu (mungkin) dasarnya catatan-catatan dari masa lampau yang dia yakini suci dan harus diikuti. Kalau saya dasarnya dari bertanya langsung. Saya tanya, &#8220;Wahai Allah, membuka porno itu, kalau tidak merugikan orang lain, tidak [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=guhpraset.wordpress.com&amp;blog=1165404&amp;post=2017&amp;subd=guhpraset&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Saya sangat sependapat dengan Pak Tifatul yang bilang bahwa membuka porno bukanlah dosa besar.</p>
<p>Tentu saja alasan kami berbeda.</p>
<p>Pak Tif berpendapat gitu (mungkin) dasarnya catatan-catatan dari masa lampau yang dia yakini suci dan harus diikuti. Kalau saya dasarnya dari bertanya langsung. Saya tanya, &#8220;Wahai Allah, membuka porno itu, kalau tidak merugikan orang lain, tidak dosa kan?&#8221; Dan Allah tidak menyatakan keberatan sama sekali! Subhanallah.</p>
<p>Dan masalah kita memang bukan dosa dari menikmati porno.</p>
<p>Saya, Anda, mereka, mau buka apapun itu hak pribadi. Tapi haruslah diperhatikan soal waktu dan tempatnya kegiatan itu dilakukan.</p>
<p>Saat sidang soal rakyat, jika wakil rakyat tidak menyimak karena sibuk membokep, smsan, telponan, bebean atau cekikikan oot dengan koruptor di kursi  sebelah&#8230; itu namanya biadab.</p>
<p>Sialnya, kasus sidang pariporno ini hanya puncak gunung es. Kasus yang tidak terlihat masih banyak. Anggota yang malas datang kalau rapatnya bukan soal uang, rajin telat, kondom bekas, pelecehan sekretaris, buang uang untuk bikin gedung dan perjalanan ga penting, undang-undang aneh, dll, dll, dll.</p>
<p>Menggelisahkan. Semua sepertinya lupa kalau Bossnya adalah rakyat dan mereka di DPR itu buruhnya. Tapi nyatanya sudah sejak lama keadaan jadi terbalik. Anggota Dewan ngelunjak, sikap sok maha raja, maunya dihormati, dilayani dan dibiayai setiap pemenuhan nafsunya. Si bossnya, rakyat, malah ditindas dan dibodohi.</p>
<p>Pengawas internal di DPR bisa dibilang tak ada gunanya. Mereka pasti terlibat. Minimal dalam pembiaran, atau aksi pura-pura buta tuli bisu.</p>
<p>Dan rakyat cuma bisa ngeluh. Marah-marah di depan TV, memaki di status facebook, mengutuk pendek-pendek lewat twitter, atau sok prihatin di blog seperti saya ini. Gerutu-gerutu kecil yang belum juga menghasilkan aksi nyata yang kompak menghasilkan perbaikan.</p>
<p>Kenapa terus seburuk ini?</p>
<p>Menurut kemeruh saya, masalahnya sudah lumayan jelas, rakyat tidak pernah tahu apa yang sebenarnya dikerjakan para wakil disana. Dalam sekian tahun mereka menjabat, dengan sekian milyar uang pajak yang dipakai untuk membayar mereka, sebenarnya cuma berapa menit waktu yang dipakai untuk memperjuangkan kepentingan rakyat?</p>
<p>Kita perlu kontrol. Dengan mudah rakyat harus bisa tahu apa yang dikerjakan wakil-wakilnya di dalam gedung berbentuk pantat hijau nan aneh itu. (Eh, itu pantat atau payudara sih?)</p>
<p>Misal, harus ada cara yang memudahkan rakyat untuk tahu hal-hal berikut:</p>
<ul>
<li>Jadwal sidang, agendanya apa, hasilnya apa, siapa voting putusan apa, pencapaiannya gimana sampai biaya yang dihabiskan harus jelas, mudah dan instan diketahui semua warga.</li>
<li>Kehadiran peserta, siapa yang terlambat atau tidak hadir dan apa alasannya harus juga tercatat dan mudah dimonitor.</li>
<li>Keberadaan setiap anggota dewan dan pekerjaan apa yang sedang dikerjakan juga harus mudah diketahui. Teknologi CCTV, smartphone berGPS atau sejenis kalung anjing bertransmiter dapat mewujudkan ini dengan cara yang relatif murah.</li>
<li>Tamu-tamu, lobi-lobi yang dilakukan oleh setiap anggota dewan harus transparan. Dibalik pintu-pintu jati itu mereka sibuk ngapain? Anuan sama sekretaris seksi? Lobi-lobi sama iblis, atau apa? Jadi setiap ruang, setiap lorong harus dipasang cctv yang streaming realtime dan mudah dilihat warga.</li>
<li>Siapa saja anggota yang tidak punya kemampuan mendengar dan mengapresiasi suara rakyat? Belum ngerti caranya online? Belum ngerti caranya mendengar? Belum paham siapa yang dia wakili? Orang-orang macam itu perlu segera disingkirkan keluar supaya tidak makan gaji buta terus.</li>
</ul>
<p>Hal-hal semacam itulah.</p>
<p>Apakah saya maniak kontrol? Mungkin. Kita Bossnya kok, normal saja kalau kita ingin tahu apa yang dikerjakan para pegawai dengan uang kita. Sudah menggaji mahal tapi pegawai kerja ga bener, siapa yang rugi? Teknologi sudah tersedia untuk mengawasi, duitnya juga ada, tapi tidak dimanfaatkan hingga kerusakan, pemiskinan, pembodohan semakin parah&#8230; Siapa yang bego?</p>
<p>Lalu, apa rakyat disuruh nongkrong di warnet, nonton orang DPR berkelakuan?</p>
<p>Kalau emang situ nganggur dan doyan silakan saja, itu lebih manfaat dari nonton bokep. Dan&#8230; siapa tahu suatu saat sampeyan penasaran seperti ini : &#8220;Itu hutan di kalimantan kok makin parah aja botaknya?&#8221; Nah, sistem pengawasan ini nanti akan memudahkan anda untuk cari tahu, siapa yang bertanggung jawab dan apa saja yang sudah dia kerjakan. Dengan beberapa pencarian, anda bisa tahu lokasi sang oknum sedang dimana dan sedang apa. Misal ternyata tampak sedang sibuk pesta seks. Besoknya, bulan depannya, dan selama dia menjabat ternyata cuma gitu-gitu aja kerjanya. Nah, anda bisa punya referensi pendukung untuk bikin &#8217;100juta warga facebook&#8217; mendukung  potong leher pak/bu penggundul hutan sekeluarga. Atau gampang dapet alasan untuk aksi massa turun kejalan untuk bakar rumah si oknum.</p>
<p>Kan sudah ada wartawan?</p>
<p>Wartawan juga manusia. Kalau saya wartawan, lalu dapat berita atau foto tentang kebejatan seorang wakil, saya minimal punya dua pilihan menguntungkan. Menyetor berita ke kantor berita dan dapat gaji biasa, atau ngeblackmail si obyek dan minta duit untuk tidak memberitakannya.</p>
<p>Andai saya memilih yang pertama, tetap juga si pemred di kantor juga punya pilihan untuk tak memberitakan. Bisa saja memilih untuk tidak memberitakan demi uang/ancamannya yang lebih besar. Atau bisa juga terima lobi dari mami PR yang ingin &#8216;media black out&#8217; untuk kasus-kasus pesanan.</p>
<p>Bukan mencurigai wartawan, nyatanya memang ada pilihan seperti itu kok. Justru sistem seperti ini memungkinkan pekerjaan wartawan jadi lebih mudah. Jika cara konvensional cuma bisa menguntit satu sumber berita di satu waktu, pakai cara baru bisa menguntit banyak sumber berita sekaligus.</p>
<p>Sudah kebayang?</p>
<p>Intinya ya pengawasan. Rakyat harus punya kontrol atas kinerja pegawainya di DPR. Jika kontrol saja tidak ada, hanya main percaya saja, pantas lah kalau orang-orang itu merasa aman dengan prilaku yang makin hari makin ngelunjak.</p>
<p>Sekarang saya binggung, gimana supaya sebanyak mungkin warga Indonesia dapat segera memahami perlunya pengawasan dan ikut menginginkan kontrol atas DPR. Masih perlu dirumuskan juga, tranparansi seperti apa dan kontrol sehebat apa yang diharapkan.</p>
<p>Apakah Anda juga menginginkannya? Punya ide? Monggo :)</p>
<br />Filed under: <a href='http://guhpraset.wordpress.com/category/pikiran/'>Pikiran</a> Tagged: <a href='http://guhpraset.wordpress.com/tag/dosa/'>dosa</a>, <a href='http://guhpraset.wordpress.com/tag/dpr/'>DPR</a>, <a href='http://guhpraset.wordpress.com/tag/kerakyatan/'>kerakyatan</a>, <a href='http://guhpraset.wordpress.com/tag/kontrol/'>kontrol</a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/guhpraset.wordpress.com/2017/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/guhpraset.wordpress.com/2017/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/guhpraset.wordpress.com/2017/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/guhpraset.wordpress.com/2017/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/guhpraset.wordpress.com/2017/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/guhpraset.wordpress.com/2017/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/guhpraset.wordpress.com/2017/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/guhpraset.wordpress.com/2017/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/guhpraset.wordpress.com/2017/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/guhpraset.wordpress.com/2017/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/guhpraset.wordpress.com/2017/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/guhpraset.wordpress.com/2017/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/guhpraset.wordpress.com/2017/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/guhpraset.wordpress.com/2017/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=guhpraset.wordpress.com&amp;blog=1165404&amp;post=2017&amp;subd=guhpraset&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://guhpraset.wordpress.com/2011/04/13/porno-bukan-dosa-besar/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>14</slash:comments>
	
		<media:content url="" medium="image">
			<media:title type="html">Guh</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Berterimakasihlah</title>
		<link>http://guhpraset.wordpress.com/2011/02/24/berterimakasihlah/</link>
		<comments>http://guhpraset.wordpress.com/2011/02/24/berterimakasihlah/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 24 Feb 2011 15:06:55 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Guh</dc:creator>
				<category><![CDATA[Pikiran]]></category>
		<category><![CDATA[kapitalisme]]></category>
		<category><![CDATA[manusia]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://guhpraset.wordpress.com/?p=2003</guid>
		<description><![CDATA[Ada segolongan manusia yang berangkat kerja sejak pagi, pulang malam malam sekali, langsung nonton ovj/idol2an/shitnetron, ngantuk, tidur dan esoknya restart lagi. Hidupnya monoton, gajinya pas-pasan. Cari jodoh seadanya yang penting laku, yang penting mapan. Yang dipikirkan, diimpikan, dikerjakan sebatas  bertahan hidup, memuaskan lidah, perut, tuhan/dewa imajiner dan nafsu berkembang biak&#8230; lalu mewariskan lifestyle itu pada [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=guhpraset.wordpress.com&amp;blog=1165404&amp;post=2003&amp;subd=guhpraset&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Ada segolongan manusia yang berangkat kerja sejak pagi, pulang malam malam sekali, langsung nonton ovj/idol2an/shitnetron, ngantuk, tidur dan esoknya restart lagi. Hidupnya monoton, gajinya pas-pasan. Cari jodoh seadanya yang penting laku, yang penting mapan. Yang dipikirkan, diimpikan, dikerjakan sebatas  bertahan hidup, memuaskan lidah, perut, tuhan/dewa imajiner dan nafsu berkembang biak&#8230; lalu mewariskan lifestyle itu pada generasi selanjutnya.</p>
<p>Merekalah para pahlawan yg perlu dipertahankan eksistensi dan gaya hidupnya. Pada mereka anda berhutang jasa. Andai mereka punah, gaya hidup yang anda nikmati mungkin tak akan bertahan.</p>
<br />Filed under: <a href='http://guhpraset.wordpress.com/category/pikiran/'>Pikiran</a> Tagged: <a href='http://guhpraset.wordpress.com/tag/kapitalisme/'>kapitalisme</a>, <a href='http://guhpraset.wordpress.com/tag/manusia/'>manusia</a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/guhpraset.wordpress.com/2003/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/guhpraset.wordpress.com/2003/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/guhpraset.wordpress.com/2003/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/guhpraset.wordpress.com/2003/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/guhpraset.wordpress.com/2003/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/guhpraset.wordpress.com/2003/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/guhpraset.wordpress.com/2003/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/guhpraset.wordpress.com/2003/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/guhpraset.wordpress.com/2003/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/guhpraset.wordpress.com/2003/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/guhpraset.wordpress.com/2003/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/guhpraset.wordpress.com/2003/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/guhpraset.wordpress.com/2003/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/guhpraset.wordpress.com/2003/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=guhpraset.wordpress.com&amp;blog=1165404&amp;post=2003&amp;subd=guhpraset&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://guhpraset.wordpress.com/2011/02/24/berterimakasihlah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>11</slash:comments>
	
		<media:content url="" medium="image">
			<media:title type="html">Guh</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Cara Keren Membela Agama Yang Bermanfaat</title>
		<link>http://guhpraset.wordpress.com/2011/02/15/cara-membela-agama-yang-bermanfaat/</link>
		<comments>http://guhpraset.wordpress.com/2011/02/15/cara-membela-agama-yang-bermanfaat/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 15 Feb 2011 05:00:06 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Guh</dc:creator>
				<category><![CDATA[Pikiran]]></category>
		<category><![CDATA[agama]]></category>
		<category><![CDATA[evolusi]]></category>
		<category><![CDATA[jihad]]></category>
		<category><![CDATA[kebhinekaan]]></category>
		<category><![CDATA[kemanusiaan]]></category>
		<category><![CDATA[kerukunan]]></category>
		<category><![CDATA[tuhan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://guhpraset.wordpress.com/?p=1988</guid>
		<description><![CDATA[﻿Dulu sekali, saya pernah dengar bahwa agama bisa dipasarkan dengan membagikan makanan. Dengan iming-iming mie instant, orang dengan mudah bisa diajak untuk berpindah agama. Kemarin saya dengar lagi, ada orang yang pindah agama karena dimodali untuk usaha bakso. Konon dagangan baksonya juga lumayan sukses, dari melarat tak punya apa-apa, kemudian bisa hidup berkecukupan. Bagi saya, [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=guhpraset.wordpress.com&amp;blog=1165404&amp;post=1988&amp;subd=guhpraset&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>﻿Dulu sekali, saya pernah dengar bahwa agama bisa dipasarkan dengan membagikan makanan. Dengan iming-iming mie instant, orang dengan mudah bisa diajak untuk berpindah agama.</p>
<p>Kemarin saya dengar lagi, ada orang yang pindah agama karena dimodali untuk usaha bakso. Konon dagangan baksonya juga lumayan sukses, dari melarat tak punya apa-apa, kemudian bisa hidup berkecukupan.</p>
<p>Bagi saya, membuka kesempatan usaha dan bantuan modal itu keren. Lebih keren dari sekedar memberi makanan, cuma mie instant pula. Sayangnya trik tersebut hanya dipakai untuk merekrut anggota baru. Itu mengingatkan saya pada operator seluler yang tarif nol rupiahnya hanya memanjakan pelanggan baru tapi tak boleh dinikmati oleh pelanggan lama.</p>
<p>Bagaimanapun, ini adalah perkembangan bagus. Dari sekedar menawarkan &#8220;ikan&#8221;, berkembang jadi menawarkan &#8220;kail&#8221;. Dari memperdayai manusia, mulai bergerak ke arah memberdayakan manusia.</p>
<p>Perkembangan yang baik ini harusnya mendapat pengarahan dan dukungan penuh dari kementrian Agama.</p>
<p>Pengarahan? Dukungan? Maksud lu, Guh?</p>
<p>Ya, supaya jangan sekedar jadi ajang promosi untuk merayu member baru. Umat setia yang sudah lama memeluk juga harus ikut menikmati.</p>
<p>Caranya?</p>
<p>Kementerian agama bisa bikin kompetisi terbuka. Setiap tahun bikin award untuk agama dan agamawan yang paling berhasil memajukan umatnya. Ya gimana caranya lah supaya para agamawan sibuk berlomba memprovokasi umat untuk maju dalam ekonomi, sains, teknologi maupun kesadaran.</p>
<p>Persaingan seperti ini akan mengarahkan energi religius umat dan agamawan ke arah yang positif. Energi yang tadinya terbuang sia-sia untuk tersinggung, marah, mengkafirkan atau menghalalkan darah, dapat diarahkan untuk hal-hal yang jauuuh lebih bermanfaat.</p>
<p>Jika kompetisi sukses tersosialisasi dan semua mengikuti, para agamawan tak kan punya waktu lagi untuk membuat permufakatan jahat demi menyingkirkan golongan lain lewat perbuatan-perbuatan keji. Tak punya waktu lagi untuk merencanakan terror dengan alasan membela agama. Semua akan terlalu sibuk berkreasi dan berkarya demi membuktikan bahwa umatnya yang paling maju berkat bimbingan agama yang paling membawa kebaikan. Jika di dunia sudah terbukti paling berkah, umat juga bakal lebih mudah percaya  pada janji apapun yang baru terbukti di akhirat sono.</p>
<p>Konon Tuhan pernah bersabda: Kalau di dunia buta, di akhirat juga bakal buta. Bagi saya itu simbolis saja, karena gak mutu banget Tuhan yang keji pada orang cacat. Jadi Tuhan pasti setuju kalau saya bilang bahwa itu sabda maksudnya: Mereka yang di dunia membabi buta, di akhirat nanti juga sama. Begitu pula agama yang di dunia bikin susah rusuh madesu, nasib umatnya di akhirat juga sama aja. Sabda itu jelas untuk memperingatkan manusia agar hati-hati dalam mempercayai mulut mulut agamawan. Hati-hati dalam membabibuta meyakini perkataan orang yang hobi mengatasnamakan agama atau tuhan.</p>
<p>Awalnya mungkin saja kompetisinya berjalan norak. Setiap agama hanya berlomba untuk mensejahterakan umatnya sendiri sambil menganaktirikan golongan lain.</p>
<p>Tapi tak akan selamanya. Sebab tidak hanya cara promosi yang bervolusi, cara umat menilai juga pasti berevolusi.</p>
<p>Akan terjadi seleksi hingga yang tersisa hanyalah agama-agama yang percaya diri. Agama yang   bersih dari sifat manja, yang tidak gampang tersinggung atau gampang merasa ternodai. Agama   yang tersisa hanya yang memberdayakan umat, bukan yang memperdaya. Yang mencerdaskan dan   memajukan, bukan yang membodohi dan mengadudomba. Dan di posisi juara sejati, pastilah sebuah agama yang membawa berkah bagi semesta alam. Agama yang berkahnya luas,  tidak sebatas memberkahi penganutnya saja, tapi juga memberkahi umat agama lain, bahkan yang tidak beragama dan anti agama sekalipun.</p>
<p>Agama yang kolot sensi manja pemarah, ngajak terror dan mengadudomba akan dilupakan dan jadi fosil tak berguna. Tercatat sebagai sejarah kelam umat manusia.</p>
<p>Itulah saat dimana para ateis, agnostik dan siapapun yang suka mengolok-olok agama akan gigit jari sampai giginya retak. Mereka akan terpaksa mengakui kenyataan bahwa agama ternyata bisa membawa kebaikan, bahkan malah mengakselerasi kemajuan umat manusia.</p>
<p>Gimana, gimana, gimana? Menurut Anda, ide macam ini bisa dong diusulkan ke menteri agama?</p>
<br />Filed under: <a href='http://guhpraset.wordpress.com/category/pikiran/'>Pikiran</a> Tagged: <a href='http://guhpraset.wordpress.com/tag/agama/'>agama</a>, <a href='http://guhpraset.wordpress.com/tag/evolusi/'>evolusi</a>, <a href='http://guhpraset.wordpress.com/tag/jihad/'>jihad</a>, <a href='http://guhpraset.wordpress.com/tag/kebhinekaan/'>kebhinekaan</a>, <a href='http://guhpraset.wordpress.com/tag/kemanusiaan/'>kemanusiaan</a>, <a href='http://guhpraset.wordpress.com/tag/kerukunan/'>kerukunan</a>, <a href='http://guhpraset.wordpress.com/tag/tuhan/'>tuhan</a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/guhpraset.wordpress.com/1988/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/guhpraset.wordpress.com/1988/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/guhpraset.wordpress.com/1988/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/guhpraset.wordpress.com/1988/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/guhpraset.wordpress.com/1988/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/guhpraset.wordpress.com/1988/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/guhpraset.wordpress.com/1988/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/guhpraset.wordpress.com/1988/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/guhpraset.wordpress.com/1988/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/guhpraset.wordpress.com/1988/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/guhpraset.wordpress.com/1988/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/guhpraset.wordpress.com/1988/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/guhpraset.wordpress.com/1988/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/guhpraset.wordpress.com/1988/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=guhpraset.wordpress.com&amp;blog=1165404&amp;post=1988&amp;subd=guhpraset&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://guhpraset.wordpress.com/2011/02/15/cara-membela-agama-yang-bermanfaat/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>26</slash:comments>
	
		<media:content url="" medium="image">
			<media:title type="html">Guh</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Papah&#8230; Curhat Dong!!!</title>
		<link>http://guhpraset.wordpress.com/2011/02/04/papah-curhat-dong/</link>
		<comments>http://guhpraset.wordpress.com/2011/02/04/papah-curhat-dong/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 03 Feb 2011 18:00:34 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Guh</dc:creator>
				<category><![CDATA[Perasaan]]></category>
		<category><![CDATA[candu]]></category>
		<category><![CDATA[curhat]]></category>
		<category><![CDATA[kebhinekaan]]></category>
		<category><![CDATA[perubahan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://guhpraset.wordpress.com/?p=1978</guid>
		<description><![CDATA[Walau rasanya bukanlah seorang pendengar yang baik, ada saja teman yang menjadikan saya sebagai &#8220;tong sampah&#8221;. Tempat berkeluh-desah tentang masalah-masalah pribadi, yang biasanya berkutat seputar asmara. Yang paling menyebalkan adalah saat menerima curhat lewat telpon atau sms. Sudah kepala kena radiasi, atau jempol pegal, tapi tak ada wujud indah yang bisa dilihat. Tidak ada kemungkinan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=guhpraset.wordpress.com&amp;blog=1165404&amp;post=1978&amp;subd=guhpraset&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Walau rasanya bukanlah seorang pendengar yang baik, ada saja teman yang menjadikan saya sebagai &#8220;tong sampah&#8221;. Tempat berkeluh-desah tentang masalah-masalah pribadi, yang biasanya berkutat seputar asmara.</p>
<p>Yang paling menyebalkan adalah saat menerima curhat lewat telpon atau sms. Sudah kepala kena radiasi, atau jempol pegal, tapi tak ada wujud indah yang bisa dilihat. Tidak ada kemungkinan dipeluk sambil nangis (atau nafsu). Tidak ada kompensasi instan apapun yang bisa saya harapkan.</p>
<p>Beda jika dengar curhat secara langsung. Sambil berjuang mendengarkan dengan khusuk, saya bisa mengagumi keindahan wujudnya sambil merespon dengan suara &#8220;ooo&#8230;&#8221;, &#8220;waw!&#8221;, &#8220;duh&#8230;&#8221; atau &#8220;hmmm&#8230;&#8221;. Tentunya dengan penuh empati sebagai respon pada bibir-bibir merekah yang sedang berkatarsis. Kadang juga diam-diam bisa latihan kegel sambil menyembunyikan ereksi.</p>
<p>Tapi benar juga sih kata orang tua (entah orang tua siapa), bahwa selalu ada berkah dibalik setiap derita. Begitu juga saat dijadikan tong sampah jarak jauh, ternyata ada juga hikmahnya. Ini baru saya sadari setelah kelamaan bengong. Dua bulan di daerah primitif, memberi saya kesempatan merenungkan hal-hal yang sebelumnya tak terpikir.</p>
<p>Karena tak bisa disambi &#8220;ngapa-ngapain&#8221;, pikiran saya malah sepertinya jadi kreatif. Terpaksa merespon dengan kata-kata sok tahu yang agak panjang. Cukup panjang sampai jadi kalimat. Walau serasa asal njeplak, sering kalimat yang terucap justru jadi nasihat untuk diri saya sendiri. Tentunya setelah dipikirkan ulang.</p>
<p>Contohnya kemarin, seorang wanita curhat tentang ketiga lelaki yang memperebutkan hati (dan kelaminnya). Salah satu ke-galau-annya adalah bagaimana cara mengetahui keseriusan seorang lelaki. Dan respon ngasal saya berbunyi kurang lebih begini:</p>
<blockquote><p>&#8220;manusia itu mudah berubah, untuk saat ini bisa saja serius dan terbukti serius, tapi nanti atau esok tiada yang bisa jamin&#8221;.</p></blockquote>
<p>Dhueng!!!!&#8230; Asal ngomong tapi kok yang kena saya sendiri. Tiba-tiba saya mikir, bener juga tuh. Dulu saya juga pernah merasa bodoh karena merasa dipermainkan sejak awal oleh seorang bidadari jahat. Sekarang jadi terpikir, mungkin saya tidak sebodoh itu, mungkin beliau tidak sejahat itu. Mungkin awalnya memang sungguh serius banget, tapi kemudian beliau berubah, sebagaimana alam yang terus berubah. Dan saya jadi merasa lebih ringan. Si Beliau sudah berubah, semesta sudah berubah, saya kok terus ngotot tidak mau berubah, ya jadinya saya menderita sendirian deh&#8230; hehe, jadi inget Pak Husni Mubarak *lho*.</p>
<p>Dari kalimat itu juga jadi terpikir&#8230;. mungkin inilah sebabnya mengapa manusia perlu menciptakan ikatan bernama pernikahan. Manusia bisa berubah, rasa bisa sirna atau berganti sasaran. Dengan adanya pernikahan, komitmen bisa terus dipaksakan.</p>
<p>Wanita kedua di hari yang sama juga nyampah dari jarak jauh. Sebut saja namanya S (Seksi). Beliau murka besar karena merasa dipermainkan oleh pasangan aneh. Setelah pacaran sekian bulan dengan pria X, baru ketahuan ternyata Si X sudah punya pacar, sebutlah namanya Y. Mba Y yang juga murka mengajak S untuk sama-sama melabrak X. Setelah repot-repot menemani Y demi melabrak X, tak lama kemudian si Y malah baikan lagi dengan X. Dan S pun gondok segede bwanget, padahal cukup yodium. Tapi gondoknya juga ilusif sih.</p>
<p>*benerin bibir dulu, kusut abis bergosip*</p>
<p>Hasrat Mba Seksi untuk membuat jera si X saya tanggapi dengan:</p>
<blockquote><p>&#8220;Ada orang yang bohong karena terpaksa, ada yang karena sudah dari sononya tukang bohong, genetik yang dia warisi itu genetik tukang tipu. Sampai kapanpun juga dia suka nipu. Berusaha bikin jera cowo kayak gitu adalah perbuatan yang hampir pasti sia-sia. Buang waktu aja.&#8221;</p></blockquote>
<p>Dhuengg&#8230;!!! (lagi). Saya sendiri yang kena juga. Saya pernah ingin merubah orang lain dari perokok menjadi tidak merokok. Baru sadar ternyata saya kurang menghargai diversity, kurang menghayati kebhinekaan. Adalah kenyataan bahwa sebagian manusia tidak bisa diajak menghargai kesehatan (diri sendiri dan orang sekitarnya). Genetik yang mereka warisi dari leluhurnya memang begitu.</p>
<p>Mba Seksi juga super sebal pada si Y yang sudah dibela malah balikan lagi. Katarsis ini saya tanggapi dengan penghakiman super sok tahu&#8230;</p>
<blockquote><p>&#8220;Memang ada orang-orang yang begitu. Walau tidak balik lagi ke X, nanti kalau cari ganti pasti dia cari yang brengseknya sama. Bawah sadarnya terlanjur mencandu kesedihan. Akan selalu mencari alasan agar dirinya bisa tersakiti. Masokis najis.&#8221;</p></blockquote>
<p>Lagi-lagi Dhueng&#8230;!!! Saya juga yang kena. Tapi untuk yang itu saya cuma ketok-ketok meja sambil merapal mantra amit-amit. Najis, najis, yaa amit amiiiiit. Semoga saya, Anda, dan mereka semua dijauhkan dari mencandu pada kesedihan. Dijauhkan dari suka mencari-cari alasan agar bisa murung dan bermuram durja.</p>
<p>Ya sudah. Ternyata jadi tong sampah jarak jauh ada manfaatnya juga. Bisa buat update blog juga :)</p>
<p>Begitulah.</p>
<br />Filed under: <a href='http://guhpraset.wordpress.com/category/perasaan/'>Perasaan</a> Tagged: <a href='http://guhpraset.wordpress.com/tag/candu/'>candu</a>, <a href='http://guhpraset.wordpress.com/tag/curhat/'>curhat</a>, <a href='http://guhpraset.wordpress.com/tag/kebhinekaan/'>kebhinekaan</a>, <a href='http://guhpraset.wordpress.com/tag/perubahan/'>perubahan</a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/guhpraset.wordpress.com/1978/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/guhpraset.wordpress.com/1978/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/guhpraset.wordpress.com/1978/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/guhpraset.wordpress.com/1978/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/guhpraset.wordpress.com/1978/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/guhpraset.wordpress.com/1978/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/guhpraset.wordpress.com/1978/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/guhpraset.wordpress.com/1978/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/guhpraset.wordpress.com/1978/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/guhpraset.wordpress.com/1978/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/guhpraset.wordpress.com/1978/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/guhpraset.wordpress.com/1978/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/guhpraset.wordpress.com/1978/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/guhpraset.wordpress.com/1978/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=guhpraset.wordpress.com&amp;blog=1165404&amp;post=1978&amp;subd=guhpraset&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://guhpraset.wordpress.com/2011/02/04/papah-curhat-dong/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>9</slash:comments>
	
		<media:content url="" medium="image">
			<media:title type="html">Guh</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Selamat Ulang Tahun</title>
		<link>http://guhpraset.wordpress.com/2011/01/18/selamat-ulang-tahun/</link>
		<comments>http://guhpraset.wordpress.com/2011/01/18/selamat-ulang-tahun/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 18 Jan 2011 10:46:40 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Guh</dc:creator>
				<category><![CDATA[Perasaan]]></category>
		<category><![CDATA[kenangan]]></category>
		<category><![CDATA[sampah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://guhpraset.wordpress.com/2011/01/18/selamat-ulang-tahun/</guid>
		<description><![CDATA[Semoga umur kamu cukup panjang hingga cukup untuk menikmati segala kenikmatan dari segala pilihan yang sudah kamu buat selama ini. Filed under: Perasaan Tagged: kenangan, sampah<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=guhpraset.wordpress.com&amp;blog=1165404&amp;post=1965&amp;subd=guhpraset&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Semoga umur kamu cukup panjang hingga cukup untuk menikmati segala kenikmatan dari segala pilihan yang sudah kamu buat selama ini.</p>
<br />Filed under: <a href='http://guhpraset.wordpress.com/category/perasaan/'>Perasaan</a> Tagged: <a href='http://guhpraset.wordpress.com/tag/kenangan/'>kenangan</a>, <a href='http://guhpraset.wordpress.com/tag/sampah/'>sampah</a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/guhpraset.wordpress.com/1965/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/guhpraset.wordpress.com/1965/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/guhpraset.wordpress.com/1965/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/guhpraset.wordpress.com/1965/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/guhpraset.wordpress.com/1965/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/guhpraset.wordpress.com/1965/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/guhpraset.wordpress.com/1965/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/guhpraset.wordpress.com/1965/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/guhpraset.wordpress.com/1965/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/guhpraset.wordpress.com/1965/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/guhpraset.wordpress.com/1965/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/guhpraset.wordpress.com/1965/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/guhpraset.wordpress.com/1965/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/guhpraset.wordpress.com/1965/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=guhpraset.wordpress.com&amp;blog=1165404&amp;post=1965&amp;subd=guhpraset&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://guhpraset.wordpress.com/2011/01/18/selamat-ulang-tahun/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
	
		<media:content url="" medium="image">
			<media:title type="html">Guh</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
