Tulisan yang dikaitkan 'belenggu'

Menelan Buntelan Suci

Suatu hari di sebuah Gerai alat telekomunikasi ragawi:

“Mbak, kalau saya beli modemnya aja boleh ndak?” Tanya Mas Ganteng pada Mbak Seksi diseberang meja kaca tembus pandang.

“Maaf Bapak, tidak bisa. Modem ini bisa diperoleh jika bapak beli paket XXX unlimited” Jawab Mbak Seksi seraya sibuk merapikan rok mininya yang memang dirancang amat pendek.

Sambil berjuang untuk tidak menonton aksi upskirt, Mas Ganteng berkata lagi “Oooh… kalau saya beli paket XXX unlimitednya saja tanpa modem, gimana?”

“Tidak bisa juga, Bapak. Ini sudah paket, kalau ambil XXX unlimited, maka bapak dapat modemnya dengan harga khusus, kala….” Belum sempat mbak seksi melanjutkan, Mas Ganteng memotong “Kalau saya minta nomor HP anda, supaya nanti malam bisa telpon minta penjelasan lebih lengkap, boleh?” Si Mas Bertanya dengan suara yang tiba-tiba jadi bariton menenangkan.

Lanjutkan membaca ‘Menelan Buntelan Suci’

Sok Spiritual keBangetan Deh Kamyu

Kawan seorang teman yang ngakunya blogger itu kalau bicara soal kematian lagaknya naujubilargh. Seolah-olah dirinya sudah siap. Sudah berani menghadapinya. Rela pisah dengan dunia. Ringan melepas semua yang indah.

Ternyata…

Baru ditinggalkan sebuah cinta saja, kena depresi gila. Kewarasannya berantakan kemana-mana.

Hapus ini-itu, sangkal sini-sana, tapi pedihnya terpahat semakin nista.

Setiap malam dicekam rindu. Kangen pelukan yang telah berlalu.

Tidurnya nelangsa, ngilernya pun dari mata.

Bah

Dilepas dari satu belenggu saja meronta tak rela.

Gimana pula pisah dari dunia?

Dasar palsu!

Alasan yang baik untuk putus baik-baik

  • Menemukan pasangan yang lebih baik
  • Memilih yang lebih lebih beragama
  • Ketemu orang yang lebih dekat dengan tuhan
  • Mendapatkan pasangan baru yang alat kelaminnya lebih memuaskan
  • Menemukan yang lebih kaya
  • Menemukan yang lebih giat bekerja dan menjanjikan
  • Menemukan yang lebih pintar
  • Bosan
  • Tidak ada kemajuan
  • Harus menghentikan hubungan yang ternyata tak bisa diharapkan
  • Kamu ternyata tidak berharga
  • Kamu ternyata hanya buang-buang waktu saya
  • Kamu ternyata tak pantas dicintai
  • Apalagi?

Halaman Berikutnya »