Wahai pejantan nan gagah perkasa,
Dindamu itu bukan sekedar bagasi,
Wujud seksi itu adalah manusia.
Seperti dirimu, diapun layak dihormati.
Wahai betina seksi nan mengundang berahi,
selaput daramu bukan satu-satunya yang berharga,
kepalamu yang konon isinya otak pun pantas dilindungi.
Tak perlu ancaman tilang dari aparat gila,
cinta menyediakan helm ter-aman yang bisa terbeli.
Pria yang punya selera, punya hormat untuk setiap kepala.
- – - – - – - – -
Agustus 2009
Dari seseorang yang belum menemukan cinta partner untuk seks
Ditulis setelah berjuang menyingkirkan iri dengki keki
Untuk para keparat yang bermesraan di atas motor, tanpa helm.
Direvisi 6 September setelah membaca sebuah pencerahan

