Dear MNC Bosses,
Seperti yang anda tahu, bumi Aceh memiliki kekayaan alam yang membuat air liur banyak korporasi mengucur deras. Untuk bisa mengeruknya dengan lebih merdeka, beberapa konsultan kita berpendapat bahwa Aceh perlu dipisahkan dari Republik Indonesia. Berikut ini cara-cara yang telah dilakukan berdasarkan saran mereka:
- Tumbuhkan kesadaran rakyat akan penindasan yang dilakukan Jakarta. Misalnya tentang bagaimana aset-aset sumber daya alam dirampok untuk sebesar-besarnya kesejahteraan
korporasi-korporasi multinasional danbeberapa ekor orang kaya di Jakarta. - Sebelum terlambat, arahkan kesadaran itu menjadi sentimen anti NKRI, anti TNI, anti Jawa, anti Jakarta dan anti Pancasila.
- Modali dan ajarkan strategi untuk menggerakan perlawanan.
- Gunakan para penyusup dalam TNI untuk melakukan cara-cara yang sekeji dan sebiadab mungkin, ini perlu untuk membakar kebencian rakyat terhadap TNI dan NKRI.
- Perintahkan para penyusup di kalangan atas TNI untuk membudayakan prosedur “pokoknya sangkal dan bela dulu anak buah, periksa kapan-kapan saja kalo inget” dalam menanggapi setiap laporan rakyat soal ketidakbecusan dan kesewenang-wenangan aparattt di lapangan. Hal ini sangat penting untuk membusukkan citra TNI dan NKRI, juga untuk membuat Pancasila tampak seperti bullshit di siang bolong.
- Gunakan para penyusup dan agen-agen terlatih didalam gerakan perlawanan untuk membantai sebanyak mungkin prajurit-prajurit TNI. Ini untuk memancing reaksi TNI agar semakin keras dalam aksinya melawan separatisme. Dipastikan semua pihak yang kita adu akan semakin larut dalam pekatnya kekerasan.
- Lakukan segala hal yang diperlukan untuk memperuncing kebencian dan permusuhan antara rakyat Aceh dan NKRI.
Hasilnya? Walau berhasil menanamkan kebencian dan dendam kesumat di banyak sekali kepala, tapi sampai saat ini cara-cara diatas masih belum berhasil memisahkan Aceh dari NKRI.
Sejak awal konsultan kita memang sudah salah. Sekarang sudah saatnya berganti strategi. Untuk apa susah-susah memerdekakan Aceh? Lha dengan keadaan yang sekarang saja sudah bisa kita kuras dengan serakus-rakusnya kok.
Justru kalau berhasil dipisahkan, lalu setelahnya kita ramai-ramai merampok dan berinvestasi disana, akan banyak orang yang menyadari kalau banyak konflik dan perpecahan selama ini hanyalah ciptaan kita.
Sebaiknya justru Aceh tak usah dipisah. Dengan strategi yang jitu, kita bisa manfaatkan Aceh untuk menguasai dan menjajah seluruh bumi Indonesia. Membuat kita lebih leluasa dalam menguras sebanyak-banyaknya sumber daya alam dan sumber daya manusia-manusia Indonesia.
Caranya? Hmm, mungkin nanti. Sementara, mungkin diantara anda ada yang ingin berbagi strategi?
Sekian dulu, terimakasih.
—
Komentar Terbaru