Sebuah rumah keluarga kecil. Suami istri sarjana dengan dua orang anak usia SD yang telah tidur pulas.
Disinggahi 7 orang kroni. Empat wanita muda. Lelakinya satu polisi, satu mesum dan satu badut. Semuanya religius.
Jagongan.
Sambil ngobrol, semua lelaki macho merokok tanpa henti.
Asap rokok buatan 3 pabrik berbeda memenuhi seluruh rumah. Semua orang di asapi, termasuk dua anak manusia yang sedang tidur.
………
Para perokok ini orang berpendidikan. Salah satunya malah seorang pelayan dan pelindung masyarakat. Mereka sudah tahu resiko apa saja yang sedang mereka timpakan pada diri dan sekitarnya.
Dan tetap saja mereka membakar rokok. Menebar asap.
Kenapa? Apa sebabnya? Apa pembenaran mereka?
Ada sesuatu yang membuat mereka bisa melakukan itu tanpa merasa bersalah.
Hal serupa juga terjadi pada banyak anggota FPI (Front Pembela Islam) maupun ormas/gerombolan barbar yang lain. Ada sesuatu yang membuat mereka merasa tak bersalah
………
Setelah berhasil memahami perokok, mungkin kita bisa lebih mudah dalam memahami FPI.
…….
Sebatas pembubaran saja tak akan menyelesaikan masalah.
Sebelum akar masalahnya diselesaikan, gerombolan barbar laknat akan terus bermunculan.
_
Di tulis pakai Operamini
Komentar Terbaru