Yang esmud sibuk, belingsatan nonstop 25 jam sehari, akhirnya mati
Yang sibuk nganggur, pagi siang sore tidur, akhirnya mati juga
Yang bertuhan, terus doa dari subuh sampai subuh, akhirnya juga mati
Yang beragama, rajin memaksakan mimpi, akhirnya sama juga, mampus
Babi yang malas, kerjaannya hanya makan, sex dan tidur,
Babi yang ga mau kalah sama manusia dan ikutan homoseks,
Babi yang religius, yang teroris, korup atau atheis
Semuanya juga sama-sama akan mati
Yang selalu sedih, mengeluh, tak pernah bisa bersyukur, mati
Yang roda delmannya selalu diatas, bahagianya nonstop, juga mati
… hidup buat apa? …
Masih ingatkah saya dengan tujuan kelahiran kali ini,
sebagai seorang warga dunia yang lahir di Indonesia?
Ehm, kalau memang belum tahu, apa yang mau saya ingat?
Anda gimana?
Komentar Terbaru