Tulisan yang dikaitkan 'Puisi'

Tumbangnya Para Pejuang

………
Perang kemerdekaan terus memakan korban
Semakin banyak pejuang yang tumbang
Tewas ditumpas peluru emas
Atau hancur setelah mengawini pelacur
………

Sedikit menafsirkan:

Perang kemerdekaan, maksudnya adalah perjuangan memerdekakan diri dari pembodohan, pemiskinan dan adudomba. Ini termasuk membebaskan diri dari para pemimpin negara yang ternyata mengabdi pada perampok-perampok yang ngin menguras kekayaan nusantara.

Pejuang, tidak harus merujuk pada serdadu bernomor register yang memikul senapan murahan (akibat budgetnya dikorup). Pejuang juga bisa diartikan sebagai orang-orang yang vokal, tokoh-tokoh yang berani mengkritisi kebijakan penguasa, orang-orang yang mau mengedukasi para korban pembodohan, termasuk juga anda yang terus beraksi memberi solusi bagi segala permasalahan bangsa. Dan kelamin pejuang tentu saja tidak harus lelaki.

Peluru Emas memang terkenal sebagai senjata ampuh untuk membantai para jagowan dan jagowati. Kesaktian se-mandraguna apapun tak sanggup melawan peluru emas. Emas disitu adalah simbol godaan harta dan tahta. Bisa berupa suap, sogokan, beasiswa bungkam atau sekedar kesibukan perburuan kenyamanan yang akhirnya membuat seseorang jadi terlalu sibuk mengurus diri sendiri. Sibuk memuaskan nafsunya sendiri. Tak lagi peduli lagi dengan keadaan sekitarnya, persetan dengan bangsanya.

Pelacur. Saya pikir itu maksudnya bukanlah sekedar Pekerja Seks Komersil. Yang disebut pelacur disitu tentulah sesuatu yang benar-benar hina, yaitu manusia yang telah menggadaikan kejujurannya, melacurkan jiwanya, menghianati bangsa dan tanah airnya demi entah apa.

Perkawinan dengan Pelacur, maksudnya adalah pergaulan yang terlalu dekat dengan teman yang sangat salah. Jika teman-teman dekat anda adalah orang-orang yang selalu mencuri dan membajak, mungkin anda akan terpengaruh dan mulai menganggap bahwa pencurian adalah sesuatu yang wajar, atau malah wajib dilakukan. Contoh lain, jika semua sahabat-sahabat anda adalah perokok, maka anda akan menganggap bahw… eh… saya rasa cukup satu aja contohnya.
Intinya, bagi kebanyakan manusia, pergaulan akan sangat mempengaruhi perkembangan jiwa. Keterlibatan dalam pergaulan yang “salah” bisa berarti “kehancuran”, parahnya, mungkin kehancuran itu tidak hanya bagi dirinya, tapi juga bagi seluruh bangsanya.

Tumbang. Tentu maksudnya bukan hanya tewas secara fisik. Hancurnya fisik atau kematian badan dalam perjuangan meraih kemerdekaan masih pantas dikenang dengan rasa hormat. Perjuangannya bisa menginspirasi para penerus untuk melanjutkan. Tapi kematian karena “peluru emas” atau “menikahi pelacur” adalah kematian yang terlalu nista dan berbahaya. Yang tumbang adalah semangatnya, yang mati adalah jiwanya. Emas dan pelacur membuat sang pahlawan menuhankan nafsunya sendiri, atau malah bermutasi menjadi antek-antek penjajah: Melacur dan menebar peluru emas untuk membantai pejuang yang lain.

Halaman Berikutnya »


Arsip