Tulisan yang dikaitkan 'tips'

WordPress.com pakai Opera Mini

Setiap kali berkeliaran agak jauh dari rumah saya tidak pernah membawa laptop (komputer gendong). Selain belum punya, saya juga bukan manusia yang gemar memikul banyak bagasi dalam melakukan perjalanan. Bahkan celana dalam pun saya tak bekal.

Cukup satu ransel ringan, maksimal berisi 2 pasang pakaian, charger HP, deodorant, sikat gigi, keybca, bluetooth adapter, kabel data dan sebotol air minum yang biasanya selama perjalanan akan berganti merk beberapa kali.

HP dengan sinyal kuat IM3 (yang anehnya selalu sulit dipakai telpon) memancarkan radiasi tak jauh dari testis sebelah kiri, sedangkan nasib dompet tergantung model celana, kadang di kantung paha, kadang lembab kena keringat di bokong sebelah kanan.

Ya, ya, ya. Lantas posting kali ini mau apa, Guh? Apakah sekedar curhat ga penting tanpa menstimuli apapun kecuali rasa horny saya?

Oh, tentu tidak ya akhi. Posting ini adalah percobaan nulis di WordPress.com menggunakan OM. Bukan OM yang katanya “suara asal” lho, tapi OM ini adalah Opera Mini versi 4.1. Sebuah browser java untuk ponsel yang bisa anda download dan miliki secara gratis dari mini.opera.com.

Sebelum hari ini saya tak bisa menulis di blog WordPress.com. Karena halaman “write” sangat tak bersahabat dengan OM. Lewat halaman m.wordpress.com sebenarnya bisa, tapi menurut saya itu tampak kurang waras. Akhirnya saya memilih minggat dari WP tiap kali kehilangan kontak dengan PC. Sebagai pelarian saya menulis di my.opera.com yang lebih bersahabat dengan browser OM. Padahal menurut saya disana bukanlah tempat yang nyaman untuk ngeblog.

Syukurlah, orang baik, jujur dan seksi memang selalu disayang Tuhan.

Petunjuk dari Tuhan pun datang via mulut mesum seorang teman. Dia membimbing saya untuk melakukan ziarah ke halaman profil dan menonaktifkan fitur visual editor. Sebuah ruwatan sakti yang sangat ampuh. Usai menunaikannya saya langsung bisa masuk halaman write dan menulis dengan cukup leluasahhh. Halaman “write” berubah jadi lebih ramah terhadap OM saya.

Memang ada beberapa kekurangan dibanding mengunakan browser standar PC. Yaitu susah bikin link dan tidak auto save. Scheduled post juga entah kenapa tak bisa dipakai.

Kelebihan dari my.opera.com adalah fitur draft. Jadi tak perlu lagi membiarkan OM aktif seharian di background ponsel kalau tulisan belum selesai :-P (ini mungkin karena saya yang gaptek).

Huff, sekian.

Oh iya, fyi, lebih dari 350 huruf ini ditulis hanya dengan menggunakan jempol, tanpa bantuan jari yang lain. Silakan terkesima dan terperangah.
Eh, tidak? Ya sudah.

Halaman Berikutnya »


Arsip