Melepaskan Candu

Salah satu cara melepaskan diri dari kecanduan agama adalah sengaja membatalkan puasa 15 menit sebelum azan. Dari situ bisa dilihat sebesar apa ketakutan kita pada doktrin dosa-pahala, surga-neraka dan angkara tuhan. Akan tampak juga pamrih apa saja yang menyertai puasa kita.

Bagaimana melepaskan diri dari candu internet? Puasa internet.

Bukan berhenti sama sekali, tapi cukup (sangat) membatasi diri dalam mengaksesnya. Hanya sebatas untuk hal-hal darurat (macam transfer duit). Lihat, sebesar apa ketakutan anda akan hilangnya informasi.. dan eksistensi ;)

Puasa internet sampai lebaran sepertinya menarik. Saya akan mencobanya. Mohon maaf kalau hal ini membuat saya jadi (lebih) tidak responsif pada pesan-pesan anda.

Terimakasih.

Tag:,

22 responses to “Melepaskan Candu”

  1. Fajar says :

    Bakalan kuat gitu, gak buka pesbuk/ngecek komen di blog waktu keperluan darurat (transfer duit) itu?

    Bwhahaha… *ketawa setan*

  2. lovepassword says :

    Nggak ada hubungannya itu lah …..

    Nggak ada..Hmmmm …-

  3. Arshintadewi says :

    lebih memilih ‘eksis’ di dunia nyata?
    Good for you, bro ;)

  4. oRiDo™ says :

    apa yang salah dengan candu Agama?

  5. Hanster says :

    Puasa internet..
    Spertinya boleh juga dilakukan..

  6. cK says :

    baiklah, mari kita tunggu…

  7. akew says :

    membatalkan puasa internet 15 menit setiap 100kb

  8. indra java says :

    ngomong-ngomong masalah dosa… ada kuis nih
    disini

  9. Bodrox says :

    Kapan bukanya?

  10. Dessy Andriyani says :

    Salam kenal.. !!
    Seru tu gagasannya.. Mari kita coba untuk berpuasa internet untuk sejenak.. nanti kita lihat hasilnya.. lebih membawa dampak positifkah? (kita bisa lebih eksis di dunia nyata) atau berdampak negatif? (kita kekurangan sumber informasi & komunikasi).. Mari kita coba !! ;)

  11. Neng Ika says :

    wew, ternyata mas guh ini masih belum berubah dari semenjak saya kenal pertama kali lewat wordpress. apa kabar mas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s