Selamat Makan, Pi

Wahai anak sapi yang lucu dan bau,
lahaplah makanmu,
agar segera gendut tubuhmu,
dan tinggi harga dirimu.

Suatu hari nanti,
lehermu akan disayat,
oleh dia yang mulutnya mengatakan bahwa tuhan maha pengasih,
kamu akan lihat darahmu muncrat membasahi tanah,
kamu akan panik,
kamu akan berkelonjotan,
kamu akan mati kehabisan darah.

Tubuhmu akan dipotong-potong,
lalu dilahap oleh berbagai mulut,
mulut-mulut yang fasih berkata bahwa tuhan maha pengasih dan penyayang.

Wahai anak sapi yang baik,
makanlah yang banyak,
supaya dagingmu enak.

Selamat makan.


Foto Sapi diambil siang tadi dari sebuah kandang super jorok di daerah Merapi. Beberapa jam sebelum dia dan induknya yang kurus ditukar dengan seratusan lembar uang berwarna merah.

Tag:, , ,

6 responses to “Selamat Makan, Pi”

  1. kw says :

    wow,mainannya skrg ke lereng merapi ya?
    sip

  2. bella says :

    Suatu hari nanti,
    lehermu akan disayat,
    oleh dia yang mulutnya mengatakan bahwa tuhan maha pengasih,

    dia itu termasuk dirimu dan diriku kah? heuheu…

  3. Bu2 says :

    ganteng sapinya..

  4. lowell says :

    ingin jadi peternak sapi nich.. enak bisa santai kerjanya…

  5. Bitch, The says :

    pi, sapi. itu cobak orang iseng yg bikin puisi2an buat kamu suru liat link ini: http://www.wagyu.net/home.html
    kali aja kamu nanti juga dipijetin, diminumin bir, terus sekalian leha2 nemenin om botak menan PS2. itu juga kalo PLN ga sembarangan matiin lampu.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s