konspirasi dibalik kematian kruget

Kematian Kruget yang misterius mulai terungkap. Terduga penyebab kematian sekarang bukan lagi depresi ataupun kurangnya oksigen. Tapi racun.

RACUN!

Jadi gini…

Tadi saat cari info tentang pestisida organik, saya teringat pada seorang Ibu guru yang saya temui saat jalan-jalan ke beberapa RS. Beliau sempat bercerita tentang beberapa jenis pestisida, ada kontak dan ada sistemik. Cerita beliau tak bisa saya simak serius karena kecantikan putrinya mengganggu konsentrasi. Tapi masih ada yang saya tangkap, pestisida kontak itu masih bisa dicuci sedangkan yang sistemik tidak, racunnya menjalar ke seluruh sistem tanaman.

Jadi saya pun tanya Google lagi. Dan dari situlah saya kebetulan menemukan tulisan Pak Nurtjahjadi. Beliau cerita tentang piaraan mahasiswanya yang punya nasib sesial Kruget.

Kenapa ulatnya mati semua? Mungkinkah ada perbedaan suhu dengan tempat nya semula ketika ulat itu diambil ? Mungkin juga ada faktor2 lain, kelembaban, cahaya, dsb ?

Selidik punya selidik, bayam yang dijadikan pakan ulat itu ternyata masih mengandung pestisida yang dosisnya cukup tinggi. Memang pestisidanya tidak meninggalkan bau. Tetapi, dengan kematian ulat2 tadi secara merata, maka dapat dipastikan, bahwa bayam yang segar tanpa lubang bekas gigitan serangga, itu sudah merupakan indikasi yang kuat bahwa sayuran itu masih mengandung bahan aktif pestisida yang berbahaya.

Maksudnya mulia memberikan makanan yang terbaik, ternyata malah meracuni sampai mati. Diduga kuat, tewasnya Kruget karena sebab yang sama. Keracunan pestisida.

Lalu konspirasinya dimana Guh?

Konspirasinya adalah… *NgarangModeOn*  Para produsen pestisida, dengan ijin penguasa negara yang sama-sama berorientasi profit, menjual pestisida berbahaya pada para petani. Para petani yang nasibnya tidak dipedulikan oleh pemerintah, ditindas tengkulak dan ditekan pasar juga, terpaksa menambahkan racun ke sayuran mereka supaya panennya kelihatan bagus dan bisa dijual.

Berbahaya? Yang jelas berbahaya bagi bangsa ulat. Terbukti setelah dipetik, dibawa ke pasar, dipajang pedagang, dibeli dan dibawa pulang, sayur masih saja bersifat racun dan mematikan. Entah semengerikan apa efeknya bagi manusia. Yang pasti sekarang saya harus belajar menanam sayuran sendiri secara organik.

Sementara belajar, sebaiknya saya mengikuti saran pak N,

…ada beberapa sayuran yang tidak pernah memakai pestisida sama sekali pada waktu penanamannya, dan sayuran ini sangat aman untuk dimakan. Sayuran tersebut misalnya, daun singkong, daun pepaya, daun katuk, daun ubi jalar.

Selain itu, kalau beli sayuran pilihlah yang masih ada bekas gigitan serangganya. Karena, hal itu membuktikan bahwa penanaman sayuran tersebut tidak menggunakan pestisida yang sangat tinggi konsentrasinya.

Sedangkan, sayuran yang sudah pasti banyak mengandung pestisida adalah kubis, kembang kol, brokoli. Tanaman2 ini tidak akan tumbuh sempurna tanpa perlakuan pestisida.

Seperti pernah saya tulis sebelumnya, para ibu di Jawa 8arat, ASI nya sudah mengandung pestisida. Mungkin karena mereka senang lalapan kubis dll. Sayuran yang dimasak juga dapat mengurangi kandungan pestisida yang ada di dalamnya. Selain itu, air minum mereka juga mungkin sudah tercemar pestisida.

Yaiks… Itu alinea terakhir apa? Payudara beracun!? Tulisan Pak N itu benar-benar mengerikan.

Kruget mungkin cuma “korban kolateral” yang mampus akibat ketamakan manusia-manusia pemuja profit. Ibu-ibu pemakan sayur dan anak-anaknya yang terjangkiti kelainan gara-gara pestisida mungkin juga senasib dengan Kruget, hanya korban kolateral. Yang harus saya lakukan sekarang adalah belajar untuk menanam secara sehat.

Tag:, , , , , ,

16 responses to “konspirasi dibalik kematian kruget”

  1. eMina says :

    Luar biasa. Dr kematian kruget bs terungkap hal detil begini. Kyk di drama jepang ‘forever sunshine’.
    Klo makan sayur d rmh sdh dipastikan aman krn mamah ga pernh pake pupuk.
    Tp kalo d kosan? Duh serem jg.pdhl sy hama daun2an. Mdh2an ga kyk kruget u_u

    • Guh says :

      Tapi ini bukan soal pupuk, tapi pestisida. Pak N itu juga nyebut-nyebut penelitian yang menemukan bahwa wanita jawa barat punya payudara beracun, gimana tuh :P

  2. Bitch, The says :

    You forgot the main thing, the unfairness of Kruget’s death: he was found in the yard of someone’s mother. you might want to check your own story, first paragraph. it is assumed, based on the pictures displayed, that whoever fed Kruget did not take too much effort to buy him spinach or any vegetable from the market because the color of his feed was the same with the ones Kruget preyed on.

    you should mind your writing. Kruget-rest in peace-has the right to know the truth!

    *mukaserius*

    • Guh says :

      You could always enjoy your own assumption. But checking my posterous might help, there is pic with few other leaves in the bottle, all of them green tho. And yes, some ppl arent effortful enough to go to the market by their own to get vegs, they lazily grab it out from theirs/neighbors refrigerators.

  3. Bitch, The says :

    I enjoyed my assumption as you enjoyed yours, dear. that’s why such questions arose. and you might want to check your own posterous page-or even better, your eyes. the leaves are more yellow than green.

    Oh, have mercy on me. do you mind to put a little bit effort on writing in english by providing the correct grammar and spelling? To make me smile won’t hurt, THOUGH.

  4. eMina says :

    Mamah saya kan menanam sayuran di halaman rumah, ga pake apa2 -apalagi pestisida, buat makanan sehari -hari. Ya kadang2 beli juga.

    huee?? payudara wanita jabar beracun?????? :shock:
    ah, saya belum percaya klo semuanya begitu. saya masih sedikit referensinya. Tapi makanan memang musti dikawal dari mulai ditanamnya ya, biar terjamin lahir batin kesehatannya.

    oiya, foto daun tempat menempelnya kruget juga yg saya lihat warnanya kuning. Yang jelas, penyimpanan kruget di botol itu jg pasti ber-efek pada psikologisnya kan? dia terbiasa berada di dunia luar, menempel pada tumbuhan.

  5. Emanuel Setio Dewo says :

    Glek… (wajah shock)

    Seperti pernah saya tulis sebelumnya, para ibu di Jawa 8arat, ASI nya sudah mengandung pestisida. Mungkin karena mereka senang lalapan kubis dll. Sayuran yang dimasak juga dapat mengurangi kandungan pestisida yang ada di dalamnya. Selain itu, air minum mereka juga mungkin sudah tercemar pestisida.

    Bagaimana dengan prianya? Apakah sp*rma-nya juga mengandung pestisida?

  6. chancery court docket lodge london says :

    The installation and placement of these signs must conform to existing regulationsThe Health and Safety.
    These exits are usually located at the front of the fireplace.

    During royal hyde park hotel queensway london
    united kingdom training, each one can effectively contribute his/share
    share in making the place fire safe is also for their own safety
    and protection.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s