mencari nafkah dari mempersulit hidup orang lain

Dengan memanfaatkan teknologi, sebuah kantor lembaga pelayanan warga bisa jadi lebih efisien. Tapi para pimpinan lembaga selalu menunda penggunaan teknologi. Sepertinya beliau takut jika efesiensi kantor meningkat, pekerjaan akan selesai dalam waktu yang jauh lebih singkat, lebih murah dan jumlah karyawan yang dibutuhkan juga lebih sedikit. Banyak orang akan menganggur karena tenaganya tak lagi terpakai. Percaloan dan suap-menyuap yang terhenti juga akan menghentikan aliran upeti pungli.

Dilihat dari mata para pemimpin, para pekerja dan para calo, teknologi adalah ancaman. Mengikuti kemajuan teknologi berarti banyak yang akan kehilangan nafkah.

Namun jika dilihat dari kepentingan warga yang jumlahnya ribuan kali lebih banyak? Seharusnya sudah bisa menikmati pelayanan yang jauh lebih baik dan lebih nyaman, tapi semua terpaksa tetap menderita, harus ngantri, dipingpong, dipungli dan dipermainkan agar segelintir orang tetap bisa makan dan mendapat penghidupan.

Kaum yang hidup dari menyulitkan orang lain ini akan terus melestarikan cara-cara lama supaya tetap bisa makan. Mengharapkan mereka berubah dengan sendirinya bisa jadi mimpi yang tak akan kesampaian.

Tag:, ,

6 responses to “mencari nafkah dari mempersulit hidup orang lain”

  1. romailprincipe says :

    nice..
    realita nih.

  2. Fortynine says :

    Ya,realita. Seperti halnya orang orang Endonesa yang selama ini selalu mempersulit dan membodohkan orang orang asli yang menetap di luar pulau jawa….Semuanya demi perut mereka,dan rekening mereka….

  3. Bitch, The says :

    Here we go again…
    *siul2*

  4. Emanuel Setio Dewo says :

    Kalau bisa dipersulit, kenapa dipermudah?

    *hihihi… nice post*

Trackbacks / Pingbacks

  1. Repotnya Ngurus KTP di Tempatku « dodopolah - Juni 15, 2010

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s