Rahasia Jadi Calo PNS Sukses

Itu judul bukan salah ketik, itu memang CALO, bukan CALON.

Ini tips-tips untuk jadi calo PNS tanpa harus masuk penjara maupun mengalami kerusakan nama baik.

Modal

Bisnis ini nyaris tanpa modal uang, cukup memiliki:

  • Gaya bicara yang meyakinkan
  • Tampang berwibawa dan menimbulkan rasa percaya
  • Network yang luas
  • Tidak harus, tapi dapat sangat membantu: Punya Kartu nama keren, jabatan, sederet titel meyakinkan, gelar keagamaan dan kesukuan serta apapun yang bisa membuat konsumen lebih teryakinkan.
  • Jadwal pengumuman pembukaan dan penerimaan PNS.

Konsumen

Ada dua konsumen potensial bagi usaha ini:

  • Mahasiswa / anak sekolah baru lulus, sambil nyogok-nyogok tetap ikut ujian. << potensi profitnya jauh lebih besar
  • Pengangguran yang menahun yang desperate, umur mepet atau lewat, terlanjur kawin dan punya anak dan butuh banget pekerjaan, punya mertua/orang tua/relasi berduit. Model ini paling ditawari beli SK. Tetap profit walau tak sebesar yang jenis pertama.

Promosi

Contoh-contoh pernyataan berikut dapat anda gunakan sebagai promosi. Silakan diubah dan disesuaikan yang penting esensinya tersampaikan.

  • “Kalau sama orang lain butuh 150 juta sampai 300 juta, sama saya cukup 80 juta saja beres. “
  • “Ini ada 20 SK nganggur,  tahun kemarin saya bantu beberapa orang, sudah susah-susah dibantu… eh… setelah SK keluar tidak dilunasi, ya batal. Ada yang karena sudah dapat pekerjaan lain, ada yang karena tidak mampu.  Nah, sekarang SK-SK itu nganggur dan bisa dipakai lagi, tinggal diganti nama saja dijamin beres.”
  • “Saya kenal sama orang yang jadi admin di komputer evaluator hasil ujian pns, dipusat sana, makanya lewat saya pasti lebih murah, cuma 70 juta saja!! Mau?”

Yang jangan sampai lupa adalah menyampaikan “jaminan”. Bisa disampaikan dengan lebih meyakinkan, misal: “Dijamin berhasil! Kalau sampai gagal uang kembali. Kalau tidak percaya ya uang mukanya saja separo, sisanya biar saya yang tanggung, nanti kalau sudah jadi PNS baru dilunasi. Saya ini niatnya murni nolong kok, bukan komersil!!” katakan dengan wajah yang bersih segar dan bercahaya, kalau perlu ‘bersuci’ atau cuci muka dulu.

Modus

  • Raup uang muka minimal 40 juta dari tiap kepala. Jumlah dapat disesuaikan dengan kondisi wajah wali / orang tua korban. Kalau agak nelangsa ya kasi diskon, tapi jangan terlalu kasihan, karena kalau terpaksa mereka pasti bisa cari hutangan kemana-mana. Utamakan orang kaya yang haus pujian serta punya banyak saudara pengangguran, dia pasti bernafsu ingin jadi pahlawan bagi saudara-saudaranya, mereka akan lebih mudah diyakinkan.
  • Gelitiki sense of urgency korban, eh, konsumen. Buat mereka buru-buru membayarkan uangnya. Makin cepat uang terkumpul makin cepat bisa dikembangkan.
  • Hitungan paling sial, anda kuper dan kurang promosi, hanya dapat 20 konsumen. Itu pun sudah 800 juta perak. Uang sebanyak ini bisa diolah dengan cara terserah. Bisa investasi dalam pertanian yang minim resiko macam tanam singkong, jika harga bagus, bisa dapat banyak dalam sekali panen (tak sampai setahun). Bisa juga investasi di anak-anak kaskus yang suka menawarkan 3 persen perbulan. Atau kalau malas ya tidurkan saja di deposito syariah, setelah setahun akan dapat sekitar 80 juta tanpa harus membantingi tulang siapapun. Berarti sebulan dapat berapa? Setara dengan gaji PNS golongan berapa? Silakan hitung sendiri.

PENTING:

  • Lakukan setiap transaksi secara cash. Hindari transfer via bank dan penulisan kuitansi apapun. Ini penting demi menghindari adanya bukti yang bisa mempermudah konsumen lapor polisi. Siapkan UV untuk menghindari uang palsu.
  • Minimalisir saksi mata.
  • Kalau konsumen curiga, ceritakan potensi bahaya dari sudut pandang mereka. Misal, nanti setelah jadi PNS dan punya pangkat, kuitansi-kuitansi itu bisa dipakai orang untuk pemerasan. Makaya, sebisa mungkin kita hindari transaksi tercatat dan minimalisir saksi mata.

Jadi sebenarnya apa yang harus anda kerjakan bagi konsumen?

  • Nyaris tidak ada, anda hanya perlu mengumpulkan uang muka saja. Kalaupun berkegiatan ya untuk diri sendiri, mengolah uang itu agar menghasilkan sebanyak mungkin dalam jangka satu tahun atau kurang.
  • Jika nanti anak-anak yang ikut ujian ternyata ada yang lulus ujian dan masuk PNS, ya bagus, berarti anda tak perlu mengembalikan uangnya. Malah yang baru bayar uang muka akan bayar lagi melengkapi kekurangannya, plus banyak sekali bingkisan tanda terima kasih, plus promosi gratis tentang betapa saktinya anda memasukkan orang jadi PNS.

Jika TIDAK lulus?

  • Disini gunanya anda punya jadwal penerimaan CPNS. Anda bisa rekonstruksi janji, janjikan penempatan di departemen berikutnya yang pengumumannya masih lama.
  • Lakukan apapun, segalanya yang diperlukan agar konsumen rela berkubang dalam penantian yang sia-sia. Yang penting tunda selama mungkin agar dana yang diterima bisa mengendap setidaknya satu tahun.

Resiko

  • Anda tidak bisa mengendalikan nafsu, semua uang habis untuk foya-foya. Kalau ini yang terjadi ya anda tidak tertolong. Bunuh diri atau kabur saja.
  • Ada yang gigih rajin datang setiap hari menagih uangnya. Sambil marah-marah bawa parang.
  • Telpon berisik karena ditelponi bolak-balik oleh mereka yang tidak sabar. Bisa minta diblokir ke operator.

Kejadian-kejadian tersebut diatas (kecuali point pertama) bisa diobati dengan pernyataan seperti ini: “Sabar dong Pak/Bu, saya juga terus usaha. Kalau akhirnya harus gagal gara-gara KPK atau mereka sok ketat, nanti uang pasti kembali kok. Kalau lapor ke polisi, terus saya ditangkap, malah anda yang rugi dua kali. Sudah gagal jadi PNS, uangnya malah hilang sekalian. Sabar saja, saya usahakan, saya berniat baik. Kalau nanti masih juga tidak lulus, uang pasti balik. DIJAMIN! Demi Tuhan!!”

Atau kalau anda sebal, dapat juga balik mengancam : “Pak/Bu, saya serius ingin menolong, dan yang diurus juga bukan anda saja, ada (20) dua puluh orang lebih!!! Kalau anda terus menggangu bisa-bisa semua terganggu, bisa saya balik laporkan pencemaran nama baik lho. Ini uangnya pasti aman, sabar saja, kalau gagal lagi nanti pasti kembali! DIJAMIN!”

Tenang-tenang saja, toh mereka tidak punya bukti apapun bahwa anda menerima uang dari mereka. Kuitansi tidak ada, saksi minim, catatan transfer nihil. Bersih dan suci.

Pengembalian

Setelah satu tahun, atau setelah puas bermain dengan uang-uang itu, tiba saatnya mengembalikan pada para konsumen. Nah, bagaimana caranya agar anda tidak dicap bajingan penipu yang laknat? Bagaimana agar konsumen tidak terlalu kecewa?

Bisa disampaikan seperti ini: “Aduh… tahun ini ternyata penyaringan PNS ketat sekali!! Orang yang ngurus nyaris ditangkap. Untung uangnya sempat ditarik lagi.” Lalu tambahkan: “Tapi… Untuk ongkos kesana kemari dan pelicin dimana-mana sudah terpakai sekitar 5.5 juta… Karena nggak enak sama Ibu/Bapak, sudah nunggu lama sekali ternyata belum juga berhasil, saya ikut nanggung yang 3 juta deh. Saya beneran jadi nggak enak nih.”  Diucapkan dengan penuh penghayatan dan penyesalan, kalau bisa dengan mata berkaca-kaca. Dengan pernyataan macam itu si konsumen diharapkan maklum, malah bersyukur uangnya masih bisa kembali walau tidak seratus persen.

Di akhir periode, nama baik anda aman, uang bermekaran di rekening, semua pihak senang dan bahagia. Tidak ada satupun yang merasa dirugikan…  Malah untung karena merasa uangnya terselamatkan. Ehm..  iya kan? Iya lah! *nyengiriblis*

Semoga tips-tips diatas dapat bermanfaat bagi para Calo maupun Calon PNS di seluruh Indonesia.
Bagi yang Calo PNS, semoga bisa ikut menyempurnakan tips-tips itu agar lebih jitu.
Bagi yang Calon PNS lewat calo, semoga bisa mempertimbangkan ulang niatnya untuk menjadi PNS yang “sudah korup sejak sebelum menjabat”.

Amin.

Tag:, , , , , , , , ,

17 responses to “Rahasia Jadi Calo PNS Sukses”

  1. ManusiaSuper says :

    Dahsyat tipsnya… Pernah jadi calonN korban kang?

  2. Agung says :

    Adik gw PNS di Kementerian PU lewat jalur normal, tes dan masuk. Tanpa sepeser pun. (Gw juga sih, hihihi…gampang kok, tinggal belajar doang soal2nya).

    Dan ketika acara orientasi ada semacam presentasi dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara (Kemenpan). Intinya, beliau menjelaskan modus calo PNS ya seperti yang kamu jelaskan di atas itu Guh. Si calo sesungguhnya nggak punya daya apa-apa, cuma permainan psikologis dan berjudi saja. Kalau perjudiannya berhasil (si calon PNS berhasil menjawab soal2) yah jackpot. Haha.

    Yang kasihan adalah, seumur hidupnya si PNS tersebut merasa kalau dia masuk lewat jalur nggak benar. Padahal sebenarnya dia mampu. Haha.

    • Guh says :

      @Agung, tidak berarti calo sakti mandraguna itu tidak ada lho.
      “Yang kasihan adalah, seumur hidupnya si PNS tersebut merasa kalau dia masuk lewat jalur nggak benar. Padahal sebenarnya dia mampu.”
      Maksudnya selain mampu ujian, juga mampu nyogok, mampu merampas hak orang, mampu melanggar aturan demi memperjuangkan kenyamanan diri? Alias sudah korup sejak sebelum menjabat.
      Selain rasa “nggak bener”, dia juga harus mengejar BEP. Ini juga menyumbang pada terbentuknya sistem yang korup. Seperti yang kita nikmati sekarang.

      • Agung says :

        Huahaha….
        iya, bener juga, walaupun sebenarnya mampu ujian jadi nggak berarti apa2 ya kalau niat dan caranya sudah salah.

        betul2, BEP nya tentulah dari korupsi lagi…ahahai.

  3. eMina says :

    tante sudah berhasil jadi PNS-nya?
    Oiya, apa calo pns juga bisa merekrut downline dan dapat bonus? :mrgreen:

    • Guh says :

      @eMina, Belum ada kontak lagi, Teh.
      Saya tidak tahu apakah ada sistem downline. Mungkin kalau sudah bantu nyari korban ya bisa saja minta jatah.

  4. Nazieb says :

    Buset, segede itu duit buat nyogok calo?

    Pantesan aja ada istiliah “kejar setoran”. Cari proyek sana sini buat nutupin modal toh..

  5. Amd says :

    Hati-hati guh, itu komentator paling atas itu calo juga… #pitenah

  6. Payjo says :

    Buset dah :lol:

  7. chiw says :

    aaah, si Guh kok ngebongkar calon bisnis baru gw si Guh…
    gimana kalo calon korban gw baca ini?

    *berlalu*

  8. 2R says :

    Hahaaha….realita banget tuh mas :D

  9. lovepassword says :

    Hi Hi Hi, wah tipsnya ampuh banget ….^_^

  10. Emanuel Setio Dewo says :

    Hahaha…
    Calo ini “membodohi” korban.

    Salam

  11. wahyu says :

    hehehehe…..makin kreatif dan jadi salah satu peluang usaha ngtren tahun tahun mendatang…calo calo harus belajar saniwara dan hypnotis dikit.biar makin meyakinkan

  12. Yayan AI says :

    Hahahahha…… tips nya mantap mas Guh….

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s