Tag Archive | komersialisme

Pendidikan Makin Mahal Makin Tak Masuk Akal

Saat ini layanan gratis untuk berbagi, berkolaborasi dan berdiskusi secara online sudah bertebaran di internet. Internet juga sudah mulai terjangkau (yang jelas lebih terjangkau dari bayar kuliah di fakultas termurah di universitas terbesar di Indonesia). Tapi kok belum dimanfaatkan secara maksimal oleh para maha guru kita ya?

Youtube misalnya. Itu hosting gratisan untuk berbagi video kan bisa dipakai untuk menayangkan rekaman kuliah terbaik. Daripada mengulang-ulang indoktrinasi yang sama berulang-ulang, sehari sekian kali dan setiap tahun diulang-ulang lagi, lebih praktis kalau suruh saja para murid menonton video itu di tongkrongannya masing-masing.

Lha nanti tidak berangkat sekolah/kuliah? Fungsi kelas untuk apa? Baca Lanjutannya…

konspirasi dibalik kematian kruget

Kematian Kruget yang misterius mulai terungkap. Terduga penyebab kematian sekarang bukan lagi depresi ataupun kurangnya oksigen. Tapi racun.

RACUN!

Jadi gini…

Tadi saat cari info tentang pestisida organik, saya teringat pada seorang Ibu guru yang saya temui saat jalan-jalan ke beberapa RS. Beliau sempat bercerita tentang beberapa jenis pestisida, ada kontak dan ada sistemik. Cerita beliau tak bisa saya simak serius karena kecantikan putrinya mengganggu konsentrasi. Tapi masih ada yang saya tangkap, pestisida kontak itu masih bisa dicuci sedangkan yang sistemik tidak, racunnya menjalar ke seluruh sistem tanaman.

Jadi saya pun tanya Google lagi. Dan dari situlah saya kebetulan menemukan tulisan Pak Nurtjahjadi. Beliau cerita tentang piaraan mahasiswanya yang punya nasib sesial Kruget.

Kenapa ulatnya mati semua? Mungkinkah ada perbedaan suhu dengan tempat nya semula ketika ulat itu diambil ? Mungkin juga ada faktor2 lain, kelembaban, cahaya, dsb ?

Selidik punya selidik, bayam yang dijadikan pakan ulat itu ternyata masih mengandung pestisida yang dosisnya cukup tinggi. Memang pestisidanya tidak meninggalkan bau. Tetapi, dengan kematian ulat2 tadi secara merata, maka dapat dipastikan, bahwa bayam yang segar tanpa lubang bekas gigitan serangga, itu sudah merupakan indikasi yang kuat bahwa sayuran itu masih mengandung bahan aktif pestisida yang berbahaya.

Maksudnya mulia memberikan makanan yang terbaik, ternyata malah meracuni sampai mati. Diduga kuat, tewasnya Kruget karena sebab yang sama. Keracunan pestisida.

Lalu konspirasinya dimana Guh?

Konspirasinya adalah… *NgarangModeOn*  Para produsen pestisida, dengan ijin penguasa negara yang sama-sama berorientasi profit, menjual pestisida berbahaya pada para petani. Para petani yang nasibnya tidak dipedulikan oleh pemerintah, ditindas tengkulak dan ditekan pasar juga, terpaksa menambahkan racun ke sayuran mereka supaya panennya kelihatan bagus dan bisa dijual.

Berbahaya? Yang jelas berbahaya bagi bangsa ulat. Terbukti setelah dipetik, dibawa ke pasar, dipajang pedagang, dibeli dan dibawa pulang, sayur masih saja bersifat racun dan mematikan. Entah semengerikan apa efeknya bagi manusia. Yang pasti sekarang saya harus belajar menanam sayuran sendiri secara organik.

Sementara belajar, sebaiknya saya mengikuti saran pak N,

…ada beberapa sayuran yang tidak pernah memakai pestisida sama sekali pada waktu penanamannya, dan sayuran ini sangat aman untuk dimakan. Sayuran tersebut misalnya, daun singkong, daun pepaya, daun katuk, daun ubi jalar.

Selain itu, kalau beli sayuran pilihlah yang masih ada bekas gigitan serangganya. Karena, hal itu membuktikan bahwa penanaman sayuran tersebut tidak menggunakan pestisida yang sangat tinggi konsentrasinya.

Sedangkan, sayuran yang sudah pasti banyak mengandung pestisida adalah kubis, kembang kol, brokoli. Tanaman2 ini tidak akan tumbuh sempurna tanpa perlakuan pestisida.

Seperti pernah saya tulis sebelumnya, para ibu di Jawa 8arat, ASI nya sudah mengandung pestisida. Mungkin karena mereka senang lalapan kubis dll. Sayuran yang dimasak juga dapat mengurangi kandungan pestisida yang ada di dalamnya. Selain itu, air minum mereka juga mungkin sudah tercemar pestisida.

Yaiks… Itu alinea terakhir apa? Payudara beracun!? Tulisan Pak N itu benar-benar mengerikan.

Kruget mungkin cuma “korban kolateral” yang mampus akibat ketamakan manusia-manusia pemuja profit. Ibu-ibu pemakan sayur dan anak-anaknya yang terjangkiti kelainan gara-gara pestisida mungkin juga senasib dengan Kruget, hanya korban kolateral. Yang harus saya lakukan sekarang adalah belajar untuk menanam secara sehat.

Deadly Persuasion

Kenapa banyak Perokok dan Peminum alkohol cenderung defensif dan merasa kebebasannya diserang setiap ada yang membahas efek rokok dan alkohol?

Anda bisa coba temukan jawabannya dalam video ini:

Judul Film: Deadly Persuasion
Bahasa: Inggris (bersyukurlah pada Allah kalau tidak mengerti inggris, kita bisa tetap jadi ignoranus)

Taut:
– Bisa lihat trailernya dan beli kalau mau.
– Kalau kemahalan bisa tonton streaming full previewnya
– Kalau putus-putus karena koneksi lambat, bisa download dulu, format FLV ukuran 192MB, sekalian bisa dipinjamkan untuk dikritik-kritik.
– Jangan lupa download PDF study guide, siapa tahu mau putar film ini di kelas atau untuk bekal acara nonton bareng.

Saya rekomendasikan untuk:
– Para spiritualis yang masih aktif merokok atau rajin minum alkohol ;)
– Para aktivis sok proletar dan sok anti kapitalis tapi prorokok
– Para orang tua yang ingin anaknya dapat imunisasi virus iklan
– Para guru yang butuh film untuk acara nonton bareng


*post tanpa scheduled, langsung setelah nonton satu kali*

Untuk Industri Rokok dan Umatnya yang Lebih Baik

Industri rokok yang maha kuasa sedang mengubah manusia. Teman-teman anda, satu persatu sedang diubah jadi perokok yang taat. Tetangga anda, orang tua anda, pembantu anda, supir anda, boss anda, teman-teman mereka, semuanya sedang direkrut untuk jadi perokok yang taat. Lewat media cuci otak massal maupun pergaulan dengan umat yang taat, satu persatu anak Indonesia juga sedang dipengaruhi agar jadi perokok yang taat.

Bagai virus zombie dalam film fiksi, virus ketaatan terhadap rokok terus menular, perlahan tapi pasti akan terus meluas. Hanya masalah waktu sebelum berhasil menguasai manusia.

Manusia yang sudah berubah jadi perokok taat sangat sulit untuk lepas lagi. Bagai orang tercerahkan, tingkat kesadarannya meningkat ke level yang sulit dipahami orang awam. Wujudnya masih manusia, tapi cara berpikirnya sudah berubah. Rokok jadi mirip  agama yang mengajarkan terror dan kekejian, di mata para “kafir” agama itu tampak berbahaya dan merusak, tapi di mata umatnya yang taat justru tampak suci dan harus disebarluaskan, bahkan dipaksakan.

Memahami ini, kita akan sadar bahwa usaha menyadarkan perokok akan lebih banyak membuang waktu dan energi. Daripada membuang energi berdebat dengan umat, lebih baik mulai bekerjasama dengan imam-imam mereka: Para investor dan owner industri rokok.

Baca Lanjutannya…

Zeitgeist Addendum dengan Subtitle Indonesia

Sudahkah anda nonton film konspirasikrep yang dibahas Amed tempo hari?

Zeitgeist Addendum.

Menurut saya film ini sudah lebih baik daripada versi pertama yang membuat penonton terlalu sibuk dengan teori konspirasi sambil marah-marah karena imannya diusik. Dalam edisi kedua ini sang pembuat film mulai serius membahas dan menjelaskan solusi yang ditawarkan. Solusi yang bagi kebanyakan orang pasti terasa ajaib, utopis, bin nggak masuk akal, apalagi masuk iman. Tapi inspiring, menurut saya.

Tempat download: Zeitgeistmovie.com atau
Direct Link : Official Zeitgeist Addendum Torrent (701 MB)
Download Subtitle Indonesia: Zeitgeist Addendum ID

Film propaganda ini memang boleh disedot gratis dari situs resmi yang bikin. Disana juga tersedia link menuju forum dan halaman tanya jawab.

Subtitle yang di link itu menurut saya sudah lebih baik dari sub Indonesia yang beredar sebelumnya. Konon, sudah lolos dari sensornya Bu Pito yang hobi nrenslet Inggris. (Catatan: lolos tidak berarti lulus).

Untuk program pemutar film, seandainya yang anda miliki belum memuaskan, atau tidak bersahabat dengan sub yang berformat srt, silakan coba install VLC. Sependek yang saya tahu, VLC adalah pemutar multimedia yang paling serba bisa, praktis dan gratis.

Sedikit peringatan, jangan percaya begitu saja pada apa apapun yang anda tonton. Silakan selidiki, baca wiki dan kritik-kritik yang bertebaran di internet. Setelah membandingkan dengan pemahaman dan pemikiran anda pribadi, jangan lupa berbagi ;)

Selamat menonton.

Manfaat kebencian yang melebar

Yang berbuat hanya segelintir dari kelompok tertentu, tapi seluruh anggota kelompok dianggap salah. Ada yang menyebutnya sebagai generalisir, ada yang bilang guilty by association, dan saya kali ini menyebutnya “kebencian yang melebar.”

Bagi orang-orang lugu macam Uday, kebencian melebar ini mungkin terasa ganjil. Dia akan menganggapnya tidak efektif dan salah sasaran. Padahal, justru ‘kebencian yang melebar’ gitu yang lebih sering dipromosikan. Yang mempromosikan juga tidak cuma media-media berorientasi duit, tapi juga tokoh-tokoh yang berpendidikan tinggi.

Kenapa? Apa manfaatnya?

Setelah sedikit mengerutkan dahi, akhirnya saya mulai bisa membayangkan. Ternyata manfaatnya bisa sangat menguntungkan. Berikut ini gambaran sekenario dimana kebencian melebar bisa sangat menguntungkan.

Contoh kasus: Baca Lanjutannya…