Tag Archive | indonesia

Mazhab yang Memerdekakan

Selama kita masih tergantung pada mazhab, sekte, aliran asing yang diimpor secara bulat-bulat, yang harus sepaket dengan segala warisan kebencian dan dendam para penciptanya, maka Indonesia tak akan bisa tenang dan damai walau katanya sudah lama merdeka.
Baca Lanjutannya…

Menuju DPD yang Eksis dan Bermanfaat

Seandainya saya menjadi anggota DPD RI, pertama-tama saya akan malu. Karena sebagaimana kita lihat di lapangan, banyak yang tak tahu DPD itu apa dan untuk apa. Sangat amat tidak eksis di hati rakyat.

Bagi sebagian dari yang tahu, DPD hanyalah simpul aneh birokrasi yang menghabiskan uang rakyat tanpa punya manfaat  jelas. Hanya magabut. Makan gaji buta. Bahkan lomba “Andai Saya Menjadi Anggota DPD RI” juga dituduh sekedar ritual menghabiskan sisa anggaran akhir tahun, sebagaimana yang biasa terjadi di berbagai departemen negara ini.

Tentu tak semua salah DPD. Yang menganggap magabut mungkin belum tahu bahwa  keterbatasan dan ketidakjelasan dari fungsi, tugas dan wewenang memang dapat dijadikan pembenaran untuk magabut. Magabut sambil menunggu “orang pusat” yang kerjanya luar biasa lambat.

Padahal, DPD itu perwakilan yang (harusnya) paling dekat dengan rakyat.

Sekarang, dengan segala keterbatasan dan ketidakjelasan yang ada, apa yang dapat dilakukan agar manfaat dan eksistensi DPD dapat lebih dirasakan rakyat?

Caranya dengan mengajak semua anggota DPD untuk dengan segala cara segera mewujudkan beberapa poin berikut ini:

  1. Hubungkan setiap desa dengan internet, tentunya dengan kecepatan yang sesuai perkembangan zaman. Yang wajib terhubung pertama kali adalah kantor desa dan sekolah-sekolah. Sediakan wifi dan fasilitasi warga yang belum mampu terhubung dengan hardware sendiri.
  2. Latih setiap aparat desa hingga efektif menggunakan internet terutama untuk menyampaikan perkembangan terkini pada ‘kita’. Berhasil sampai poin ini saja akan membuat DPD selalu awas akan perkembangan terkini dari tiap pelosok yang diwakili. DPD segera tahu apa yang harus diperbaiki, dikembangkan, dipromosikan, dipasarkan. Semuanya tanpa boros keliling secara fisik.
  3. Pandu dan fasilitasi warga untuk memanfaatkan internet dalam menemukan informasi-informasi yang dapat meningkatkan usahanya, lingkungannya dan kualitas hidupnya. Misalnya, hubungkan petani secara online, selain dengan sesamanya juga dengan pakar-pakar pertanian, sumber bibit, penjual pupuk dan pestisida termurah terbaik, hingga ke informasi pemasaran. Itu akan menekan biaya tanam, membebaskan dari ketergantungan pada tengkulak yang zalim, meningkatkan kualitas panen, memudahkan pemasaran dan akhirnya meningkatkan kualitas hidup mereka.
  4. Buka portal untuk mendengar aspirasi rakyat (sekaligus untuk kontrol atas kinerja aparat di lapangan). Pastikan nasib suara rakyat yang masuk lebih baik dari yang selama ini ternistakan di SMS9449. Libatkan pakar yang ahli dalam bidang “customer care”. Publikasikan juga hasil kerja DPD disitu secara buka-bukaan. Poin 4 ini terpenting karena akan membedakan nasib kita dari negara macam USA dimana internet lebih merata tapi korup dan budegnya pemerintahan tetap luar biasa.

Terwujudnya 4 poin diatas akan membuat DPD mampu mendengar dan merespon aspirasi rakyat dengan lebih cepat.

Lebih dekat dengan rakyat, DPD akan jadi lebih eksis dan lebih bermanfaat.

Oh, untuk menekan biaya secara luar biasa dan menjauhkan calo, konsultasi dan libatkan orang-orang seperti Onno Purbo. Biaya yang harusnya milyaran untuk setiap menara komunikasi dapat ditekan hingga puluhan juta saja. Turunnya nilai rupiah tentu tidak  disukai oleh oknum-oknum yang biasa mendapat sekian persen dari total transaksi. Tapi sekali-sekali, semua bekerja serius untuk rakyat kan bakal terlihat bagus :)

Sekian, terima kasih.

– – – – – – – – –

Update 18 Januari.

Laporan “pertanggungjawaban” dapat dibaca disini.

Daripada Sibuk Mengurusi Videonya Luna dan Ariel

Polisi, TV, media, semua sibuk ngobok-obok urusan Ariel dan Luna. Para otak mesum sibuk membahas seks pranikah, seolah-olah hubungan badan tanpa restu KUA adalah sesuatu yang maha berbahaya. Para Tuhan dan Dewa di atas sana pun bersyukur, ada topik untuk mengalihkan perhatian manusia dari hal-hal yang sebenarnya lebih darurat untuk diurusi. Kasus korupsi dan kolusi yang jauh lebih berbahaya terlupakan sudah.

Saudara-saudaraku yang seiman maupun tidak seiman, terutama yang secara ekonomi mulai mapan, yang selama ini masih terlalu sibuk nonton TV, main game atau berhura-hura… di hari Sabtu yang penuh rahmat ini saya menawarkan beberapa hal untuk dibaca dan dipikirkan.

Yang pertama, bukunya Pak Kwik. Indonesia Menggugat Jilid II. Mungkin banyak diantara teman-teman yang taat menonton TV menganggap beliau seorang brengsek. Tapi tak ada salahnya membaca apa pikiran seorang brengsek. Bisa download dari koraninternet.com.

Kedua, bukunya Om Perkins, Economic Hitman.  Cari di toko buku atau situs-situs torrent macam thepiratebay dot org

Ketiga, film Zeitgeist Addendum.

Keempat, jadi teman orang-orang macam Arkilausarnesius di Facebook dan menyimak berita-beritanya tentang Freeport dan Papua.

Kelima, buku-buku, taut-taut dan berbagai kebetulan terkait yang akan mulai bermunculan disekitar anda setelah anda menyimak hal-hal diatas.

Semoga informasi tersebut bisa membuka wawasan kita. Syukur kalau bisa memperjelas arah dan tujuan hidup kita, seandainya selama ini belum jelas. Semoga setelah membuka diri terhadap berbagai info itu, kita bisa mulai berpikir untuk tahu “apa yang harus kita lakukan sekarang” :D

Terimakasih. Sekian dulu update kali ini.

*kembali memburuh demi menggapai sedikit kemapanan, agar bisa punya waktu lebih banyak untuk dibelanjakan demi kemajuan umat*

Agar Pemimpin Lebih Berguna

Yth, saudarasaudara di manapun yang baru saja mengganti pemimpin kadaluarsa dengan pemimpin yang lebih segar…

Menurut Anda, apa yang akan membuat pemimpin kali ini akan lebih baik dari pemimpin-pemimpin sebelumnya?

Janji? Siapa sih yang tidak ngobral janji.
Uang? Semua yang memenangkan jabatan itu pasti punya uang, entah modal sendiri atau dari sumber yang riskan: ngutang.
Visi? Semua juga sekilas tampak punya visi.
Agama? Haha.
Muda? Anak muda sekarang malah banyak yang lebih kolot dari kakeknya.
Jujur? Ya ya ya, Amin Ra saja lah.

Masalah klise yang menurut kesoktahuan saya selalu berulang adalah…. Tak lama setelah diangkat sebagai pemimpin, maka semua mahluk yang sudah membantu Sang Pemimpin dalam “membeli” suara rakyat segera bermunculan menagih janji. Mahluk-mahluk ini bisa berwujud partai, pengusaha, mafia, korporasi lokal maupun asing, atau apapun. Mereka akan membuat sang pemimpin terlalu sibuk membayar hutang budi sampai lupa pada rakyat yang harusnya diutamakan. Belum lagi tekanan dari preman-preman global yang gemar memaksakan syawat.

Jadi apa yang akan membuat Pemimpin Anda kali ini bakal lebih berguna untuk rakyat? Siapa yang akan memastikan Pemimpin baru ini bisa tetap sadar selama menjabat sehingga kebijakan-kebijakan yang diambilnya selalu memihak rakyat? Siapa?

Caranya?

. . .

Bersambung kalau sudah ada yang memberi tahu jawabannya.

Usulan untuk POLRI tentang RANMOR

  1. SIM digital. Setiap patroli bertugas dilengkapi fingerprint reader, tak lagi basa-basi periksa surat langsung saja minta jempol untuk ditempelkan ke reader. Di layar petugas langsung tampil data lengkap pemilik jempol. Mulai biodata, kapan terakhir ditilang, kenapa ditilang, siapa yang menilang dan berapa rupiah sogokan yang diberikan kalau ada. Untuk orang yang sidik jarinya rusak, bisa input nomor SIM secara manual, kalau lupa ya dibawa ke kantor untuk scan retina atau sekalian DNA.
  2. STNK digital. Cukup masukkan nomor plat atau scan plat dengan kamera khusus. Data lengkap tentang kendaraan terperiksa, merk, jenis, bobot, KIR, status pajak, semuanya sampai siapa pemilik terakhir juga tampil. Instan.
  3. KIR juga digital. Setiap truk bisa dengan mudah diketahui timbangan mana saja yang sudah dilewati dan kalau “ngemel” bisa ketahuan dimana saja.
  4. Bayar pajak kendaraan bisa lewat transfer internet banking atau atm. Kalaupun mau bayar di samsat, cukup berurusan dengan satu loket, tidak dipingpong dan dipermainkan oleh birokrat dan calo jahat.
  5. Aliran uang pajak kendaraan dibuka untuk publik. Jelas mengalirnya kemana dan dihabiskan untuk apa.

Keuntungannya apa?

  • Warga tidak perlu lagi repot membawa-bawa kertas-kertas konyol. Cukup bawa sidik jari, retina, wajah atau DNA saja.
  • Pemalsuan surat-surat akan jauh lebih sulit. Memalsukan SIM akan sesulit memalsukan sidik jari. STNK akan sesulit mengecat dan merubah penampilan mobil. Curanmor jadi jauh lebih menantang.
  • Jembatan timbang jadi lebih mudah dikontrol, overload yang sudah jadi tradisi bisa dihapus, jalanan juga jadi lebih awet.
  • Proses tilang jadi praktis, polantas-polantas bejat bisa dibatasi kebejatannya. Pengemudi bejat juga terkendali karena semua prilaku keji di jalanan akan tercatat selamanya.
  • Bayar pajak lebih mudah dan instan. Uang pajak juga terawasi.
  • Penghematan dana luar biasa, tidak perlu cetak SIM, tidak perlu nebang hutan untuk kertas STNK, tidak perlu kertas untuk surat tilang dan kertas-kertas nggak penting. Dana perawatan jalan juga bisa dihemat karena jalanan lebih awet, tidak dirusak oleh truk-truk yang selalu overload.
  • Supir truk akan dibutuhkan lebih sering, penghasilan mungkin meningkat. Keselamatannya mungkin juga lebih baik, karena muatannya tak lagi berlebih.
  • Jalan bagus, muatan tidak berlebih, semua bisa bergerak lebih lancar, konsumsi energi lebih irit, waktu tempuh lebih singkat.

Kerugiannya?

  • Prilaku nista polantas, pengemudi dan pemilik kendaraan akan terekspos. Ini merugikan bagi yang suka berprilaku nista.
  • Polisi yang suka memberi makan anaknya dengan uang haram akan lebih sulit mendapatkan uang haram.
  • Birokrat korup dan calo di Samsat yang suka menindas orang akan berkurang penghasilannya.
  • Banyak karyawan dan calo Samsat akan kehilangan pekerjaan karena semua jadi jauh lebih efisien dan loket yang dibutuhkan jadi jauh lebih sedikit.
  • Kontraktor pembangunan jalan beserta buruh-buruhnya, koruptor yang suka memotong jatah kontraktor, koruptor di timbangan sampai polisi tukang pungli, semua mungkin akan berkurang pendapatannya.
  • Harga-harga barang akan meningkat karena transportasi jadi sesuai peraturan. Komoditi yang biasanya sampai ke pasar dibawa satu truk overload, sekarang harus dengan dua truk. Kalau tak mau mempengaruhi harga, maka pilihannya adalah mengurangi profit cukong dan para makelar atau menindas pihak petani dengan lebih keji.

– – –

Sekarang… Apa yang diperlukan untuk mewujudkan itu? Berapa lama waktu yang diperlukan? Mampukah pemerintahan saat ini mewujudkan itu? Kalau pemerintah tidak mau/mampu, apa yang bisa dilakukan warga untuk mewujudkannya?

Indonesia Mencari Solusi, Andai Aku Menjadi

Sebuah ide untuk reality show yang bermanfaat untuk kemajuan manusia di Indonesia.

Indonesia Mencari Solusi

Sekilas akan seperti hibrid antara “Andai Aku Menjadi” dan “Indonesia Mencari Bakat” yang pernah tayang di TV. Hanya saja, acara ini tidak jualan keharuan, kesedihan atau tangisan. Yang diangkat juga bukan “bakat” yang bisa dikomersilkan untuk keuntungan pribadi.

Jadi peserta membayangkan dirinya berada di posisi tertentu dan memiliki kekuasaan untuk mewujudkan sesuatu. Kemudian mempresentasikan pemikiran, ide, kreatifitas dan solusi yang diyakininya bisa diaplikasikan untuk meningkatkan kesejahteraan seluruh manusia. Tentu saja bagian “membayangkan jadi orang lain” bukan harga mati. Dia bisa saja tetap menjadi dirinya sendiri. Yang penting adalah idenya. Ide-ide yang akan muncul bisa jadi belum pernah terbayangkan oleh si pemilik profesi.

Profesi yang dibayangkan tentunya profesi yang punya efek luas, misalnya presiden, menteri, owner korporasi dan lain-lain. Tidak hanya para pengambil keputusan, tapi juru hasut, juru pelintir dan bos-bos media juga bisa,  efek mereka pada kehidupan masyarakat kan luar biasa.

Beberapa profesi yang bisa jadi tema untuk beberapa episode awal:
Baca Lanjutannya…

Resep untuk Indonesia yang Sejahtera

Sebuah resep untuk meminimalkan korupsi, memaksimalkan pengembangan teknologi dan memperbaiki kesejahteraan hampir semua orang.
baca selengkapnya